ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dari alat bantu menjadi rekan kerja – Agen AI adalah masa depan dunia kerja

Fauzi
18 July 2025 | 10:42
rubrik: Expert
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera

Hari Apresiasi AI bukan sekadar merayakan inovasi — ini adalah momen untuk mengakui bagaimana kecerdasan buatan (AI) telah berkembang dari teknologi baru menjadi kontributor yang dipercaya di tempat kerja modern.

Kehadiran GenAI telah menunjukkan kepada kita bagaimana model bisa menciptakan konten, menyusun email, atau menjawab pertanyaan pelanggan. Kini, evolusi berikutnya yaitu agentic AI mulai mengambil momentumnya. Sistem ini tidak hanya merespons perintah (prompt), mereka bertindak secara mandiri. Mereka mampu merencanakan, mengambil keputusan, dan menjalankan tugas berdasarkan tujuan dan konteks. Singkatnya, mereka bekerja seperti rekan kerja. Dan seperti tim yang efektif, keberhasilannya tergantung pada seberapa baik tiap anggota memahami peran mereka, berkolaborasi dan beradaptasi secara real time.

AI bergabung dalam tim
Agentic AI mengubah cara kita memandang kerja tim. AI kini bukan lagi sekadar tools yang pasif, melainkan menjadi peserta yang proaktif dalam operasional sehari-hari; mampu merencanakan, mengambil keputusan, dan bertindak bersama dengan kolega manusia. Sistem ini menangani tugas-tugas rutin seperti optimasi infrastruktur, triase layanan pelanggan, dan pengecekan kepatuhan. Hasilnya, tim manusia dapat berfokus pada hal-hal strategis dan kreatif.

Di kawasan Asia Pasifik, landasan menuju perubahan ini sudah dibangun. Perusahaan di kawasan ini telah mengembangkan strategi data yang kuat dan bereksperimen dengan teknologi AI dan machine learning (ML). Mereka berinvestasi di infrastruktur yang bisa ditingkatkan, mengurai silo data, dan membuktikan nilai AI di fungsi bisnis yang spesifik. Kini, mereka siap melangkah ke tahapan berikutnya.

Institusi keuangan seperti OCBC dan UOB memanfaatkan AI dan ML untuk memberikan pengalaman yang dipersonalisasi dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Bank Rakyat Indonesia dan Bank of Thailand membangun budaya kerja berbasis data untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan/resiliensi. Di sektor telekomunikasi, Vodafone Idea menggunakan platform Cloudera untuk mengurangi tingkat hilangnya pelanggan (churn) dan meningkatkan layanan melalui analitik cerdas. Di bidang kesehatan, Hong Kong Hospital Authority memanfaatkan data berskala besar untuk mendukung pembuatan keputusan diagnosis dan memperlancar proses pelayanan.

BACA JUGA:  Keuntungan Penggunaan Data Center?

Dengan fondasi yang sudah terbentuk ini, agentic AI menjadi langkah alami berikutnya. Agen cerdas ini bekerja layaknya spesialis dalam tim lintas fungsi: otonom, terfokus, dan responsif. Seperti halnya pemimpin pemasaran, compliance officer, dan engineer IT yang berkolaborasi untuk menjalankan kampanye, agen AI semakin mampu bekerja mandiri sambil tetap selaras dengan tujuan bisnis yang lebih luas. Dengan pengawasan manusia yang tepat, mereka bisa memantau performa, mendeteksi anomali atau kejanggalan, melakukan uji software, dan membantu menyelesaikan keluhan pelanggan dengan konsistensi dan kecepatan yang tinggi.

Keunggulan Asia Pasifik terletak pada kecepatan perusahaan dalam mewujudkan visi ini. Berdasarkan survei global Cloudera tahun 2025, sebanyak 95% pemimpin IT di Indonesia berencana untuk meningkatkan penggunaan agentic AI tahun ini. Dan ini bukan sekadar eksperimen. Ini adalah solusi untuk kebutuhan nyata. Retailer mengandalkan AI untuk menyesuaikan kalkulasi harga secara real time. Produsen mengubah jalur pasokan saat krisis terjadi. Perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik menerapkan AI bukan hanya untuk berpikir dengan lebih cepat, namun juga bertindak dengan lebih cepat.

Pola pikir teknologi yang progresif, infrastruktur digital yang memadai, dan pengalaman mendalam dengan AI memberikan keuntungan nyata di era kerja sama tim berbasis AI. Banyak bisnis di kawasan ini sekarang siap melangkah dari fase eksperimen menuju integrasi AI yang lebih luas.

Di Indonesia, agen AI bukan lagi konsep futuristik; mereka dengan cepat ini menjadi bagian inti dalam operasional bisnis. Dengan 79% organisasi mulai mengadopsi agen AI hanya dalam dua tahun terakhir dan 91% menyatakan bahwa investasi pada GenAI sudah memberikan persiapan yang kuat, jelas bahwa perusahaan di negeri ini sudah siap memasuki babak baru. Cloudera hadir membantu AI mendekati data, memastikan bahwa agen cerdas ini bekerja dengan aman dan transparan dalam infrastruktur yang telah ada. Hal ini membangun kepercayaan terhadap AI dan membuka potensi penuhnya di berbagai industri.

BACA JUGA:  BIG DATA and BIG BROTHER : Siapkah kita melindungi Data

Dasar dari sebuah tim adalah kepercayaan
Seiring agen AI mengambil lebih banyak tanggung jawab, kepercayaan menjadi hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hal ini mencakup transparansi atau visibilitas terhadap apa yang dilakukan agen, pengawasan untuk menjamin akuntabilitas, dan tata kelola data yang terintegrasi sejak awal.

Bagi banyak perusahaan di Asia Pasifik, data masih disimpan di lingkungan on-premise. Itulah sebabnya platform seperti Cloudera, yang membawa model AI ke data, bukan sebaliknya, menjadi sangat penting. Pendekatan ini memungkinkan agen bekerja dekat dengan data penting tanpa mengorbankan keamanan atau kepatuhan, baik di lingkungan hybrid, on-premise, atau di cloud.

Perusahaan juga menerapkan kontrol untuk memantau perilaku agen, mendeteksi bias, dan menelusuri asal usul data dalam setiap keputusan. Karena dalam tim yang sehat, transparansi bukan sebuah pilihan, ini adalah fondasi kepercayaan.

Membangun Tim Masa Depan
Masa depan dunia kerja tidak akan didorong oleh manusia atau AI saja, melainkan oleh sinergi antara keduanya. Agen AI tidak menggantikan manusia; mereka menjadi rekan kerja yang memperkuat kekuatan kita dan menjembatani kesenjangan. Untuk memulainya, bisnis sebaiknya berfokus pada use case yang spesifik, berinvestasi dalam infrastruktur yang siap untuk AI dan membangun budaya kerja di mana manusia dan mesin bekerja berdampingan.

Jadi, saat kita merayakan Hari Apresiasi AI, mari kita melihat lebih dari sekadar teknologinya. Mari rayakan dinamika tim baru yang diciptakan oleh AI, tim yang lebih cerdas, lebih cepat, dan siap menyongsong masa depan. Karena di tempat kerja modern, tim terbaik bukan hanya manusia. Mereka adalah tim hybrid dan AI dengan cepat menjadi pemain paling berpengaruh.

Previous Post

Berdayakan Generasi Muda, Jobstreet by SEEK Berikan Pelatihan AI Dan Digital

Next Post

Ditenagai Chipset Helio G200, Infinix HOT 60 Pro Segera Meluncur di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

    Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan GT NX Series, Hadirkan Mobile Gaming Presisi di Kelas Sejutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Segera Masuk Indonesia, HUAWEI WATCH GT 7 Series Bawa Sejumlah Pembaruan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto