ItWorks- Melalui kegiatan bertajuk “Customs Goes to School”, Bea Cukai melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para siswa SMA di berbagai wilayah. Kegiatan serupa juga dilaksanakan untuk kalangan mahasiswa melalui kunjungan studi bertajuk “Customs Meets Campus”.
Dua kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada pelajar dan mahasiswa terkait tugas dan fungsi Bea Cukai. Termasuk peran Bea Cukai dalam perdagangan internasional dan pertumbuhan ekonomi nasional, serta dalam menjaga masyarakat dari peredaran barang impor berbahaya dan barang kena cukai (BKC) ilegal.
Selain itu, para peserta sosialisasi yang beasal dari millennial ini juga diajak berdiskusi mengenai isu aktual yang menjadi perhatian public. Seperti topik mengenai registrasi IMEI, pemberantasan penyelundupan, hingga modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.“Generasi muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa, adalah calon penerus masa depan bangsa. Melalui edukasi secara langsung, pelajar dan mahasiswa diharapkan mampu mengetahui lebih dalam pengelolaan keuangan negara, khususnya di bidang kepabeanan dan cukai,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo dilansir melalui portal web resmi Bea Cukai, baru-baru ini.
Dikatakan, melalui kegiatan bertajuk “Customs Goes to School”, Bea Cukai Bandar Lampung mengedukasi para siswa di SMA Negeri 5 Bandar Lampung pada Kamis (17/07). Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Bea Cukai Denpasar melalui kunjungan studi bertajuk “Customs Meets Campus” yang diselenggarakan kepada mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Purworejo (06/08) lalu, di Kantor Bea Cukai setempat.
Selain melaksanakan sosialisasi kepada pelajar dan mahasiswa, Bea Cukai juga melakukan kerja sama dengan satuan pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas SDM. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pertemuan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Imik Eko Putro, dengan Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., (05/08), di Gedung Rektorat Kampus Tembalang.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Bea Cukai dalam memperluas dampak edukatif dan partisipatif kepada generasi muda, sebagai calon pemimpin dan penggerak pembangunan nasional di masa depan.“Bea Cukai membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan kampus untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan membangun generasi muda yang peduli terhadap tata kelola negara,” ujarnya.
Imik menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan, baik dari sisi internal Bea Cukai maupun eksternal melalui kontribusi pemikiran akademik. Kolaborasi ini mencakup berbagai bentuk, mulai dari program magang dan pertukaran pengetahuan, penyusunan kajian kebijakan publik, hingga pelaksanaan seminar dan sosialisasi bersama.














