ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Riset: AI Diperkirakan Konsumsi Lebih dari 50% Energi Data Center di 2028

Fauzi
30 October 2025 | 13:05
rubrik: Research
Share on FacebookShare on Twitter

Pentingnya memasukkan aspek keberlanjutan di setiap tahap pengembangan dan penerapan AI menjadi sorotan dari laporan riset (white paper) yang dirilis NTT DATA. Langkah ini diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan dari teknologi tersebut. Menerapkan solusi inovatif untuk menciptakan AI yang berkelanjutan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, melainkan juga peluang strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang, memperkuat perusahaan, dan menghemat sumber daya penting.

Laporan berjudul Sustainable AI for a Greener Tomorrow ini menjelaskan meningkatnya dampak lingkungan dari AI dan menawarkan jalan menuju inovasi yang lebih berkelanjutan. Teknologi AI membutuhkan daya listrik yang sangat besar untuk melatih large language models, menjalankan proses inferensi, dan menjaga layanan yang selalu aktif. Para peneliti memperkirakan beban kerja AI akan menyumbang lebih dari 50% konsumsi daya pusat data (data center) pada tahun 2028. Dampak lingkungan lainnya termasuk penggunaan air untuk sistem pendingin data center, limbah elektronik (e-waste), dan penambangan mineral langka untuk produksi perangkat keras.

“Dampak penggunaan sumber daya akibat pertumbuhan dan adopsi AI yang cepat memang menakutkan, tapi teknologi ini juga bisa menjadi solusi bagi masalah lingkungan yang ditimbulkannya,” ujar David Costa, Head of Sustainability Innovation Headquarters, NTT DATA.

“Kemampuan AI yang luar biasa dapat membantu mengelola jaringan energi lebih efisien, menurunkan emisi secara keseluruhan, memprediksi risiko lingkungan, dan meningkatkan konservasi air. Penting bagi perusahaan untuk menyadari tantangan ini dan membangun sistem AI yang berkelanjutan sejak tahap awal,” sambungnya.

Inti Temuan Utama
Dari Fokus Kinerja ke Prioritas Hijau: Tim ahli AI dan konsultan keberlanjutan NTT DATA menyerukan agar perusahaan tidak hanya fokus pada metrik performa AI seperti akurasi atau kecepatan. Tujuan keberlanjutan harus dilihat secara menyeluruh. Efisiensi harus menjadi prinsip desain utama, bukan pengorbanan dari kinerja.

BACA JUGA:  Agoda Ungkap Pilihan Utama Wisatawan Indonesia Saat Liburan Akhir Tahun

Mengukur Dampak Lingkungan: Konsumsi energi, emisi karbon, dan jejak air dari AI perlu memiliki standar pengukuran yang jelas dan dapat diverifikasi. Tolok ukur seperti “AI Energy Score” dan “Software Carbon Intensity (SCI) for AI” bisa digunakan untuk memasukkan aspek keberlanjutan ke dalam tata kelola, pengadaan, dan kepatuhan perusahaan.

Pendekatan Berbasis Siklus Hidup: AI yang berkelanjutan memerlukan pemikiran menyeluruh dari awal hingga akhir, mulai dari penambangan bahan baku, produksi perangkat keras, penerapan sistem, hingga pembuangan akhir. Langkah pentingnya termasuk memperpanjang umur perangkat keras, mengoptimalkan sistem pendingin, dan menerapkan prinsip ekonomi sirkular.

Tanggung Jawab Bersama di Seluruh Ekosistem: Tanggung jawab keberlanjutan tersebar luas yang melibatkan produsen perangkat keras, operator data center, pengembang perangkat lunak, penyedia layanan cloud, pembuat kebijakan, investor, hingga konsumen. Kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menciptakan perubahan sistemik.

Hambatan dan Praktik Terbaik
Saat ini, penilaian dampak lingkungan masih terfragmentasi dan metodenya tidak seragam, sehingga sulit dilakukan pembandingan yang bermakna. Banyak perusahaan hanya berfokus pada energi atau emisi karbon tanpa mempertimbangkan penggunaan air, kelangkaan bahan baku, dan limbah elektronik. Semua aspek ini harus ditangani secara menyeluruh. Bahkan, ketika target lingkungan sudah ditetapkan, banyak perusahaan belum memiliki cara praktis untuk menerapkan keberlanjutan di setiap tahap siklus hidup AI.

Untuk mengatasi hal itu, laporan ini menawarkan sejumlah praktik terbaik, seperti menerapkan green software engineering untuk mengurangi penggunaan sumber daya. Menjalankan beban kerja AI di lokasi dan waktu yang selaras dengan ketersediaan energi terbarukan. Memanfaatkan layanan GPU jarak jauh dan AI di lokasi (on-premises). Mengurangi limbah elektronik dengan memilih komponen yang modular dan dapat di-upgrade, serta memperpanjang masa pakai perangkat melalui perbaikan, penggunaan ulang, dan daur ulang yang bertanggung jawab.

BACA JUGA:  Pasar Penerbangan Asia Tenggara Diramalkan Masuk 5 Besar di 2039

Meski jalan menuju AI yang berkelanjutan tidak mudah, desain ulang yang menyeluruh dari siklus hidup AI bisa membantu mewujudkan potensi positif teknologi ini sekaligus melindungi lingkungan yang menjadi penopang kehidupan semua makhluk.

Tags: Agentic AIAIGenerative AINTT DATA
Previous Post

Hadir di Indonesia, realme 15T 5G Usung Baterai 7000mAh, Desain Stylish dan Looks Great

Next Post

Indosat Raup Pendapatan Rp14,052 Triliun di Q3 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TECNO Luncurkan MEGABOOK K15S, Laptop Ryzen 5  Bidik Produktivitas Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Siapkan Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto