ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2025: Lontara Plus, Jadi Pilar Andalan Smart City Pemkot Makassar

Abdullah Suntani
7 November 2025 | 22:09
rubrik: TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2025: Lontara Plus, Jadi Pilar Andalan Smart City Pemkot Makassar
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id –Pemerintah Kota Makassar-Sulawesi Selatan  terus memperkuat langkah menuju pemerintahan berbasis digital melalui pengembangan Super Apps Lontara Plus.  Superplikasi terintegrasi ini menyatukan 358 layanan publik dalam satu genggaman.

Wali Kota Makassar, Munafir Arifuddin menyebut inovasi ini sebagai tonggak penting dalam membangun sistem pemerintahan modern yang transparan dan akuntabel.“Kami membangun sebuah sistem atau aplikasi yang menggabungkan beberapa aplikasi yang ada sebelumnya di Pemerintah Kota ini yang kami satukan ke dalam satu platform yang kami namakan Lontara,” ujarnya dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian Top Digital Awards 2025 secara daring, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, Lontara yang diambil dari nama aksara kuno Makassar bukan sekadar aplikasi, tetapi sebuah simbol integrasi layanan publik berbasis kearifan lokal dan teknologi modern. “Aplikasi ini kami namakan Super Apps yang kami beri nama Lontara, yang merangkum dari 358 aplikasi yang sebelumnya berdiri sendiri-sendiri di setiap SKPD di lingkup Pemerintah Kota Makassar. Sekarang kita satukan menjadi satu dalam aplikasi Makassar Super Apps, atau yang kami sebut dengan Lontara,” tuturnya.

Lontara Plus dirancang untuk menghadirkan efisiensi dan keterpaduan dalam pelayanan publik. Salah satu fitur utama adalah layanan aduan masyarakat yang menjadi indikator utama kinerja instansi pemerintah daerah.

“Fitur aduan inilah yang sekarang dapat kami ukur dengan baik untuk bisa membandingkan beberapa hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada saat sebelum aplikasi ini ada, kita tidak mampu menghitung secara detail berapa aduan yang ada, berapa aduan yang telah ditindaklanjuti, berapa aduan yang dalam proses, dan berapa aduan yang ditangguhkan,” ungkap Wali Kota.

Data menunjukkan efektivitas sistem ini semakin nyata. Selama periode Juli hingga Oktober 2025, tercatat 820 aduan dari masyarakat, di mana 746 aduan telah ditindaklanjuti, 71 masih dalam proses, dan tiga aduan ditangguhkan.“Hal-hal seperti inilah yang kita butuhkan sehingga masyarakat merasa pemerintah hadir di setiap persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat <i>Digital Trust</i> melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Dengan prinsip keterbukaan dan kecepatan, Lontara Plus diharapkan mampu menekan praktik korupsi dan pungutan liar. “Aplikasi ini memberikan keamanan bagi masyarakat, dan kita harapkan tidak akan ada lagi pungutan liar. Kita mampu meredam proses pengambilan kebijakan sepihak yang sembunyi-sembunyi, sehingga aplikasi ini memberikan dampak transparansi, akuntabilitas, dan diharapkan tidak ada lagi urusan korupsi setelah aplikasi ini berjalan,” tegas Wali Kota.

Digital Terpadu dan Model Tata Kelola IT

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem menambahkan, bahwa Lontara Plus menjadi tulang punggung digitalisasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis inklusivitas. “Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Wali Kota Makassar, Lontara Plus menjadi salah satu produk digital yang kami masukkan dalam ajang Top Digital Award 2025,” katanya.

Aplikasi ini tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai institusional pemerintah kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. “Visi dari Pemerintah Kota Makassar adalah Makassar unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” jelas Kepala Diskominfo. Ia menambahkan, Lontara Plus selaras dengan tiga misi utama: meningkatkan daya saing ekonomi daerah, mengembangkan pusat inovasi budaya dan pariwisata, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.

Komitmen terhadap transformasi digital ini juga tampak dari peningkatan jumlah talenta teknologi informasi. “Total pegawai Pemerintah Kota Makassar pada tahun 2024 berjumlah sekitar 13.917 orang, meningkat menjadi 15.317 orang pada tahun 2025. Jumlah pegawai tetap di bidang TI juga meningkat signifikan, dari 228 orang pada 2024 menjadi 517 orang pada 2025. Peningkatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat talenta digital,” bebernya.

Dari sisi tata kelola, Tim ICT Kominfo Makassar, Nasruddin, memaparkan bahwa pembangunan sistem berbasis IT diatur dengan jelas melalui IT Master Plan dan peraturan daerah yang mendukung tata kelola transformasi digital. “Kami memiliki empat lapisan atau tiga struktur organisasi Pemerintah Kota Makassar ditambah satu entitas publik. Masyarakat dan entitas publik lain mengakses layanan publik yang terintegrasi satu pintu melalui Makassar Super Apps Lontara Plus,” paparnya.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: BPR Delta Artha Berani Mengguncang Status Quo

Ia menjelaskan bahwa pengembangan Super Apps ini telah memiliki peta jalan lima tahun (2025–2029) dengan fokus bertahap, mulai dari pengelolaan aduan, layanan administrasi, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi. “Tahun 2028 dilakukan integrasi sektor kesehatan, kebencanaan, pendidikan, dan transportasi dengan layanan digital yang lengkap, dengan sasaran utama penghematan biaya dan efisiensi,” ujarnya.

Dalam hal keamanan, Pemerintah Kota Makassar mengacu pada standar nasional dan internasional. “Terkait perlindungan data pribadi (PDP), mengacu pada UU Nomor 27 Tahun 2022. Setiap pendaftaran di Lontara Plus memerlukan persetujuan penyimpanan data, dan semua data dienkripsi agar tidak dapat diakses pihak mana pun selain pengguna,” jelasnya.

Selain itu, Diskominfo Makassar juga mengelola Data Center dan Command Center (War Room) yang menjadi pusat pengawasan kota secara real-time. “Data dari berbagai layanan divisualkan dalam bentuk dashboard. Inovasi utama adalah Lontara Plus, aplikasi terpadu layanan publik yang mengintegrasikan 358 layanan menjadi satu pintu,” tuturnya.

Inovasi ini membawa dampak nyata terhadap efisiensi birokrasi dan kepercayaan publik. “Dampak penerapan Lontara Plus terlihat dari 739 laporan tiket warga (820 per 31 Oktober) yang dapat dimonitor secara real-time. Sebelum ada sistem ini, kanal aduan terpisah-pisah, tetapi kini terintegrasi dengan indikator seperti jumlah aduan, pengkategorian, dan SLA,” pungkasnya. (Abdullah Suntani)

Tags: pemkot makassarTop Digital Awards 2025
Previous Post

TOP Digital Awards 2025: Ini Strategi DE-CIX Bangun Kedaulatan Digital Indonesia

Next Post

TOP Digital Awards 2025: InJourney Bangun Ekosistem Smart Hospitality Melalui Transformasi Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TECNO Luncurkan MEGABOOK K15S, Laptop Ryzen 5  Bidik Produktivitas Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Siapkan Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto