Bank Tata Asia (BTA), Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan informasi dan data nasabah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BTA dalam Pelatihan dan Peningkatan Kesadaran Keamanan Informasi Berbasis ISO 27001:2022.
ISO 27001 merupakan standar internasional terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang menjadi acuan global dalam penerapan tata kelola keamanan data. Melalui pelatihan ini, Bank Tata Asia memperkuat implementasi prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), serta kesiapan dalam menghadapi tantangan keamanan informasi di era digital.
TB Frandy Priya Purwanto, Direktur Utama Bank Tata Asia, dalam keterangannya 27/11/2025, menegaskan bahwa keamanan informasi adalah prioritas utama dalam operasional perusahaan.
“Keamanan informasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kesadaran bersama dalam menjaga kepercayaan nasabah. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap insan BTA memahami perannya dalam melindungi data dan aset informasi,” ujar Frandy.
Selain memperkuat sistem internal, langkah ini juga merupakan bagian dari dukungan BTA terhadap terbentuknya ekosistem keuangan digital yang aman, andal, dan bertanggung jawab. Sebagai mitra loan channeling bersama PT Fidac Inovasi Teknolog—induk usaha Dumi Indonesia—BTA memastikan proses penyaluran pendanaan dilaksanakan sesuai standar keamanan informasi berkelas internasional.
Pelatihan yang diikuti seluruh peserta dengan seragam biru khas Bank Tata Asia tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, disiplin, dan komitmen kolektif dalam menjaga keamanan informasi di tengah perkembangan teknologi keuangan yang pesat.
Bank Tata Asia merupakan lembaga keuangan modern yang berfokus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan layanan yang menjangkau nasabah mikro hingga makro, Bank Tata Asia berperan aktif dalam mendukung pembangunan serta memperkuat perekonomian masyarakat dan dunia usaha.
Berlandaskan nilai DIGIS (Digitalization, Innovation, Governance, Integrity, Service), BTA terus melakukan transformasi untuk menjadi bank yang terpercaya, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan berbasis teknologi. Dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan akses keuangan yang inklusif, Bank Tata Asia bertekad menjadi mitra keuangan pilihan bagi masyarakat Indonesia.














