ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2025: JNE Express Gunakan Mesin Sortir Canggih Hingga CCTV Berteknologi AI

Abdullah Suntani
30 November 2025 | 21:44
rubrik: TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2025: JNE Express Gunakan Mesin Sortir Canggih Hingga CCTV Berteknologi AI
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Sebagai salah satu perusahaan logistik terbesar di Indonesia, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE Express terus memperkuat kapasitas operasionalnya melalui integrasi teknologi canggih dan penataan proses bisnis. Perusahaan yang mengusung visi “menjadi perusahaan logistik terdepan di negeri sendiri dengan berdaya saing global” ini, menghadirkan rangkaian layanan supply chain mulai dari kurir, warehouse, hingga transportasi memanfaatkan smart technology (teknologi cerdas).

Vice President of Technology JNE Express, Andries K. Indrajaya, menegaskan bahwa seluruh langkah transformasi digital diarahkan untuk peningkatan kualitas layanan, sebagaimana ia menyampaikan, “Hal ini menjadi bagian dari kerangka kerja perusahaan untuk terus-menerus bertransformasi guna tercapainya kepuasan pelanggan,” ujarnya dalam wawancara penjurian TOP Digital Awards 2025 secara daring, Jumat (28/11/2025).

Salah satu transformasi unggulannya yakni MegaHub Sorting Center, fasilitas sortir paket berkapasitas tinggi yangmampu meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat distribusi paket di seluruh Indonesia.“Kami mengangkat fasilitas MegaHub Sorting Center. Kapasitasnya sangat besar. Kami implementasikan sejak 2020. Untuk mesinnya diimpor dari China, sedangkan sistemnya merupakan kolaborasi antara solusi mereka dan sistem yang kami bangun,” tegasnya.

Dengan dukungan infrastruktur MegaHub yang mampu memproses hingga 2,5 juta paket per hari serta peningkatan efektivitas SLA antar kota, kinerja operasional JNE menunjukkan penguatan kapasitas bisnis sekaligus kemampuan memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi.

Masih menurut Andries, transformasi digital JNE dirancang dalam kerangka master plan TI yang mencakup riset dan pengembangan sistem, infrastruktur, keamanan, organisasi IT, serta teknologi kolaboratif. Struktur organisasi IT JNE dibangun secara komprehensif, dengan empat divisi utama—strategic, development, deployment, dan infrastructure yang berada langsung di bawah pimpinan ICT Group Head. “Struktur organisasi kami sebenarnya sederhana. Divisinya dibagi menjadi empat: divisi customer representative dan strategic, IT development, IT deployment, kemudian IT infrastructure,” jelas Andries, menegaskan model tata kelola yang mengutamakan kejelasan fungsi dan eksekusi.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: InJourney Bangun Ekosistem Smart Hospitality Melalui Transformasi Digital

Strategi modern JNE juga tercermin dari penggunaan hybrid data center di dua lokasi serta pemanfaatan multi-cloud dari lima provider sekaligus, masing-masing dipilih berdasarkan kompetensi dan keuntungan komersial. Pendekatan ini mendukung kebutuhan skalabilitas aplikasi, redundansi, dan ketersediaan layanan lebih stabil. Dalam proses pengembangan teknologi baru, JNE menerapkan mekanisme berlapis melalui riset, uji coba, penilaian, hingga persetujuan direksi untuk memastikan investasi yang tepat guna. “Setelah perencanaan, kami lakukan riset dan uji coba… dibuat justifikasinya, kemudian diajukan ke board of director untuk disetujui,” beber Andries.

Roadmap tersebut menempatkan JNE pada IT maturity level 4 dari skala 5, menunjukkan perusahaan telah sepenuhnya menyelaraskan strategi teknologi dengan tujuan bisnis. Meskipun masih mengejar level tertinggi, Andries mengakui adanya tantangan implementasi mengingat “mayoritas — lebih dari 80% — karyawan JNA berada di lapangan, sehingga implementasi dan uji coba cukup complicated.”

Tata Kelola dan Keamanan Siber

Dalam konteks logistik modern, tata kelola IT dan keamanan digital menjadi pilar strategis. JNE tercatat sebagai perusahaan pertama dan satu-satunya yang bersertifikat ISO 2721:2022, sebuah standar yang menegaskan kualitas pengelolaan data dan sistem operasional. Selain itu, perusahaan juga memegang ISO 27001:2022 sejak 2023, sebuah rekam jejak compliance yang jarang ditemui di industri logistik nasional. 

“Kami juga telah memperoleh sertifikat ISO 27001:2022 pada tahun 2023, dan sudah dua tahun kami memegang sertifikat tersebut,” tegas Andries.

Langkah perlindungan data pelanggan diperkuat dengan pembentukan tim CERT (Computer Emergency Response Team), integrasi dengan BSSN melalui CSIRT (computer security incident response team), serta kerja sama dengan dua konsultan keamanan profesional untuk asesmen rutin. Menjawab tuntutan regulasi PDP sekaligus eskalasi serangan siber, JNE menjalankan vulnerability test dan penetration test berkala, serta mengembangkan SOC (Security Operations Center) internal.“Topik SOC ini sebenarnya menarik, dan saya siap untuk sharing apabila Bapak/Ibu ingin berdiskusi lebih jauh,” ujar Andries, menunjukkan kesiapan JNE dalam mengadopsi teknologi monitoring ancaman mutakhir.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Siap Rilis AI Hub, DataOn Tanamkan Banyak Fitur AI di SunFish HR

Di bidang tata kelola operasional, perusahaan telah menurunkan 22 ISO dan 37 instruksi kerja turunan, memastikan setiap alur operasional terstandarisasi dan dapat diaudit. Pengelolaan SDLC, penanganan isu melalui IT ticketing system, serta prosedur rekrutmen khusus IT memperlihatkan kedisiplinan JNE dalam menjaga kualitas kompetensi sumber daya manusia TI-nya.

Inovasi dan Terobosan Digital

Inovasi paling menonjol JNE terletak pada implementasi MegaHub Sorting Center di Cengkareng, fasilitas modern yang telah beroperasi sejak 2020. Dengan kapasitas lebih dari 2 juta paket per hari, bahkan teruji 2,5 juta. MegaHub menjadi fondasi utama peningkatan performa mid-mile perusahaan. 

“Mega Sorting Center berlokasi di area Cengkareng, dekat bandara, dan dapat memproses lebih dari 2 juta paket per hari, bahkan kemarin teruji lebih dari 2,5 juta paket,” papar Andries.

Keunggulan MegaHub bukan hanya pada kapasitasnya, tetapi juga pada integrasi sistem yang menggabungkan mesin sortir otomatis impor dengan platform yang dikembangkan internal. Sistem sortir secara mandiri memetakan paket ke bag berdasarkan kota hingga provinsi. “Begitu kita mendapat bag, itu langsung dilempar ke mesin ini dan mesin tersebut dapat menyortir paket-paket sesuai dengan tujuan masing-masing,” jelasnya. Teknologi ini memungkinkan paket dipersiapkan lebih cepat untuk proses outbound ke truk tujuan dan mempercepat distribusi ke berbagai wilayah.

Tak kalah strategis, JNE juga menerapkan CCTV AI dengan kemampuan end-to-end tracking. Sistem ini memantau seluruh perjalanan paket mulai dari truk masuk, identifikasi nomor polisi dan petugas, pembukaan boks, penghitungan bag, pergerakan di dalam MegaHub, hingga dokumentasi saat pengantaran. “CCTV AI ini kami gunakan untuk memantau sejak paket diterima, sampai akhirnya difoto di proses delivery saat paket tiba di rumah,” terang Andries.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Andalkan Tiga Platform Digital Ini, Performa MTF Melonjak

Dampaknya signifikan: SLA lintas kota dapat dipenuhi lebih konsisten, dan kapasitas penyerapan order meningkat drastis. “Dengan adanya mesin ini, kecepatan SLA tersebut bisa dicapai sehingga kapasitas kami dalam menerima order menjadi semakin besar,” pungkasnya. (Abdullah Suntani)

Tags: JNE ExpressTop Digital Awards 2025
Previous Post

TOP Digital Awards 2025: Implementasi AI Tingkatkan Kinerja dan Layanan Meditap

Next Post

Telkom Property dan VinFast Berkolaborasi dalam Ekspansi SPKLU Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TECNO Luncurkan MEGABOOK K15S, Laptop Ryzen 5  Bidik Produktivitas Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Siapkan Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto