ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Cloudera Ungkap Kemampuan AI Inferencing dan Akses Data Terpadu Fase Berikutnya

Fauzi
10 February 2026 | 10:38
rubrik: Business Solution
Cloudera Akuisisi Taikun, Cloudera Hadirkan Pengalaman Cloud untuk AI di Mana Pun
Share on FacebookShare on Twitter

Cloudera mengumumkan ekspansi Cloudera AI Inference dan Cloudera Data Warehouse dengan Trino ke lingkungan on-premise.

Langkah ini memungkinkan pelanggan memanfaatkan kapabilitas AI dan analitik tingkat lanjut langsung dari dalam pusat data mereka. Cloudera juga mengumumkan peningkatan kemampuan AI dan analitik pada Cloudera Data Visualization, yang menyederhanakan alur kerja AI di lingkungan cloud, edge dan pusat data.

Seiring banyak perusahaan beralih dari fase eksperimen AI ke fase produksi, percakapan pun bergeser; isunya bukan lagi sekadar di mana data disimpan, namun bagaimana AI dapat mengakses data itu secara aman, andal, dan terkelola, terlepas di mana pun data tersebut berada.

Menurut laporan terbaru Cloudera yang berjudul The State of Enterprise AI and Data Architecture, hampir separuh perusahaan menyimpan data mereka di data warehouse. Dengan memastikan aplikasi AI dapat mengakses data tersebut secara aman, organisasi dapat menggali insight yang bernilai tanpa harus memindahkan data sensitif ke luar dari lingkungan yang terlindungi. Pendekatan ini membantu untuk meminimalkan risiko keamanan, mengurangi risiko pelanggaran regulasi, dan menyederhanakan operasional.

Dengan Cloudera AI Inference menggunakan teknologi NVIDIA, dan kini tersedia di lingkungan on-premise, organisasi dapat menerapkan dan menskalakan berbagai model AI—termasuk model terbuka NVIDIA Nemotron terbaru—mulai dari LLM, deteksi penipuan, computer vision, suara, dan use case lainnya—langsung di dalam pusat data mereka sendiri.

Diakselerasi oleh NVIDIA AI stack, GPU NVIDIA Blackwell, NVIDIA Dynamo-Triton Inference Server, serta NVIDIA NIM microservices untuk penyajian model berkinerja tinggi dan skalabel, Cloudera AI Inference memungkinkan penerapan AI yang aman dan terkelola dalam skala enterprise. Pendekatan ini menghasilkan efisiensi biaya yang lebih tinggi dan perhitungan ekonomi yang jelas sejak awal, dengan menghindari biaya cloud yang fluktuatif. Sehingga organisasi memegang kendali penuh atas latensi, kepatuhan pada regulasi, dan privasi data, sekaligus memastikan bahwa ketika AI masuk ke fase produksi yang stabil, biaya jangka panjang tetap lebih rendah dan jauh lebih mudah dikelola.

BACA JUGA:  Luncurkan TELIS 2.0, Telkom Dorong Digitalisasi Tata Kelola Legal Berbasis AI

Cloudera Data Warehouse dengan Trino, yang kini tersedia di dalam lingkungan pusat data, memungkinkan keamanan, tata kelola, dan observability yang terpusat di seluruh lanskap data sekaligus mempercepat akses ke insight yang ingin digali. Dengan analitik dan visualisasi berbasis AI yang terintegrasi, perusahaan dapat mengubah data yang kompleks menjadi outcome yang bisa ditindaklanjuti tanpa mengorbankan aspek keamanan, kepatuhan, maupun kendali operasional.

Peningkatan pada Cloudera Data Visualization memberikan kemampuan kepada organisasi untuk mendapatkan insight yang lebih kaya serta menyederhanakan alur kerja berbasis AI di pusat data dan lingkungan lainnya. Peningkatan ini meliputi:

● AI annotation: Secara instan menghasilkan ringkasan dan insight kontekstual untuk grafik dan visual, tanpa penulisan manual, sehingga meningkatkan kejelasan di seluruh aset data Anda.
● Fitur AI yang lebih tangguh: Fitur yang kini lebih andal dalam menangani gangguan sementara, sekaligus menyediakan analitik penggunaan yang mendetail untuk memudahkan pemantauan dan optimasi.
● Pencatatan query AI dan traceability: Tiap query AI mencatat ID pesan, waktu, dan pertanyaan untuk keperluan traceability (ketertelusuran), sehingga meningkatkan transparansi dan mempermudah penyelesaian masalah.
● Manajemen admin yang disederhanakan: Penetapan peran admin menjadi lebih mudah melalui parameter konfigurasi terbaru, untuk menyederhanakan pengaturan berbasis SSO dengan menghilangkan hard-coded credentials dan mempromosikan user secara manual.

“Peningkatan ini memberikan tingkat kontrol dan fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya bagi pelanggan kami,” kata Leo Brunnick, Chief Product Officer Cloudera. “Dengan Cloudera AI Inference, Cloudera Data Warehouse dengan Trino, dan Cloudera Data Visualization yang semuanya bisa diakses langsung di pusat data, organisasi dapat menerapkan AI dan analitik secara aman tepat di lokasi data paling penting mereka. Ini memungkinkan perusahaan mendorong inovasi dan menggali insight tanpa mengorbankan keamanan data, kepatuhan, maupun efisiensi operasional.”

BACA JUGA:  Indonesia Tertarik Join Terapkan 5 GW Battery Storage System

“Dengan AI Inference dan analitik dapat dijalankan di lingkungan on-premise, kami melihat perusahaan di Indonesia kini punya ruang gerak yang jauh lebih luas. Mereka bisa mengontrol latensi, menjaga data tetap berada di lingkungan yang aman dan sejalan dengan Undang-undang PDP, peraturan dan panduan tata kelola AI dari OJK, dan yang lebih penting, perusahaan dapat menghitung biaya jangka panjang secara lebih realistis,” kata Sherlie Karnidta, Country Manager Cloudera Indonesia. “AI kini bukan lagi sekadar proyek eksperimen, tetapi sudah menjadi bagian nyata dari operasional bisnis.”

“Value sesungguhnya dari data enterprise terwujud saat AI bisa dijalankan secara aman dan fleksibel, tepat di tempat data itu berada,” kata Pat Lee, Vice President, Strategic Enterprise Partnerships, NVIDIA. “Melalui kolaborasi kami dengan Cloudera, pelanggan dapat menerapkan dan menskalakan AI inference menggunakan GPU NVIDIA Blackwell, Dynamo-Triton, dan microservices NIM, memberikan kontrol yang lebih baik, perhitungan ekonomi yang lebih pasti, dan efisiensi operasional pusat data.”

Tags: Agentic AIAIClouderaGenerative AIUU PDP
Previous Post

BRIN Hadir di IFBEX 2026, Dorong UMKM dan Startup Naik Kelas Berbasis Iptek

Next Post

Tuan Rumah Garena Game Jam 3, BINUS UNIVERSITY Dorong Talenta Muda Ciptakan Inovasi Game Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto