ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

IWCS Dorong Perempuan Jadi Garda Depan Ketahanan Digital di Era Siber

Ahmad Churi
3 May 2026 | 13:44
rubrik: Digital
IWCS Dorong Perempuan Jadi Garda Depan Ketahanan Digital di Era Siber

Asosiasi -Indonesia Women in Cybersecurity (IWCS) Dorong Perempuan Indonesia jadi garda depan untuk ketahanan digital.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini terus menemukan relevansinya di era digital. Meski peringatan Hari Kartini telah berlalu, semangat perjuangan perempuan tetap hidup, tak terkeculai dalam kiprahnya di bidang ICT (Information and Communication Technology) dan digital .

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), perempuan kini didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga ketahanan digital. Hal inilah yang digaungkan oleh Indonesia Women in Cybersecurity (IWCS).

Meski peringatan Hari Kartini telah berlalu, semangat perjuangan perempuan tetap hidup. IWCS melihat momentum ini sebagai pijakan untuk mendorong lahirnya “Kartini Digital”—perempuan yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan dalam menjaga keamanan digital di lingkungannya.

Perempuan di Garis Depan Ketahanan Digital

Indonesia saat ini memiliki lebih dari 200 juta pengguna internet. Dengan jumlah pengguna internet di Indonesia yang cukup besar tersebut, peluang di ruang digital kian terbuka lebar. Namun di sisi lain, risiko seperti penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, hingga ancaman terhadap anak juga semakin meningkat. Kondisi ini menuntut peningkatan literasi keamanan digital, terutama di tingkat keluarga.

Ketua IWCS, Eva Noor, saat menyampaikan sambutan menegaskan pentingnya peran perempuan di ranah keamanan digital.

IWCS menilai, perempuan—khususnya ibu—memegang peran strategis dalam membangun ketahanan digital dari lingkup terkecil. Sayangnya, masih banyak orang tua yang belum memiliki bekal memadai untuk mendampingi anak menghadapi kompleksitas dunia digital.

Memasuki usia lima (5) tahun, IWCS menjadikan momentum ini sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen. Sejak berdiri, organisasi ini konsisten mengembangkan program edukasi, advokasi, dan pemberdayaan perempuan di bidang keamanan siber. Tidak hanya fokus pada aspek teknis, IWCS juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis keluarga dalam membangun kesadaran digital.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Oxy Apps, Inovasi Digital Jakpro di Tengah Puncak Pandemi

Upaya perlindungan anak di ruang digital juga semakin diperkuat dengan hadirnya PP Tunas. Regulasi ini menekankan pentingnya kolaborasi seluruh ekosistem, mulai dari platform digital hingga keluarga. Namun, IWCS menilai bahwa keberhasilan implementasi tetap bergantung pada kesiapan masyarakat.

Hadrikan Program “Perempuan Pelita Digital”.

Sebagai langkah konkret, IWCS menghadirkan program “Perempuan Pelita Digital”. Inisiatif ini bertujuan menjadikan perempuan sebagai agen perubahan sekaligus sumber penerang dalam ekosistem digital. Program tersebut mencakup edukasi bagi ibu dan komunitas, mentorship bagi perempuan muda, serta program Cyber Safe Kids untuk anak-anak.

Founder sekaligus Ketua IWCS, Eva Noor, menegaskan bahwa keamanan digital tidak selalu berkaitan dengan hal teknis yang rumit. “Seringkali cybersecurity dianggap kompleks, padahal banyak risiko justru berawal dari hal sederhana seperti mengklik tautan yang salah atau kurangnya komunikasi dalam keluarga,” ujarnya, kepad wartawan, (2/5/2026), di Jakarta.

Ia menambahkan, keamanan digital sejatinya dimulai dari rumah, dengan perempuan sebagai pengarah sekaligus pelindung dalam keluarga. Menurutnya, regulasi seperti PP Tunas perlu diimbangi dengan pemahaman masyarakat agar perlindungan anak di ruang digital benar-benar berjalan efektif.

Melalui berbagai programnya, IWCS berupaya menerjemahkan semangat Kartini ke dalam aksi nyata. Mulai dari edukasi komunitas, pendampingan perempuan muda, hingga sosialisasi di sekolah, semua diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman.

Ke depan, IWCS menargetkan perluasan jangkauan program ke berbagai daerah di Indonesia. Harapannya, semakin banyak perempuan yang terlibat aktif dan menjadi bagian dari gerakan ketahanan digital nasional.

Pada akhirnya, masa depan digital yang aman tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan manusia dalam menggunakannya secara bijak. Di era ini, setiap perempuan memiliki peluang untuk menjadi Kartini Digital—menghubungkan, melindungi, sekaligus memberdayakan diri di era keterbukaan informasi menembus tanpa batas, termasuk peluang mengembangkan potensi ekonomi.

BACA JUGA:  Ayoconnect Dukung Pertumbuhan Koperasi Lewat Digitalisasi
Tags: kARTINI DIGITAL
Previous Post

Tumbuh Dua Digit, Ini Rahasia Moncernya Kinerja Indosat di Q1 2026

Next Post

Tingkatkan Ekonomi AI Factory, F5 dan NVIDIA Tawarkan Kemampuan Baru untuk Akselerasi Inferensi AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

Fauzi
7 November 2026 | 16:33

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan  AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Ahmad Churi
6 November 2026 | 15:50

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

Ahmad Churi
6 November 2026 | 11:38

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DCI Gandeng Uptime Institute, Perluas Pelatihan Pusat Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DataOn HR Conference 2026 Soroti Penerapan AI untuk Memperkuat Kinerja dan Potensi SDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkat ALMIRA, CIMB Niaga Berhasil Bangun dan Terapkan Infrastruktur Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Melindungi Mata Uang Kripto ala Kaspersky

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto