ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Waspada! Scam Call Melonjak Tiga Kali Lipat di Indonesia pada Juni 2026

Fauzi
3 September 2026 | 21:37
rubrik: Digital
Waspada! Scam Call Melonjak Tiga Kali Lipat di Indonesia pada Juni 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data terbaru dari Kaspersky Who Calls, aplikasi identifikasi penelepon dan pemblokiran panggilan milik Kaspersky, panggilan penipuan di kalangan pengguna Indonesia meningkat menjadi 10,24% dari seluruh panggilan pada bulan Juni 2026—naik dari 2,55% dibandingkan bulan Januari.

Selama periode dua belas bulan yang sama, panggilan spam tetap menjadi kategori yang paling dominan, secara konsisten mencakup lebih dari 65% dari seluruh panggilan yang ditandai dan mencapai puncaknya sebesar 74,7% pada bulan April 2026.

Temuan utama dari data Kaspersky Who Calls di Indonesia, Januari – Juni 2026:

• Panggilan penipuan (scam call) meningkat menjadi 10,24% dari panggilan yang ditandai pada bulan Juni 2026, sebuah kenaikan signifikan dibandingkan tingkat terendah sebesar 1,62% pada bulan Februari 2026.
• Panggilan spam (spam call) mencakup lebih dari 65% panggilan yang ditandai pada setiap bulan yang dianalisis, dengan puncak mencapai 74,7% pada bulan April 2026. Hal ini menunjukkan bahwa spam terus menjadi gangguan utama bagi pengguna dalam negeri.
• Aktivitas panggilan penipuan berfluktuasi tajam sepanjang tahun, mulai dari tingkat terendah 1,62% pada bulan Februari 2026 hingga tingkat tertinggi 11,09% pada bulan Mei 2026, yang mengindikasikan adanya ancaman yang tidak dapat diprediksi dan terus berkembang, bukan sekadar tren yang stabil.

Temuan ini mencerminkan bagaimana penjahat siber terus memanfaatkan perangkat seluler seiring dengan meningkatnya ketergantungan konsumen pada ponsel pintar untuk komunikasi, berbelanja, pembayaran, hiburan, dan akses ke layanan digital.

Tautan phishing tetap menjadi salah satu sarana terkini dalam kampanye penipuan seluler, yang memancing pengguna untuk mengunjungi situs web penipuan yang meniru merek resmi melalui domain palsu dan typosquatting.

Tautan-tautan ini kini menyebar jauh melampaui email, yakni melalui pesan teks, aplikasi pesan instan, media sosial, tawaran pekerjaan palsu, dan pembagian hadiah giveaway aset kripto; akun pesan instan yang telah disusupi pun semakin sering disalahgunakan untuk menyebarkan tawaran penipuan yang tampak seolah-olah berasal dari kontak tepercaya. Penjahat siber juga menunjukkan minat yang meningkat terhadap kredensial platform pesan instan dan portal layanan pemerintah, yang dapat memungkinkan pencurian identitas serta penyusupan akun secara lebih luas.

BACA JUGA:  Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, WIR Group Hadirkan Ekosistem Web3 dan Teknologi Imersif

Panggilan suara bukanlah satu-satunya saluran yang dimanfaatkan oleh penjahat siber. Menurut riset global Kaspersky mengenai spam dan phishing untuk tahun 2025, para penipu semakin mengandalkan domain palsu, typosquatting, dan tautan phishing untuk mencuri kredensial serta dana—tautan yang kini menyebar jauh melampaui email, yakni melalui pesan teks, aplikasi pesan instan, media sosial, tawaran pekerjaan palsu, dan pembagian hadiah giveaway aset kripto.

Akun pesan instan yang telah disusupi semakin sering disalahgunakan untuk menyebarkan tawaran penipuan yang tampak berasal dari kontak tepercaya; kredensial untuk platform pesan instan dan portal layanan pemerintah menjadi sasaran utama karena akses tersebut dapat memfasilitasi pencurian identitas dan penyusupan akun yang lebih luas. Riset yang sama menemukan bahwa 13,74% deteksi lampiran email berbahaya di seluruh dunia terjadi pada perangkat milik pengguna di China, sementara Vietnam (4,14%) dan Malaysia (3,70%) juga termasuk di antara negara-negara yang paling terdampak.

“Para penipu kini berkembang melampaui metode phishing email tradisional dan telah merambah jauh ke dalam ekosistem seluler. Mulai dari kampanye hadiah palsu dan tawaran belanja penipuan hingga iklan berbahaya dan tautan phishing, pelaku serangan terus menemukan cara baru untuk memanipulasi pengguna secara langsung melalui ponsel pintar mereka,” ujar Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

Tags: AIKasperskyMalwareScam Call
Previous Post

Luncurkan Predator Atlas 7, Acer Perluas Portofolio Handheld Gaming

Next Post

Optimalkan Ekonomi dan Governance Biaya AI Perusahaan, F5 Luncurkan Agentic-Ready AI Gateway Generasi Terbaru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluas Lini Laptop Aspire, Acer Sajikan Inovasi Lengkap untuk Kreator-Gamer hingga Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lenovo dan AGRES.ID Buka Lenovo Exclusive Store di Plaza Jambu Dua Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkomsel Enterprise Hadirkan Big Data Telco Insight di Snowflake Marketplace

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekfin Jadi Salah Satu Industri yang Jadi Target Utama Pelaku Kriminal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto