ItWorks.id-Inflasi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, yang dibarengi dengan kenaikan harga sejumlah produk, mendorong konsumen Indonesia untuk semakin pintar dalam berbelanja. Mereka tampaknya kian memanfaatkan momentum belanja online mega sale di eCommerce untuk menyetok kebutuhan esensial maupun membeli produk bernilai tinggi sebagai langkah mengantisipasi potensi kenaikan harga di kemudian hari.
Perilaku ini setidaknya tercermin dari gelaran Lazada Indonesia selama Lazada 9.9 Mega Brands Sale, di mana LazMall, kanal official store, meraih peningkatan penjualan hampir 6 kali lipat selama mega sale yang berlangsung empat hari dari 8 September. Kategori elektronik dan fast-moving consumer goods (FMCG) menjadi motor utama pertumbuhan penjualan dengan masing-masing mencatat peningkatan penjualan hampir 7,5 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Di kategori Elektronik, konsumen memborong smart TV sehingga mendorong peningkatan penjualan televisi dan video hingga 32,5 kali lipat dibanding hari biasa. Peningkatan tersebut juga didukung oleh kemudahan pilihan pembayaran lengkap seperti cicilan 0% kartu kredit saat konsumen melakukan check out produk yang mereka butuhkan.
Sementara di kategori FMCG, kebutuhan sehari-hari seperti susu, telur, serta buah dan sayuran menjadi yang paling banyak dibeli. Lazada juga mencatat peningkatan penjualan produk kecantikan, terlihat dari banyaknya konsumen yang membeli banyak paket bundling, khususnya pada kategori men’s care, personal care, dan fragrance.
“Lonjakan penjualan selama Lazada 9.9 Mega Brands Sale menunjukkan tingginya kepercayaan konsumen terhadap eCommerce. Konsumen kini tidak hanya mencari harga yang menarik, tetapi juga produk berkualitas dan tepercaya dari brand lokal maupun global di LazMall. Selain itu, konsumen memanfaatkan berbagai penawaran menarik yang dihadirkan Lazada Indonesia bersama brand partner selama periode berlangsung,” ujar Amelia Tediarjo, Head of Business Growth and Operations, Lazada Indonesia, dalam rilis pers (21/09/2026), di Jakarta.
AI Dukung Kemudahan Berbelanja
Dikatakan bahwa teknologui AI turut berperan penting dalam membantu konsumen menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Lazada mencatat semakin banyak konsumen menggunakan AI Lazzie, asisten belanja berbasis AI milik Lazada, untuk mendapatkan rekomendasi produk yang tepersonalisasi. Tren ini selaras dengan temuan regional Lazada, di mana konsumen di Asia Tenggara yang memanfaatkan fitur AI saat berbelanja memiliki rata-rata nilai pemesanan (AOV) hingga 2,1 kali lipat dibandingkan konsumen yang tidak menggunakan AI.
“Kami melihat semakin banyak konsumen yang memanfaatkan AI Lazzie untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka. Data ini menunjukkan bahwa AI mulai menjadi bagian yang semakin penting bagi pengalaman belanja yang seamless, dengan membantu konsumen menyaring pilihan dan mengambil keputusan terbaik,” jelasnya.














