ItWorks.id-RSUD Karsa Husada Batu, Jawa Timur, terus mempercepat transformasi digital menuju konsep smart hospital. Salah satu langkah utamanya adalah menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) secara menyeluruh. Digitalisasi ini diarahkan untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat keamanan data pasien.
Direktur RSUD Karsa Husada Batu, Dr. dr. Muhamad Rizal, memandang transformasi digital sebagai bagian penting dari pengembangan rumah sakit.“Langkah tersebut juga sejalan dengan visi rumah sakit untuk menjadi pilihan utama masyarakat,” kata Rizal pada saat presentasi untuk Dewan Juri Top Digital Awards 2026, yang digelar Majalah IT Works berkolaborasi dengan sejumlah pakar/lembaga (30/10/2026).
Implementasi RME menjadi salah satu fondasi utama transformasi tersebut. Melalui sistem ini, proses pencatatan rekam medis beralih dari dokumen kertas menuju format elektronik. Seluruh layanan klinis telah terintegrasi dengan RME dan menerapkan proses paperless.
Penerapannya mencakup layanan rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga layanan penunjang diagnostik. Data klinis dapat dipertukarkan antar-unit pelayanan. Termasuk resume medis, hasil laboratorium, radiologi, dan informasi farmasi.
Upaya tersebut juga mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Untuk memperkuat integrasi data kesehatan nasional, RSUD Karsa Husada mencatat tingkat konsistensi pengiriman data ke platform SatuSehat Kementerian Kesehatan sebesar 88,4 persen.
Rizal menjelaskan bahwa inovasi lainnya adalah integrasi Bypass Mobile JKN bagi peserta BPJS Kesehatan. Sistem yang dikembangkan secara internal pada 2026 ini memungkinkan pasien mengambil antrean secara otomatis untuk kunjungan kontrol berikutnya.
Melalui integrasi tersebut, pasien rawat jalan tidak perlu lagi melakukan pengambilan antrean secara terpisah melalui aplikasi Mobile JKN. Proses pendaftaran diharapkan lebih ringkas. Waktu tunggu pasien pun dapat ditekan.
Digitalisasi juga menyentuh sistem informasi manajemen rumah sakit. RSUD Karsa Husada melakukan redesain modul dokter pada SIMRS-ERM. Tampilan yang lebih ramah pengguna dilengkapi fitur pencatatan SOAPE, anamnesis, diagnosis, resep, dan riwayat medis.
Tujuannya sederhana. “Tenaga medis dapat mengisi informasi pelayanan pasien secara lebih cepat dan mudah,” Rizal menambahkan.
Di sisi tata kelola data, rumah sakit mengembangkan fitur Audit Trail SIMRS-ERM. Fitur ini memantau aktivitas perubahan data rekam medis. Pengawasan tersebut menjadi instrumen untuk menjaga integritas informasi medis sekaligus mendukung kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan data pribadi.
Aspek keamanan digital juga memperoleh perhatian. RSUD Karsa Husada menerapkan pencadangan data tiga lapis, yakni penyimpanan lokal, off-site, dan cloud. Infrastruktur server dipantau selama 24 jam. Rumah sakit juga menyiapkan prosedur pelayanan darurat apabila terjadi gangguan sistem.
Kecerdasan Buatan
Menariknya, pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI mulai diarahkan pada pengawasan jaringan. Agen AI ditempatkan pada komputer klien untuk mendeteksi aktivitas akses ke situs berbahaya dan memberikan notifikasi dini.
Pada sisi pengelolaan pendidikan, rumah sakit mengembangkan HeiKarsa. Platform digital ini mendukung pengelolaan kegiatan praktik, penjadwalan, penilaian klinis, supervisi, hingga administrasi peserta didik dan pembimbing.
Sementara itu, pelayanan masyarakat juga memperoleh sentuhan digital melalui aplikasi Sidulkemit dan HD Travel. Sidulkemit mendukung layanan home care, sedangkan HD Travel memfasilitasi pasien hemodialisis dari luar daerah yang sedang berwisata di kawasan Batu dan Malang.
Seluruh program tersebut menjadi bagian dari peta jalan transformasi digital RSUD Karsa Husada. Rumah sakit menargetkan akselerasi layanan unggul, efisiensi berkelanjutan, serta ketahanan digital.
Dengan demikian, digitalisasi tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru. “Kami berharap bahwa teknologi mampu menyederhanakan proses kerja, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Rizal. (Penulis: Achmad Adhito)














