ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28
rubrik: Digital, TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mengakselerasi transformasi digital melalui pembangunan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penguatan teknologi informasi (TI), serta pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Integrasi ketiga aspek tersebut menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas perizinan, memperkuat pengawasan obat dan makanan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan akurat.

Transformasi digital BPOM dirancang untuk mendukung seluruh rantai pengawasan, mulai dari proses perizinan dan pemantauan industri atau produsen obat dan makanan, pengawasan produk dalam negeri maupun impor, hingga pengawasan di lapangan. Melalui sistem yang terintegrasi, pengawasan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, baik di tingkat pusat maupun unit pelaksana di seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan BPOM, Nur Iskandarsyah, S.IP., M.Sc., menjelaskan bahwa pembangunan ekosistem digital BPOM dilakukan melalui sejumlah strategi yang mencakup penguatan tata kelola SPBE, standardisasi infrastruktur TI, serta pengembangan berbagai inovasi berbasis AI.

Penguatan Tata Kelola dan Integrasi SPBE
Salah satu fondasi utama transformasi digital BPOM adalah membangun tata kelola SPBE yang terarah dan terintegrasi. Upaya ini dilakukan agar pengembangan teknologi tidak berjalan secara parsial atau terpisah-pisah, melainkan berada dalam satu arsitektur yang saling terhubung.

Sebagai landasan, BPOM telah menetapkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE melalui Keputusan Kepala BPOM Nomor 335 Tahun 2025. Kebijakan tersebut menjadi pedoman dalam mengintegrasikan proses bisnis, data, infrastruktur, aplikasi, serta keamanan informasi di lingkungan organisasi.

BPOM juga melakukan penataan aplikasi secara menyeluruh. Salah satu langkah strategisnya adalah merencanakan simplifikasi sekitar 180 aplikasi internal menjadi layanan elektronik terpadu berbasis microservices. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi tumpang tindih aplikasi, meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem, sekaligus mempersiapkan BPOM menghadapi model penilaian Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI).

BACA JUGA:  Logitech Rilis Mouse Gaming G304 X SUPERLIGHT dan Keyboard G316 X 98 di Indonesia

Dari sisi standardisasi, BPOM menerapkan sejumlah ketentuan, antara lain Keputusan Kepala BPOM Nomor 445 Tahun 2023 tentang Standar Aplikasi SPBE dan Keputusan Kepala BPOM Nomor 211 Tahun 2024 tentang Standar Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Standardisasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjamin interoperabilitas, keandalan sistem, dan keamanan data.

AI Percepat Perizinan dan Layanan Publik
Selain memperkuat fondasi SPBE, BPOM juga mengembangkan pemanfaatan AI untuk mendukung pelayanan publik, terutama dalam proses registrasi dan penerbitan izin edar obat dan makanan.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Sistem Izin Edar Obat dan Makanan Berbasis AI. BPOM bahkan disebut sebagai lembaga pemerintahan pertama di Indonesia yang memperoleh rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui peluncuran sistem tersebut.

Dalam proses registrasi produk, BPOM memanfaatkan sejumlah teknologi, seperti Natural Language Processing (NLP), Machine Learning, Optical Character Recognition (OCR) Compliance Checker, dan Semantic Comparison. Teknologi tersebut memungkinkan sistem membaca serta memeriksa dokumen, sekaligus memberikan rekomendasi evaluasi terhadap permohonan registrasi produk kosmetik, obat tradisional atau jamu, obat, dan suplemen.

Pemanfaatan AI diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan proses evaluasi tanpa mengesampingkan ketentuan serta standar keamanan yang berlaku.

BPOM juga menghadirkan PRIMA, portal konsultasi regulasi interaktif berbasis AI melalui fitur chatbot atau virtual assistant. Layanan ini membantu pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperoleh informasi mengenai regulasi serta persyaratan registrasi produk secara lebih mudah dan fleksibel selama 24 jam.

Di sisi pengawasan, BPOM mengembangkan proyek Data Analyst Agent berbasis AI. Inovasi ini dirancang untuk mengolah data pengawasan dalam jumlah besar menjadi informasi dan analisis berbasis bukti (evidence-based). Dengan demikian, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan didukung informasi yang lebih komprehensif.

BACA JUGA:  Infinix Luncurkan NOTE 60 Series ke Pasar Indonesia

Transformasi Digital untuk Pengelolaan SDM
Pemanfaatan teknologi digital di BPOM tidak hanya diarahkan pada pelayanan eksternal dan pengawasan obat serta makanan. Transformasi juga menyentuh tata kelola internal, khususnya pengelolaan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).

BPOM mengembangkan sejumlah inovasi manajemen SDM berbasis AI, di antaranya Mentari AI, Kira AI, Simakin AI, dan Karfis. Aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pengelolaan pegawai melalui dukungan teknologi.

AI juga dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penerapan sistem manajemen talenta dan meritokrasi. Melalui pendekatan ini, penilaian kinerja, kompetensi, serta rekam jejak pegawai diharapkan dapat dilakukan secara lebih objektif, transparan, dan terukur.

Pengembangan tersebut mencerminkan bahwa transformasi digital BPOM tidak semata-mata berorientasi pada modernisasi layanan, tetapi juga peningkatan kapasitas organisasi dan kualitas sumber daya manusia.

Keamanan Data dan Tantangan Pengembangan AI
Di tengah semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital, aspek keamanan informasi dan pelindungan data menjadi perhatian penting BPOM. Pengembangan sistem digital harus diimbangi dengan tata kelola keamanan yang memadai agar keandalan layanan dan kepercayaan publik tetap terjaga.

Sejumlah kebijakan menjadi landasan penguatan keamanan informasi BPOM, antara lain Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, serta Keputusan Kepala BPOM Nomor 444 Tahun 2023 tentang Pedoman Manajemen Keamanan Informasi di Lingkungan BPOM. BPOM juga mengacu pada standar internasional ISO/IEC 27001:2022.

Ke depan, BPOM menghadapi tantangan untuk menyelaraskan dan mengharmonisasikan standar data lintas sektor agar integrasi sistem dapat berjalan optimal. Selain itu, pengembangan AI perlu tetap menempatkan manusia sebagai pengendali utama.

Dalam hal ini, AI berfungsi sebagai alat bantu untuk meningkatkan kemampuan analisis dan efektivitas kerja, sedangkan keputusan dan tanggung jawab tetap berada pada sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kewenangan.

BACA JUGA:  Wamen Nezar: Ungkap Kunci Ekonomi Digital Indonesia

BPOM juga mulai mengantisipasi perkembangan teknologi kesehatan dan obat-obatan masa depan, termasuk precision medicine. Salah satu arah pengembangan yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan teknologi computational toxicology dan organ-on-a-chip untuk mendukung pendekatan pengawasan dan evaluasi keamanan produk yang semakin maju.

Berbagai strategi dan inovasi tersebut dipaparkan Nur Iskandarsyah di hadapan Dewan Juri TOP Digital Awards 2026, Rabu (28/10/2026). Melalui integrasi SPBE, teknologi informasi, dan AI, BPOM berupaya membangun ekosistem pengawasan obat dan makanan yang semakin modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat di seluruh Indonesia.

Tags: AIBPOMSPBEtiTOP Digital Awards 2026
Previous Post

Survei Deloitte Ungkap Peran Integrasi, AI, dan Kompleksitas dalam Membentuk Lanskap Infrastruktur Global

Next Post

Optimisme Industri Kendaraan Listrik Menguat, PEVS 2026 Catat 35.257 Pengunjung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

pengadilan-agama-tuban-transformasi-digital-ai-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

Teguh Imam Suyudi
29 October 2026 | 08:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alpha Siap Bina Pemain Muda Indonesia dengan Pengalaman NBA dan Basket Eropa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkom Bangun Tiga Fondasi Utama untuk Dukung Perkembangan Industri AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar CoDHES 2026, Faculty of Humanities BINUS University Soroti Pentingnya Digital Humanities untuk Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto