ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Inilah Perbedaan IGTV dan YouTube

adam
27 June 2018 | 11:00
rubrik: Digital
Inilah Perbedaan IGTV dan YouTube

IGTV vs YouTube

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Instagram resmi meluncurkan layanan distribusi video terbarunya Instagram TV (IGTV) yang menantang kedigdayaan YouTube. Namun, IGTV dan YouTube memiliki sejumlah perbedaan mendasar.

IGTV dapat memutar konten secara otomatis tanpa perlu menekan tombol Play terlebih dahulu. Pengguna Instagram pun hanya perlu menggeser jari ke arah atas untuk mencari konten IGTV lainnya.

IGTV mengusung tampilan layar penuh format video vertikal sesuai dengan kebiasaan pengguna dalam memegang smartphone. Aspect ratio video vertikal tersebut adalah 9:16, serupa dengan yang digunakan pada Instagram Stories.

Berbeda dengan platform distribusi lainnya yang mengusung format horizontal sehingga pengguna tidak perlu mengubah cara memegang smartphone ketika menonton konten video.

YouTube sendiri tidak membatasi format video yang diunggah dan penggunanya bisa saja mengunggah video vertikal dengan konsekuensi adanya area hitam di sisi kiri serta kanan atau mengunggah video horizontal.

IGTV juga terintegrasi di aplikasi Instagram dan Facebook sehingga pengguna dapat menemukan konten dari akun yang diikuti di platform jejaring sosial ini dan pengguna juga dapat mengirimkan video tertentu ke rekan melalui fitur Direct, serta memberikan likes dan mengomentari video, selayaknya di Instagram.

Selain itu, pengguna juga bisa mencentang pilihan untuk membuat video IGTV terlihat di halaman Facebook miliknya. YouTube tidak terintegrasi dengan media sosial lain sehingga pengguna harus melakukan embed atau menyebarkan tautan menuju video untuk membagikan videonya tersebut.

IGTV menawarkan pengalaman penjelajahan konten favorit lebih mendalam, dan memungkinkan kreator konten menghadirkan video berdurasi lebih panjang. Karena itu, IGTV lebih memudahkan pelaku bisnis untuk menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan keterkaitan konsumen melalui video berdurasi lebih panjang.

BACA JUGA:  Wapres: “Penting, Digitalisasi Pengelolaan Wakaf Uang”

Pada tahap awal, pengguna hanya dapat mengunggah video 10 menit saja karena video berdurasi satu jam hanya untuk kreator konten atau pengguna yang telah memiliki banyak pengikut.

Sedangkan, YouTube menawarkan durasi video yang berbeda.

Saat ini IGTV tidak bisa digunakan untuk siaran langsung, sebagaimana Instagram Stories. Sebaliknya, YouTube sudah lama memiliki fitur siaran langsung. Sudah banyak sekali yang memakai fitur ini untuk menyiarkan konten videonya di YouTube, mulai dari para vendor gadget saat peluncuran produk mereka hingga media.

Tags: IGTVYouTube
Previous Post

Instagram Luncurkan Layanan Video IGTV

Next Post

Bocoran Spesifikasi Xiaomi Mi Pad 4

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • realme Bawa Teknologi Pengisian Daya Cepat Hingga ke Segmen Entry-Level

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto