Jakarta, Itech – Saat ini teknologi blockchain terbilang baru dan beberapa perusahaan di Indonesia termasuk perbankan mulai melakukan penjajagan pengadopsian teknologi blockchain.
Sebuah penelitian Research and Markets mengungkapkan teknologi Blockchain akan menyumbangkan hingga USD1 miliar atau Rp 14 triliun ke sektor telekomunikasi dalam jangka lima tahun ke depan.
Research and Markets mengungkapkan teknologi blockchain akan memberikan kontribusi USD993,8 juta pada tahun ini seperti dikutip Bloomberg.
Di industri telekomunikasi, teknologi blockchain didorong oleh beragam faktor seperti peningkatan dukungan untuk proses Operations Support System/Business Support System (OSS/BSS) serta merebaknya kekhawatiran keamanan di kalangan pengusaha telekomunikasi.
Salah satu faktor yang meningkatkan pengadopsian teknologi blockchain adalah sistem keamanan blockchain yang mampu memberikan perlindungan potensial walaupun regulasi blockchain belum jelas.
Ketidakjelasan regulasi membuat melemahnya kepercayaan terhadap keunggulan blockchain.














