ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Implementasi VTS Perkuat Kedaulatan Menuju Poros Maritim Dunia

Ahmad Churi
19 July 2018 | 23:52
rubrik: E-Gov, Event
Implementasi VTS Perkuat Kedaulatan Menuju Poros Maritim Dunia

Para pembicara “Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Transportasi Laut untuk Mendukung Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” antusias paparkan materinya dalam FGD yang diadakan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub).

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia”, penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI sangat penting. Selain memperkuat sinergi dari semua elemen yang terkait dengan pertahanan dan penjagaan wilayah lautan, upaya penegakan kedaulatan perairan nunsatara bisa dilakukan dengan memanfaatkan solusi teknologi informasi, salah satunya dengan mengoptimalkan pengoperasian Vessel Traffic Service (VTS) yang bisa memonitor lalu lintas kapal di lautan nusantara.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi besar untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Memiliki bentang garis pantai yang luas yang potensial sebagai sumber daya ekonomi kelautan, wisata, perikanan, energi di mana terdapat banyak cekungan sedimen lepas pantai yang berpotensi menghasilkan milaran barel minyak bumi dan gas (migas), dan berbagai potensi lainnya. Makanya Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla bertekad menjadikan Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia”. Terutama untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar dengan memberdayakan potensi ekonomi maritim untuk daya saing Indonesia di kancah global.

“Potensinya besar, namun upaya menuju Poros Maritim Dunia dunia juga banyak aspek yang harus dibenahi. Di antaranya pembangunan infrastruktur, penguatan dan pengembangan konektivitas logistik melalui peningkatan armada kapal, optimalisasi potensi ekonomi maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, peningkatan kualitas SDM kelautan, sosial-budaya, dan aspek terkait lainnya. Selain itu yang tak kalah penting adalah aspek penegakan hukum, keamanan,dan kedaulatan wilayah laut NKRI. Apalagi mengingat begitu luasnya wilayah perairan nusantara. Dalam hal ini, penggunaan teknologi informasi juga perlu dioptimalkan. Salah satunya Vessel Traffic Service (VTS) yang bisa membantu untuk pengawasan dan monitoring semua kapal yang lalu lalang di wilayah lautan nusantara,” ungkap Budi Mulyawan, Dekan FTUP dan Ketua MLI PII Balitbanghub dalam acara “Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Transportasi Laut untuk Mendukung Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” yang diadakan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) pada (19/7), di Jakarta.

BACA JUGA:  Kolaborasi Cashlez dan ACT Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru

Menurutnya, dengan telah diberlakukannya UNCLOS PBB 1982, Indonesia diakui sebagai negara kepulauan utuh yang prinsipnya juga terikat dengan ketentuan Hukum Internasional. Di antaranya memberikan akses hak lintas damai dengan menyediakan jalur ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia). Pengaturan mengenai hak lintas damai dan hak lintas alur kepulauan juga diatur tersendiri untuk menjamin kepentingan pelayaran internasional dan kepentingan keamanan, ketertiban Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam hal ini, Indonesia dilewati jalur ALKI, seperti ALKI I : Selat Sunda, Selat Karimata, Laut Natuna dan Laut Cina Selatan. Selain itu, ALKI Selat Lombok, Selat Makassar, dan Laut Sulawesi, dan masih ada ALKI lain yang membuat perairan nusantara kian ramai oleh lalu lalang kapal internasional.

“Dengan makin meningkatnya arus lalu lintas kapal ini, ancaman keamanan, kejahatan laut juga makin tinggi, Seperti penyelundupan dengan mother vessel, perompakan kapal, illegal fishing, dan ancaman lainnya. Karena itu mengingat luasnya wilayan lautan RI dan keterbatasan kapal patroli maupun personil jaga, pengawasan dengan dukungan sistem teknologi seperti VTS ini perlu dioptimalkan,“ ujarnya.

Fungsi aplikasi VTS di antaranya untuk pengawasan lalu lintas kapal, perlindungan lingkungan perairan, dan sistem komunikasi. Vessel Traffic System untuk sistem monitoring lalu-lintas pelayaran ini sudah diterapkan di beberapa pelabuhan untuk manajemen pengaturan aurs keluar masuk kapal. Prinsipnya yang digunakan sama seperti sistem yang dipakai oleh ATC (Air Traffic Control) pada dunia penerbangan. VTS menggunakan radar, closed circuit television (CCTV), frekuensi radio VHF, dan automatic indentification system (AIS) untuk mengetahui/ mengikuti pergerakan kapal dan memberikan informasi navigasi/ cuaca didalam suatu daerah pelayaran tertentu dan terbatas.

Penggunaan VTS secara international diatur berdasarkan rekomendasi SOLAS Chapter V Reg. 12 dan IMO Resolution A.857(20) tentang Vessel Traffic Service yang diadopsi pada tahun 1997. Pentingnya sistem ini mendorong penerapan aturan internasional penggunaan Automatic Identification System (AIS) hampir pada semua tipe kapal baik yang berlayar di perairan dalam negeri maupun luar negeri.

BACA JUGA:  Harga Set Top Box TV Digital Diupayakan "Stabil"

Hal senada diungkapkan Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Muspin Santoso yang juga menjadi pembicara dalam FGD ini. Menurutnya, dalam konteks perdagangan global, transportasi laut memegang peranan penting, di mana sekitar 90% perdagangan dunia diangkut dengan kapal laut. Tak ayal jika arus lalu lintas kapal dari tahun ke tahun terus meningkat, termasuk yang melintasi perairan nusantara. Bahkan sebanyak 49% jalur transportasi perdagangan dunia melintasi perairan nusantara, seperti Selat Malaka, Selat Lombok, dan lautan lainnya.

“Dengan kondisi seperti ini, potensi ancaman kemanan dan tantangan untuk menjaga kedaulatan laut NKRI juga makin tinggi. Dalam kaitan ini, Strategi Bakamla tak hanya meningkatkan sistem patroli konvensional di lapangan, namun juga mulai mengarah pada penggunaan teknologi informasi berbasis Satelit DAN pengindraan jauh yang kini sedang dikembangkan sistem penginderaan terpadu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Sugihardjo dalam kesempatan itu menyatakan, bahwa orkestrasi dari semua elemen dan lembaga lintas sektoral yang terkait, perlu ditingkatkan. Dalam hal ini, peran transportasi laut pada program “poros maritime dunia” juga perlu lebih diperjelas. Baik dalam konteks pelayaran internasional (international traffic), maupun dalam negeri (internal traffic). Hal itu mengingat letak geografi Indonesia yang menghubungkan antarbenua dan berada pada jalur ALKI, sehingga sangat mungkin untuk menonjolkan peran transportasi laut.

Ditambahkan, dalam kaitan penyelenggaraan transportasi laut, pemerintah mempunyai dua tugas utama, yakni melayani kebutuhan dasar dari masyarakat ataupun dunia usaha, serta berupaya mengelola dan mendorong untuk peningkatan daya saing. Mengingat banyak pihak yang terkait, seperti pengelola pelabuhan, penyedia infrastruktur pendukung, fasilitas hinterland pendukung dan aspek lainnya, orkestrasi dan kekuatan sinergi ini sangat diperlukan. Tak lain untuk mendukung komitmen Pemerintahan yang telah bertekad menempatkan lautan sebagai masa depan dan menjadikan Indonesia sebagai poros maritime dunia. “Mengingat banyaknya instansi yang terkait, perlu diperjelas jalur komando yang bisa mengorkestrasi semua instansi agar tidak ada ego sektoral yang bisa menghambat akselerasi upaya menuju poros maritim dunia ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Optimistis, Menkominfo Budi Arie Setiadi Akan Dituntaskan Empat Sektor

FGD ini juga menghadirkan pembicara dan pembahas lainnya dari beragam kalangan, baik akademisi, unsur pemerintah, pengamat, dan juga pelaku usaha, terutama dari sektor kemaritiman (pelaku usaha pelayaran). Di antaranya Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut (Kemenhub) Chandra Irawan, Pengamat Dr. Budi Mulyawan, Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Muspin Santoso, Direktur Bapennas Ikhwan Hakim, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Antar Lembaga Buyung Lalana SE, INSA (Nova Mugiyanto), Perwakilan Pelindo II (David Sirait). Selain itu juga hadir ikut bicara , di antaranya ahli kepelabuhanan Drs. Sudjanadi MBA, pakar transportasi laut Hidayat Mao, Ketua INSA Johnson W Sutjipto, dan lainnya. (Red-AC)

Tags: vessel traffic system
Previous Post

Anabatic dan IBM Bekerja Sama Sediakan PocketBank

Next Post

Xiaomi akan Luncurkan Mi 8 Explorer Edition versi Murah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KI Pusat Tegaskan Revisi UU KI Publik Mendesak Di Tengah Derasnya Digitalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringhati Hari Kartini, KI Pusat Kupas Kiprah Perempuan Tangguh di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sederhanakan Operasional-Percepat Adopsi AI yang Aman, F5 Perkuat Application Delivery and Security Platform

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto