Robot Prabu Brawijaya hasil karya mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang akan menjadi ikon penerima tamu. Robot Prabu Brawijaya tersebut akan menjadi penerima tamu dalam setiap acara yang dihelat kampus tersebut.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang Prof Dr Mohammad Bisri di Malang, Senin, memaparkan robot Prabu Brawijaya yang bertangan empat tersebut terinspirasi dari lambang UB, bahkan robot itu sudah diperkenalkan pada acara HUT emas FT, juga sebagai penerima tamu.
“Robot ini dibuat dalam waktu yang sangat singkat oleh tim dari laboratorium robotika Teknik Elektro, hanya satu bulan. Namun, robot ini sudah bisa menari dan mengayunkan bendera,” katanya menambahkan.
Selain itu, lanjutnya, robot Prabu Brawijaya tersebut juga bisa bergerak ke segala arah dan mampu mendeteksi gerakan orang yang ada di hadapannya karena dilengkapi dengan sensor gerak.
Kelebihan lain yang dimiliki Robot Prabu Brawijaya tersebut, kata Bisri, adalah mampu mengeluarkan suara melalui pengeras suara yang terpasang di badannya.
Ia menjelaskan robot tersebut terdiri atas 20 buah motor DC servo yang terpasang di setiap sendi pada keempat tangannya yang berfungsi menggerakkan setiap sendi-sendinya. Robot ini berjalan menggunakan empat roda mekanum yang dapat bergerak ke segala arah, sehingga pergerakannya lebih leluasa.
Bisri menambahkan robot itu digerakkan menggunakan sumber daya baterai Lippo 23 volt yang memiliki 6 sel. Sedangkan untuk pergerakan motor DC servonya, robot itu juga menggunakan baterai lippo 12 volt dengan tiga sel.
Sementara untuk dimensinya, lanjut Bisri, memiliki panjang 50 sm, lebar 60 cm, tinggi 1,5 meter. Bahan-bahan yang digunakan adalah alumunium dan mika akrilik yang berbobot ringan.
Menyinggung kesulitan yang dihadapi dalam penggarapan Robot Prabu Brawijaya tersebut, Bisri mengatakan selain waktu yang sanga singkat, pembelian komponen robotika juga sulit didapatkan di Malang, sehingga belanja komponennya di Surabaya.
Ia mengatakan keberadaan robot tersebut masih perlu penyempurnaan, baik tampilan fisik (bentuk) maupun gerakan-gerakan lainnya agar lebih leluasa ketika menjadi penerima tamu dalam setiap even yang digelar UB.
“Kami akan sempurnakan robot Prabu Brawijaya ini, sebab ke depan robot ini diproyeksikan sebagai penerima tamu di setiap even yang digelar di UB,” ujar Bisri seperti dikutip dari Antara, Senin (28/10). (endy)














