Di penghujung tahun 2013 ini, Indonesian Science Festival kembali digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta pada 2-5 Desember 2013. Pameran yang dibuka Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Hamid Muhammad mengangkat tema “persahabatan” yang diwujudkan dalam pameran, juga Lomba Karya Kreativitas Sains Siswa yang bertema “Kreasi Tanpa Batas” yang sudah didapatkan 100 orang finalis siswa SD dari seluruh Indonesia – terdiri dari 25 tim IPA (tema: Alat IPA Ciptaanku) dan 25 tim matematika (tema: Matematika dalam Permainanku). Setiap tim terdiri atas dua siswa.
Pameran ini memang bertujuan untuk memamerkan hasil karya kreativitas para siswa tingkat SD, memberikan kesempatan bagi publik untuk mengetahui hasil karya mereka.Ternyata IPA tidak harus berkutat dengan rumus. Jika disampaikan dengan cara yang menyenangkan, melalui percobaan-percobaan, anak-anak akan lebih memahami dan termotivasi untuk belajar IPA,” Kata Hamid Muhammad.
Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kemdikbud, Elvira, selaku Ketua Pelaksana program ini menampilkan stand-stand yang memperlihatkan percobaan-percobaan para siswa SD yang mereka peragakan dengan menarik khas anak-anak. Di antaranya Siswa SD Madina Islamic School, dengan didampingi oleh guru pembimbing Bp.Swandaru, menampilkan percobaan siswa dalam membuat pewarna batik.
“Percobaan ini menggambarkan persahabatan para siswa dengan lingkungan hidup,” tutur Bp.Swandaru. Sedangkan SD Cipete Utara XI Pagi menampilkan beberapa permainan yang berkaitan dengan matematika, antara lain sepak bola matematika. “Karya ini kami pamerkan pula di Surabaya,” tutur Ibu Agustina, guru pembimbing. Dalam pameran tentu para siswa akan menjelaskan sendiri kepada para pengunjung mengenai percobaan-percobaan yang telah mereka lakukan.
Dalam pameran tersebut, para guru juga mengikuti Lomba Inovasi Pembelajaran IPA dan Matematika yang menyenangkan. Pengumuman pemenang untuk kedua lomba tersebut akan berlangsung pada tanggal 5 Desember 2013. Program lain yang disukai bagi para siswa adalah Problem Spontan – menjawab soal secara spontan untuk melatih logika, keterampilan verbal, dan mekanika. Selain itu juga ada Edutour, merupakan wisata edukasi yang ditujukan untuk memperluas wawasan siswa. Para siswa peserta lomba akan diajak ke Universitas Indonesia, Depok, dan tour berkeliling kampus. Di antaranya ke Perpustakaan UI dan menjelajah hutan di sekitar UI.
Indonesian Science Festival merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sejak 2004. Tujuannya adalah mengajak siswa agar menyenangi sains dan berkreasi dengan menggunakan prinsip-prinsip sains; memperluas wawasan, pengembangan bakat, kreativitas dan minat siswa dalam ilmu pengetahuan; mengajak guru agar kreatif dalam memberikan pembelajaran sains; dan membina persahabatan antardaerah untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. (ju/*R)














