PT Bukit Asam Tbk (Bukit Asam), perusahaan pertambangan batu bara milik negara, telah menjalankan tata kelola baik bisnis yang baik sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG). Sehingga, perusahaan terus tumbuh dan berkembang. Salah satu faktor pendukungnya adalah penerapan berbagai teknologi informasi (TI) terkini sehingga BUMN ini mampu terus bersaing dengan perusahaan sejenis. Penerapan TI dapat memberikan efisiensi dalam kegiatan produksi sehingga produknya di pasar memiliki harga yang kompetitif.
Sesuai dengan visi dan misinya, menjadi perusahaan energi kelas dunia, maka penerapan tatakelola teknologi infomasi atau IT Governance juga sudah dilakukan oleh Bukit Asam. Saat ini, Bukit Asam sedang melakukan transformasi digital secara terintegrasi atau dari hulu ke hilir.
Untuk transformasi digital yang diterapkan di operasional lokasi pertambangan, misalnya data atau informasi yang terkait dengan aktifitas pertambangan setiap hari: jumlah produksi baru bara, berapa kalori batu bara dari masing-masing lokasi tambang tersebut.
“Seluruh data operasional pertambangan tersebut lalu diolah jadi data digital dan selalu diperbarui (update). Sehingga dihasilkan satu data digital (one data digital), misal, data tentang jumlah batu bara yang tersedia dengan kadar kalorinya. Ini akan memberikan kemudahan, kecepatan, dan akurasi bagi seluruh departemen di Bukit Asam saat melakukan proses bisnis dengan berbagai pihak yang ingin membeli batu bara,” kata Senior Manager Teknologi Informasi PT Bukit Asam Tbk., Satria Wirawan di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019, di Jakarta, 22 Oktober 2019.
Contoh, apabila ada permintaan batubara dengan kadar kalori dan kadar abu tertentu, maka dengan tersedianya data digital ini Departemen Produksi dapat dengan cepat melakukan perhitungan untuk memenuhi permintaan tersebut secara real time. Termasuk menetapkan tambang-tambang yang akan memasok batubara (blending) sesuai dengan spesifikasi yang diminta pelanggan.
Banyak inovasi TI lain yang diciptakan Divisi TI Bukit Asam untuk mendukung transformasi digital ini.
Ada aplikasi MISTER BA yaitu, Mining System & Information Bukit Asam yang menghasilkan efisiensi pada kegiatan pengangkutan menggunakan truk berupa penghematan penggunaan bahan bakar minyak, dan mengurangi tingkat loss.
Lalu ada, Cargo Tracking System (CTS) untuk memonitor seluruh pergerakan pengiriman batubara mulai dari lokasi tambang menuju titik akhir yaitu pengisian ke kapal-kapal. Sistem digital mobile apps ini sudah terkoneksi di seluruh lini dan departemen Bukit Asam.
“Divisi TI Bukit Asam tidak pernah diam, tidak pernah berhenti. Kami terus melakukan inovasi dalam membangun perusahaan pertambangan dan energi kelas dunia ini agar terus terdepan dan terus bisa bersaing di pasar energi di dalam negeri serta pasar global,” tegas Satria.
Penulis: Albarsyah















Luar biasa.. Sukses selalu buat Tim TI PT Bukit Asam..