Perusahaan telekomunikasi asli Indonesia yang termasuk salah satu Raja Digital di kawasan Asia-Pasifik. Sejak awal berdiri di tahun 1991 selalu terdepan dalam menerapkan teknologi informasi dalam proses bisnis dan memberikan layanan untuk pelanggan. Di era digital, juga sukses mengimplementasikan teknologi digital untuk meningkatkan pendapatan, memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik dan mengurangi biaya.
Itulah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) yang telah berhasil mengimplementasikan teknologi digital, sebagai berikut:
TIOC 4.0
Telkom Integrated Operation Center (TIOC) adalah pusat kendali terpadu untuk manajemen jaringan dan layanan yang beroperasi secara nasional di 7 Wilayah & 61 Distrik 24/7. TIOC telah digunakan untuk mengendalikan mode reguler dan mode kritis (peristiwa penting, bencana buatan manusia & bencana alam).
“Kami juga memiliki aplikasi yang disebut “Insocial” yaitu Aplikasi Pengalaman Pelanggan yang dapat melihat sentimen positif dan negatif dari umpan balik pelanggan kami di media sosial dan email berdasarkan “kata kunci yang disediakan” dengan pemantauan real-time 24 jam,” kata Lukman Hakim Zbdul Rauf, EGM Service Operation, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019, di Jakarta, 22 Oktober 2019.
Keamanan Cyber
Pusat Operasi Keamanan Cyber (CSOC) bertindak sebagai pusat pemantauan, deteksi, dan respons keamanan untuk Telkom Group. Secara terus menerus memonitor 100-an aplikasi dan 1000-an elemen jaringan. Ikut serta dalam mengamankan berbagai acara nasional dan internasional, seperti layanan keamanan yang dikelola untuk Pertemuan Tahunan IMF.
“Pada tahun 2018, CSOC kami telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001: 2013, sementara pada tahun 2019 dianugerahi penghargaan sebagai Juara 1 BOSS dari SOC Splunk dan Cyber Security Awareness Awards-Indonesia CISO Briefing,” tambahnya.
SSO
Shared Service Operation (SSO), menghilangkan redundansi melalui proses dan standarisasi teknologi. Menerapkan tanggung jawab bersama untuk hasil menggunakan 2 cara Perjanjian Tingkat Layanan dan beroperasi seperti bisnis dengan fokus tinggi pada layanan klien dan manajemen biaya. Lingkup layanan adalah Keuangan, HC/SDM, & Pengadaan.
NeuCentrIX
Dijelaskannya, untuk mendukung kebutuhan pelanggan layanan berkualitas tinggi, Telkom memiliki 21 Pusat Data (DC) yang berlokasi di dalam negeri dan di luar negeri. Sebagian besar Pusat Data telah terhubung dengan peering melalui Telkom-IX.
Lokasinya untuk DC dalam negeri (17 DC), yaitu DC Tingkat 2: 14 lokasi, DC Tingkat 3: 3 lokasi (Serpong, Sentul, Surabaya). Untuk DC di luar negeri (4 DC), yaitu DC Tingkat 3: 4 lokulasi (3 di Singapura, 1 di Hongkong).
Satelit Merah Putih
Peluncuran Satelit Merah Putih di Cape Canaveral, Florida memainkan peran penting dalam memberikan konektivitas layanan di daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau oleh jaringan serat optik atau infrastruktur lainnya, terutama di daerah yang paling utama, terluar, dan tertinggal. Telkom melalui jangkauan satelitnya berupaya memberikan pengalaman digital bagi masyarakat yang berada di luar jangkauan FO/SKKL dan infrastruktur radio.
Telkom juga terlibat dalam mensukseskan event-event internasional yang diselenggarakan di Tanah Air, yaitu:
Asian Games & Asian Para Games
Telkom berhasil menjalankan tugas sebagai Mitra Prestige Telco Resmi Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang melalui penyediaan Informasi dan Komunikasi berkualitas tinggi
IMF-Bank Dunia
Telkom berhasil menjadi mitra tepercaya dengan menyediakan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berkualitas tinggi di IMF-WB Group 2018 di Bali.
Keberhasilan Implementasi Teknologi Digital
Dengan keberhasilan implementasi teknologi digital maka memberikan manfaat bagi Telkom, yaitu:
Pertama, mengutip Laporan Tahun 2018, meningkatnya pendapatan. Telkom telah berhasil memanfaatkan teknologi digital sebagai mesin pertumbuhan bisnis perusahaan. Produk digital Telkom meliputi: Mobile Broadband yaitu 4G LTE dengan pendapatan tumbuh 18,9% YoY; Fixed Broadband yaitu fiber optic sebagai backbone network dengan pendapatan tumbuh 25,1% YoY; Layanan TI yaitu Data Center dengan pendapatan tumbuh 48,2% YoY; dan Layanan Digital yaitu Melon dan Blanja dengan pendapatan pendapatan tumbuh 3,2% YoY.
Kedua, untuk pengalaman pelanggan maka Telkom berhasil mendigitalkan proses bisnis perusahaan sehingga layanan yang disampaikan kepada pelanggan dapat diterima sesuai dengan harapan pelanggan. Contoh, untuk tahun 2018 pelanggan IndiHome dan wifi hasil pengukuran dengan aspek: CSI 87,71 persen, CLI 82,84 persen, dan NPS 29,00 persen. Itu mencatatkan peningkatan dibandingkan tahun 2017.
Ketiga, adanya pengurangan biaya. Telkom telah berhasil membuat efisiensi hasil penggunaan teknologi terutama dalam implementasi SSO, berupa: penghematan biaya dari konsolidasi, efisiensi biaya dari standarisasi, efektivitas biaya dari otomatisasi. Jadi, ada pengurangan biaya transaksi, sementara produktivitas meningkat.














