ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP DIGITAL Awards 2019: PT 8villages Indonesia Ingin Mempercepat Modernisasi Pertanian di Indonesia

Teguh Imam Suyudi
5 November 2019 | 15:00
rubrik: Digital, Event
TOP DIGITAL Awards 2019: PT 8villages Indonesia Ingin Mempercepat Modernisasi Pertanian di Indonesia

PT 8villages Indonesia di sesi Presentasi TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 4 November 2019 (Foto: Rendy MR/It Works)

Share on FacebookShare on Twitter

Kini, sudah banyak penyedia teknologi yang menyediakan platform dalam bentuk aplikasi mobile untuk membantu masyarakat. Juga untuk kalangan petani, salah satunya PT 8villages Indonesia perusahaan teknologi asal Bekasi, yang fokusnya di dunia pedesaan, khususnya pertanian. Perusahaan ini bertujuan melakukan akselerasi modernisasi pedesaan, bukan menggunakan infrastruktur tapi mindset dengan memanfaatkan TI yaitu smartphone.

PT 8villages Indonesia merupakan startup pertanian yang telah hadir sejak 2012. Semenjak didirikan tujuh tahun silam, startup asal Bekasi ini telah merilis beberapa aplikasi mobile di bidang pertanian, mulai dari PETANI, NELAYAN, GEMBALA, Dokter Tanaman, eFish, Survey Desa, PeKa, dan Energi Desa.

Sanny Gaddafi, CEO PT 8villages Indonesia menjelaskan peran yang dimainkan perusahaan yang didirikannya untuk memodernisasi mindset kalangan petani kepada dewan juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 4 November 2019.

“Kami memulainya dengan melakukan kegiatan data collecting dengan aplikasi DATA HUB. Kami melakukan kegiatan pengumpulan data berbagai aktivitas yang dilakukan kalangan petani. Ini kami lakukan bersama dengan pemangku kepentingan yang lain. Seperti penyuluh pertanian lapangan, dan kalangan universitas.”

“Pendataan di lapangan dilakukan oleh mitra dari 8villages, lalu data yang dihasilkan dimasukan ke aplikasi Data Hub. Lewat dashboard-nya, informasi yang dihasilkan dapat ditampilkan. Aplikasi ini sudah digunakan oleh Pemda Bangka Belitung. Aplikasi ini dapat digunakan untuk berbagai industri tidak hanya pertanian”

“Dari pendataan yang ada, para petani yang yang memiliki smartphone kita undang untuk masuk komunitas yaitu menggunakan aplikasi PETANI. Mereka tinggal didown load, tidak perlu registrasi karena sudah di pra-register.

“Informasi yang ada di aplikasi ini, harga dari Kemendag, lokasi pupuk tersubsidi dari Kemendag, cuaca dari BMKG, dan kalendar tanam dari Kementan. Di aplikasi ini, para petani juga dapat mengajukan pertanyaan, membaca artikel, melihat video tentang pertanian, menjual produk.”

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Transformasi PT. Jasaraharja Putera Menuju Smart Insurance Enterprise

“Saat ini, aplikasi PETANI sudah menjangkau 62 persen dari total kecamatan di Indonesia, tepatnya 4,378 kecamatan dari total 7,094.”

“Ini membantu meningkatkan produktivitas dan akses informasi untuk kalangan petani”

“Petani dapat mengetahui cara bertani yang baik, misalkan cara menggunakan pupuk yang optimal. Mengetahui harga produk dari Kemendag sehingga mendapat harga jual yang baik. Sementara para penyuluh pertanian dapat akses informasi berbagai inovasi pertanian.”

“Setelah produktivitasnya meningkat, untuk memperbaiki income para petani kita buatkan aplikasi REGO PANTES untuk para pelanggan produk pertanian akhir, seperti restoran pabrik dapat langsung melakukan order. Order yang mereka lakukan, dapat diterima para petani yang sudah masuk di komunitas aplikasi PETANI.”

“Setelah order diterima, para petani dapat mempersiapkan produk pertanian yang dipesan untuk dikirim. Untuk mengirimkannya menggunakan aplikasi VLOGS, platform logistik yang menyediakan vendor-vendor logistik yang dapat mereka pilih untuk mengirimkan produk yang mereka jual. Dengan aplikasi VLOGS, biaya pengiriman dapat lebih optimal, meningkatkan transparansi dan traceability dari produk pertanian yang dikirim.”

Aktivitas Transaksi

Sanny Gadaffi menjelaskan sampai saat ini, aktivitas transaksi yang sudah terjadi sebagai berikut:

Desember 2017 mulai melakukan C2C dengan 100 petani melakukan transaksi penjualan, dengan income-nya meningkat 17 persen.

Desember 2018, sebanyak 2.765 petani yang terlibat melakukan transaksi penjualan dengan income yang meningkat 26 persen dan kapasitas rata-rata penjualan pertanian 2,5 ton per bulan.

“Di bulan Januari 2019 kami mulai melakukan B2B dan sampai Agustus 2019 sudah 5.515 petani yang terlibat dengan pendapatan yang meningkat 2.200 persen atau 22 kali lipat. Kapasitas rata-rata penjualan 55 ton per bulan. Ini juga melibatkan 150 outlet dengan pendapatan bulanan lebih dari 70.000 USD.”

BACA JUGA:  Begini Cara Amar Bank Pertahankan Budaya Kerja ala Startup

Rencana ke Depan

Sanny menegaskan, bisnisnya tersebut berbasis komersial. Tapi bukan berarti ia mengandalkan pemasukan perusahaan dari petani. Layanan aplikasi yang dikeluarkan perusahaan melalui PETANI hanya membutuhkan paket kuota.

Selebihnya petani, konsumen, dan stakeholder lainnya bisa bebas memanfaatkan layanannya. Pemasukan perusahaan mengandalkan jasa layanan pembuatan aplikasi bagi segala institusi dan kalangan.

Misalnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggunakan jasa 8villagers, untuk membuat aplikasi khusus yang digunakan OJK untuk menyebarluaskan program tertentu. Hingga kini sejumlah perusahaan komersial, LSM, perbankan, dan komunitas pun kerap memanfaatkan jasa pembuatan aplikasi berikut konsultasi kepada perusahaan yang dipimpinnya.

Ke depan, ia ingin merancang agar bukan hanya informasi proses produksi pangan yang efektif, tapi juga urusan pasca panen. Selama ini informasi hasil panen tidak terdokumentasi dengan baik sehingga harga bahan pangan kerap dipermainkan. Selain itu, pemantauan posisi pupuk dan benih juga akan dikawal melalui sistem dalam jaringan yang terintegrasi melalui layanan aplikasi.

 

Tags: 8villages indonesiaTOP Digital Awards 2019
Previous Post

Dukung Industri Clothing Lokal, Telkomsel Hadirkan Kembali Kickfest di Bandung

Next Post

TOP DIGITAL Awards 2019: Perum Perindo Perkuat Transformasi Digital Bisnis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antares, Platform IoT Telkom Diakui Dunia Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Exynos 2200 dengan Xclipse GPU Berbasis AMD RDNA 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto