Maraknya perkembangan era digital di tengah masyarakat menuntut pelaku bisnis asuransi berlomba menjalankan strateginya untuk meraih pangsa pasar. Tak heran banyak perusahaan asuransi juga memanfaatkan pemasaran produk melalui kanal digital atau lebih dikenal dengan sebutan insurance technology (insurtech).
Hal ini pula yang dilakukan PT Jasaraharja Putera (JP), salah satu BUMN di bidang asuransi. Menghadapi tantangan pasar di era digital, JP melakukan transformasi digital (insurtech) dengan berfokus pada pengembangan seluruh lini untuk berorientasi dan beradaptasi terhadap dukungan teknologi digital.
“Transformasi Insurtech Jasaraharja Putera memiliki visi agar perusahaan menjadi smart insurance enterprise. Dalam tata kelola TI, kami memiliki strategi bahwa sistem TI harus menjadi support dan business enabler dari perusahaan. Karenanya manajemen Jasaraharja Putera memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan dukungan TI baik dalam mendukung kebijakan strategi maupun operasional bisnis pelayanan,” kata EVP of Information Technology, Risk Management, Research and Development PT Jasaraharja Putera Arief Hendrawan dalam sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, Jumat (11/10).
Arief mengatakan dalam 3 tahun terakhir, JP telah melakukan beberapa langkah strategis dalam transformasi digital. Di tahun 2017, JP telah membangun core system middleware service, JP web service, B2B Portal hingga BI Data Warehouse dan Business Inteligence Dashboard yang sudah digunakan oleh Top Management dengan data yang ter-update setiap dua jam sekali.
“Di tahun 2018 kami juga telah meluncurkan aplikasi JP-Mobile Application berupa JP Trip (Asuransi Perjalanan) dan AKD Plus (Asuransi Kecelakaan Diri Plus). Aplikasi ini berbasis smartphone dan kita launching guna meningkatkan pelayanan dan memudahan masyarakat dalam berasuransi di Jasaraharja Putera,” papar Arief.
“Terutama asuransi kecelakaan diri yang semakin mudah diakses masyarakat jika menggunakan aplikasi tersebut. Jadi berasuransi di JP kini ada dalam genggaman tangan, cukup dengan menggunakan jari anda melalui aplikasi JP-Mobile siapapun bisa masuk,” tuturnya.
Dalam aplikasi JP-Mobile, terdapat beberapa produk asuransi Jasaraharja Putera yang bisa dipilih masyarakat. Di antaranya yaitu jaminan meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap akibat kecelakaan, biaya pengobatan akibat kecelakaan, hingga pemulangan medis darurat akibat kecelakaan.
“Besarnya potensi pasar insurtech ini menjadi peluang tersendiri bagi Jasaharja Putera, dengan target pasar kaum milenial dan pengguna smartphone. Layanan ini begitu mudah bagi penggunanya, tentu dengan edukasi melalui kerjasama dengan berbagai sektor termasuk kalangan pendidikan, korporasi dan masyarakat umum, sehingga kesadaran berasuransi akan menjadi sebuah kebutuhan,” terang Arief.
Arief menambahkan saat ini Jasaraharja Putera juga terus menyiapkan transformasi Sumber Daya Manusia (SDM), software, hardware, dan kemampuan menuju digitalisasi.
Penulis: Abi Abdul Jabar














