Jakarta, ItWorks – Kepala BSSN, Hinsa Siburian menjadi panelis dalam sesi diskusi Singapore International Cyber Week (SICW) /Asean Ministerial Conference on Cybersecurity 2020. Dalam kesempatan itu, ia membawakan materi bertema “Navigating the Post Covid-19 New Normal: Threats to the Internasional Peace and Security in Cyberspace” yang disampaikan secara virtual dari Ruang NCC, BSSN, Jakarta Selatan.
Tahun ini pertemuan SICW 2020 berlangsung dari tanggal 5 – 9 Oktober 2020. Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan tahunan para pemimpin ASEAN untuk membangun jaringan, menyusun strategi dan membentuk kemitraan regional, maupun internasional, terutama membahas isu keamanan siber untuk mengembangkan inovasi dan ekosistem ruang siber yang ramah dan aman.
Kepala BSSN, Hinsa Siburian mendapat kesempatan menjadi panelis pada 06 Oktober 2020. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan bahwa dimasa pandemi Covid-19 ini, hampir seluruh lini kehidupan mengalami transformasi digital. Mulai dari urusan keseharian masyarakat, kegiatan bisnis, maupun kegiatan kepemerintahan.
“Merespons Covid-19, semua sektor mendigitalisasi setiap urusan/layanan yang dimiliki. Hampir seluruh segmen aktivitas berubah menjadi online. Pergeseran fundamental tersebut menuntut pelaku industri, e-commerce dan kalangan pemerintahan untuk segera menyusun kebijakan yang tepat dan mengambil langkah strategis agar semua bisa berjalan dengan baik,” ujar Hinsa Siburian dilansir dalam siaran pers Humas BSSN (07/10/2020), di Jakarta.
Menurut Hinsa, terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian bersama antara pemerintah, pelaku industri dan masyarakat yaitu ketersediaan infrastruktur TIK yang memadai, penyediaan regulasi dan budaya kesadaran akan keamanan informasi.
“Agar berjalan dengan efektif dan efisien negara mengkoordinasikan penyusunan regulasi hingga pelaksanaan proteksi keamanan siber. Bersama seluruh pemangku kepentingan keamanan siber pula, negara melakukan literasi budaya keamanan informasi,” ujarnya. (AC)














