Jakarta, Itech- BPPT memberi apresiasi kepada tim Baruna Jaya 1 dengan memberikan penghargaan atas dedikasinya dalam menunaikan tugas dengan baik selama 17 hari dalam upaya pencarian pesawat AirAsia QZ8501, dengan penerbangan Surabaya-Singapura yang mengalami kecelakaan di Selat Karimata.
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto seusai memberikan penghargaan kepada sekitar 30-an orang yang tergabung dalam tim Baruna Jaya 1 mengatakan, pihaknya mendapat perintah langsung dari Presiden untuk memberangkatkan Baruna Jaya 1 pada 30 Desember. Diketahui, Baruna Jaya 1 mempunyai tim yang berjumlah 59 orang yang terlibat di lapangan maupun yang berada di BPPT.
Lebih lanjut Unggul kepada wartawan di gedung BPPT Jakarta, (29/1) menjelaskan bahwa Baruna Jaya 1 mempunyai keunggulan dibandingkan kapal lainnya. Seperti misalnya Baruna Jaya 1 memiliki alat seperti Multi Beam Echo Sounder untuk menangkap objek di bawah permukaan air, terus ada Magneto Meter untuk menangkap logam, ada ROV (Remote Operated Vehicle), dan peralatan canggih lainnya.
Yah, benar adanya, kapal Baruna Jaya memang memiliki kemampuan mencari kapal atau pesawat yang tenggelam di dasar laut. Selain itu, kapal Baruna Jaya ini mampu membaca koordinat bangkai pesawat di dasar laut,Misalnya kapal tersebut pernah berhasil menemukan bangkai pesawat Adam Air Boing 737 serta Kapal Bahuga Jaya yang hilang. (*)














