
Reporter: Miroji
Editor: Teguh Imam S
Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo telah memanfaatkan teknologi informasi secara efektif dan efisien, yaitu Smart City, sebagai salah satu wahana untuk mewujudkan visi masyarakat Kabupaten Situbondo yang madani, mandiri, serta lebih beriman, sejahtera dan berkeadilan.
Peran positif yang dijalankan H. Dadang Wigiarto, S.H, Bupati Situbondo sebagai leader dalam penerapan Smart City ini sangatlah dirasakan seluruh pemangku kepentingan di kabupaten yang terletak di pesisir utara pulau Jawa ini.
“Bapak Bupati mendorong terwujudnya visi dan misi Kabupaten Situbondo dengan memanfaatkan teknologi informasi Smart City,” kata Dadang Aries Bintoro, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika & Persandian Kabupaten Situbondo saat sesi Penjurian ajang TOP DIGITAL Awards 2020 secara online oleh Majalah IT Works pada Rabu 04 November 2020.
“Dalam pemanfaatan TI, maka penentuan kebijakan, pengembangan, dan pengelolaannya di Kabupaten Situbondo sangat didukung sepenuhnya oleh Bapak Bupati selaku kepala daerah,” ungkapnya.
Prestasinya sangat membanggakan, tahun 2019 lalu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang telah dijalankan Pemda Situbondo dalam 3 tahun terakhir meraih prestasi yaitu ke-2 terbaik se-Provinsi Jawa Timur. Smart City-nya juga masuk 25 Kota/Kabupaten dalam Gerakan Menuju 100 Smart City nasional dari Kementerian Kominfo.
Hasilnya kini, Kabupaten Situbondo telah ‘naik kelas’ jadi Kabupaten Maju, yang merupakan lompatan dari sebelumnya Kabupaten Tertinggal. Melompat, karena tidak melalui status Kabupaten Berkembang lebih dulu.
Smart City di Kabupaten Situbondo
Kebijakan terkait TI di Kabupaten Situbondo telah dimulai sejak tahun 2017 dengan diterbitkannya Peraturan Bupati tentang Pedoman Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Penyelenggaraan Situbondo Smart Society. Kemudian, Peraturan Bupati Tahun 2020 tentang ‘Penerapan Masterplan Smart City Kabupaten Situbondo’.
Dalam perkembangannya, kini telah tersedia jaringan 4G/3G di 182 titik.
Juga terdapat hotspot untuk internal Pemerintah dan publik (Instansi Pemkab, Taman, Area Publik, Lokasi Wisata, Sekolahan) berjumlah 564 titik.
“Infrastruktur TIK yang diselenggarakan oleh Pemerintah untuk publik ini dalam rangka penyelenggaraan Smart City,” kata Dadang.

Solusi Unggulan
Kepada dewan juri, Dadang memaparkan sejumlah aplikasi yang telah dikembangkan Kabupaten Situbondo sebagai implementasi Smart City.
Intelligence Room (IR), merupakan ruang pusat visualisasi dan integrasi data, baik yang diperoleh melalui online, offline, internal maupun eksternal disajikan secara bersamaan di sebuah layar lebar video wall. Kumpulan informasi yang bersumber dari pengelolaan data beberapa aplikasi tersebut diintegrasikan menjadi sebuah dashboard, sehingga memudahkan para pejabat ekskutif dalam membaca perkembangan Kabupaten Situbondo baik dari sisi Pendidikan, Kesehatan, Pemerintahan, Kependudukan maupun soal Ekonomi.
“Manfaat dari aplikasi ini adalah untuk mempermudah jalannya meeting dan koordinasi antar SKPD. IR juga dapat membantu memastikan setiap keputusan penting, respon dan aksi yang diambil adalah seakurat mungkin sesuai data yang ada,”ujar Dadang.
e-Surat, aplikasi pengelolaan surat menyurat secara digital atau elektronik berbasis open source untuk mempercepat penyampaian informasi surat dan disposisi kepada pihak yang dituju. Surat yang dikelola terdiri dari surat masuk, surat keluar, sampai pemberkasannya secara elektronik di lingkungan SKPD Pemerintah Kabupaten Situbondo.
“Keunggulan dari aplikasi ini adalah terdapat Tanda Tangan Elektronik atau Digital Signature.”
Integrated Criminal Justice System (ICJS), sistem peradilan pidana yang mengatur bagaimana penegakan hukum pidana dijalankan. Sistem tersebut mengatur bagaimana proses berjalannya suatu perkara mulai dari penyelidikan sampai lembaga pemasyarakatan.
“Keunggulan aplikasi ini adalah integrasi layanan penanganan perkara di kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan rumah tahanan.”
SiagaCovid19, aplikasi Pemkab Situbondo sebagai sumber informasi resmi penanggulangan virus corona. Aplikasi ini menginformasikan kepada masyarakat mengenai data sebaran virus Covid-19 sehingga masyarakat bisa merujuk pada satu sumber tentang virus Covid-19 dan bagaimana mengendalikannya.
“Website ini juga berfungsi untuk memberikan informasi data statistik mengenai jumlah kasus Covid-19 yang diperbarui secara real time dan diharapkan menjadi acuan untuk berbagai pihak dalam memberikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Situbondo.”
“Semua aplikasi tersebut kami buat sendiri. Kami juga sedang merancang dan mengembangkan ‘Big Data Analytic’ dengan tujuan menciptakan peluang bisnis di wilayah Kabupaten Situbondo,” tutup Dadang.














