
Penulis: Irawan Djoko Nugroho
Aplikasi Jakwir Cetem merupakan aplikasi unggulan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Tegal. Aplikasi ini mendukung terwujudnya birokrasi yang cerdas, adaptif, dan inovatif.
Menurut Basuki, SE, MM, Kepala Dinas Dukcapil Kota Tegal dalam Penjurian TOP DIGITAL Awards 2020, (16/11/2020), aplikasi Jakwir Cetem merupakan layanan mobile untuk menangani semua layanan administrasi kependudukan. Sehingga masyarakat Kota Tegal cukup dari rumah untuk melakukan proses pelayanan administrasi kependudukannya.
“Ada 10 layanan kependudukan terintegrasi dengan model cetak mandiri. Semua layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat karena dokumen jadi tidak diambil ke kantor Disdukcapil akan tetapi dihantarkan oleh mitra layanan ojek online. Sebagai akibatnya, mitra diuntungkan atas kegiatan dan pendapatan rutinnya,” ujar Basuki.

Jakwir Cetem Menuju Go Nasional
Menurut Basuki, sebagai aplikasi unggulan Kota Tegal, aplikasi ini dibidik untuk Go Nasional. Hal ini karena saat ini, Sistem Layanan Terintegrasi online “Jakwir Cetem” merupakan satu-satunya dan model terbaru di Indonesia.
Aplikasi ini juga punya ada keunggulan lainnya: pertama, adanya MoU dengan Ojol Grab tahun 2019 sebagai model layanan gratis, siap antar dokumen kependudukan sampai tujuan.
Kedua, tercatat di Rekor Muri. Sistem layanan online terintegrasi “Jakwir Cetem” mampu mencetak 500 dokumen kependudukan dalam satu hari dan langsung diantar oleh Ojol Grab ke alamat tujuan.
Ketiga, pada tahun 2019 jenis menu layanan online 6 buah, kemudian di tahun 2020 telah dikembangkan jadi 23 jenis layanan Adminduk yang ada di sistem “Jakwir Cetem”. Termasuk dilengkapi dengan layanan SKM dan Pengaduan Masyarakat.
Kepada dewan juri, Basuki memaparkan, “Agar aplikasi ini dapat Go Nasional, maka dibuatkan Road Map Masterplan “Jakwir Cetem.”
“Tahun 2019, pembuatan aplikasi Jakwir Cetem berbasiskan Mobile untuk versi 1.0 dengan modul-modul yang hanya untuk 4 layanan kependudukan, untuk verifikasi masih menggunakan website.”
“Tahun 2020, penambahan 6 menu layanan, dengan 1 menu layanan untuk menampung 13 layanan serta terintegrasi dengan API WhatsApp Business Services untuk notifikasi.”
“Tahun 2021, penguatan di Security Aplikasi, serta penambahan modul SKM (Survei Kepuasan Masyarakat), pengaduan serta integrasi aplikasi ke layanan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri). Dan semua layanan kependudukan di Kota Tegal diwajibkan menggunakan layanan “Jakwir Cetem.”
“Ke depannya, tahun 2022, pengembangan Aplikasi Jakwir Cetem untuk Platform IOS (Iphone), dan verifikasi Dokumen dari Operator akan berbasis Mobile. Tahun 2023, integrasi Aplikasi dengan API GrabExpress. Tahun 2024: Testing Layanan menggunakan Integrasi Aplikasi API GrabExpress.
“Terakhir di tahun 2025 menjadi tahun yang ditargetkan Jakwir Cetem dapat Go Nasional,” ungkap Basuki.
Aplikasi Unggulan Lain
Basuki juga menjelaskan selain Aplikasi Jakwi Cetem, Dukcapil KotaTegal juga menghadirkan aplikasi lain yang dibuat oleh Developer Internal.
Aplikasi Backend JakwirCetem
Aplikasi yang diimplementasikan tahun 2019 ini, merupakan aplikasi internal backend untuk pengelolaan pelayanan administrasi kependudukan dari aplikasi Jakwir Cetem Mobile. Aplikasi ini memiliki keunggulan karena terintegrasi dengan API database SIAK. Manfaatnya, memberi layanan yang lebih cepat, aman dan untuk arsip layanan pendaftaran lebih mudah.
Datawarehouse Dukcapil
Datawarehouse Dukcapil diimplementasikan tahun 2018. Berupa sistem untuk pengelolaan pemanfaatan data NIK kependudukan dan Monitoring-nya untuk pelayanan publik khususnya di Kota Tegal. Fitur unggulannya adanya Set Metode API Dukcapil.
“Datawarehouse Dukcapil memberi kemanfaatan bagi instansi atau masyarakat dengan kevalidan data yang lebih mendekati sempurna. Dan tentunya, layanan publik dimudahkan karena langsung terkoneksi dengan real data NIK penduduk,” klaim Basuki.
Baca: E-Kelurahan Solusi Andalan Layanan Masyarakat Kota Tegal di Tengah Pandemi
Baca: Local Loop, Solusi Jitu Disdikbud Kota Tegal untuk PJJ
Baca: Pemkot Tegal Belajar ke Telkom untuk Kembangkan Smart City















Sy mo pindah KTP BS lwt online kn
Gmn caranya