Seiring mundurnya LG dari persaingan di bisnis smartphone, perusahaan ini dikabarkan akan menjual pabrik ponselnya di Vietnam.
Mengutip sebuah laporan media seperti dilansir DigiTimes, LG Electronics menutup semua pabrik smartphone dan mencari pembeli setelah mengumumkan keputusannya pada awal April untuk keluar dari bisnis smartphone.
LG saat ini mengoperasikan pabrik smartphone di Hai Phong City (Vietnam), Taubate (Brasil), dan Qingdao (Cina). Adapun pabrik yang di Vietnam adalah yang terbesar dengan kapasitas produksi tahunan 10 juta smartphone.
LG diketahui telah mengumumkan mundur dari bisnis smartphone pada awal April ini. Dalam keterangannya disebutkan bahwa keputusan strategis LG untuk keluar dari sektor (bisnis) ponsel yang sangat kompetitif akan memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan sumber daya di area yang sedang tumbuh seperti komponen kendaraan listrik, connected devices, rumah pintar, robotic, kecerdasan buatan dan solusi business-to-business, serta platform dan jasa.
Meski mundur dari bisnis smartphone, LG juga menyatakan bahwa perusahaan tetap akan memberikan dukungan layanan dan update software untuk para pengguna ponselnya yang ada untuk jangka waktu yang berbeda di setiap wilayah. (Fauzi)














