ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Strategi Cloud Untuk Membangun Fondasi Bisnis Yang Kuat

Ahmad Churi
13 June 2021 | 10:59
rubrik: Business Solution
Strategi Cloud Untuk Membangun Fondasi Bisnis Yang Kuat

Muhammad Firdaus Noordin, Product Consultant, ManageEngine.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Dalam beberapa dekade terakhir, internet telah berkembang pesat berada di ujung jari hanya dengan satu kali klik. Seiring dengan kemajuan ini, banyak tren Teknologi Informasi (TI) baru bermunculan dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya cloud.

Muhammad Firdaus Noordin, Product Consultant ManageEngine mengatakan, dalam dekade terakhir, komputasi cloud sudah berkembang di beberapa bidang, dan sudah lebih banyak perusahaan telah mengubah strategi mereka karena tingginya tuntutan untuk beralih ke cloud.

Ada banyak keunggulan dari teknologi cloud ini. Cloud merupakan lingkungan TI yang mengabstraksi, mengumpulkan, dan berbagi sumber daya yang dapat diskalakan di seluruh jaringan. Teknologi ini memungkinkan pengiriman layanan komputasi sesuai permintaan, dari aplikasi hingga penyimpanan dan kekuatan pemrosesan.

Dalam beberapa tahun terakhir, komputasi cloud sudah mendewasa di beberapa bidang, dan sudah banyak perusahaan yang mengubah strategi mereka karena tingginya tuntutan untuk beralih ke cloud.

Pasar Cloud US$ 832,1 Miliar

Menurut sebuah laporan dari Research and Markets, pasar komputasi cloud global diperkirakan akan tumbuh menjadi US$ 832,1 miliar pada tahun 2025. Penganggaran belanja cloud publik di delapan negara dengan ekonomi besar di Asia Pasifik (APAC) seperti Australia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura , Thailand, dan Vietnam tumbuh pada tingkat yang lebih cepat dibanding di Amerika Serikat dan Eropa Barat. Di Indonesia, tren komputasi cloud tentunya tengah naik daun.

Menurut laporan Boston Consulting Group, dengan CAGR sebesar 25 persen, pasar cloud dalam negeri diperkirakan akan tumbuh menjadi US$0,8 miliar pada tahun 2023.
Dengan hasil penelitian tersebut dan keunggulan yang ditawarkan, kini saat yang tepat bagi perusahaan beralih ke cloud. Namun demikian, sebelum memutuskan untuk memigrasikan infrastruktur TI ke cloud, para pemimpin TI perlu membangun fondasi bisnis yang kuat untuk mewujudkannya.

BACA JUGA:  Gencar Ekspansi, Kargo Tech Proyeksi Pertumbuhan Hingga 3.000 Kontainer Per Bulan

Contoh kasus, pada tahun 2008, perusahaan raksasa streaming media Netflix mengalami insiden kritis ketika perusahaan mendorong firmware ke susunan disk yang merusak databasenya. Butuh tiga hari bagi Netflix untuk pulih kembali dari insiden tersebut, yang pada akhirnya mendorong tim manajemen untuk membuat keputusan untuk pindah ke cloud. Contoh kasus lain adalah Swire Coca-Cola, divisi dari perusahaan konglomerat terdiversifikasi yang berbasis di Hong Kong dan London.

Perusahaan ini menghadapi tantangan dalam menykalakan bisnis dan kendala untuk bisa cepat menyesuaikan kecepatan perubahan pasar karena arsitektur TI lawasnya. Menghadapi tuntutan bisnis yang ada, Swire Coca-Cola kemudian menutup tiga pusat data lokalnya dan memigrasikan semua sistem bisnisnya ke cloud.

Cloud menghadirkan sumber daya TI yang andal yang mampu memfasilitasi perusahaan fleksibilitas guna meningkatkan atau menurunkan skala sesuai dengan kebutuhan mereka sekaligus tetap menghemat biaya terendah. Dari contoh kasus di atas, dua faktor penting harus dipertimbangkan saat membangun
fondasi bisnis, yaitu:


a. Pahami betul berapa sesungguhnya biaya infrastruktur yang ada

Beberapa pengeluaran termasuk biaya menjalankan data center, leased line, dan server; rincian spesifikasi seperti CPU, core, dan RAM; serta biaya penyimpanan. Tim TI perlu menghitung biaya aplikasi dan, tergantung opsi mana yang lebih hemat, perusahaan dapat mengganti pusat data lama, menghosting ulang di cloud, membangun kembali untuk teknologi cloud, atau membeli paket Software as a Service. Setiap opsi memiliki implikasi biaya yang berbeda. Biaya lain seperti memiliki tim TI khusus untuk mengelola infrastruktur juga harus dipertimbangkan.

Namun, tanpa opsi untuk mencari tahu dan bekerja sama dengan penyedia lain, pilihan terakhir vendor untuk infrastruktur yang ada dapat membatasi dan merugikan bisnis perusahaan.

BACA JUGA:  Dukung Operasional KA Cepat, Huawei Siapkan Jaringan Komunikasi Terpadu


b. Tentukan sistem cloud mana yang terbaik untuk perusahaan

Perusahaan harus berhati-hati memutuskan sistem mana yang dapat diterapkan untuk kebutuhan perusahaan. Baik itu cloud on-premise, cloud hosting, atau cloud hybrid, pilihannya tergantung pada kebutuhan dan tujuan perusahaan yang berdasar pada kondisi bisnisnya.


c. Cloud On-Premise


Lingkungan cloud on-premise perlu memiliki pusat data sendiri untuk menghosting server cloud, dan harus memiliki tim TI internal untuk mengelola dan mengontrol penuh infrastruktur, keamanan, database, dan konfigurasi server. Semua biaya dan tanggung jawab terkait pemeliharaan server dilakukan oleh perusahaan sendiri. Disarankan memiliki solusi manajemen pengingat terintegrasi guna memastikan semua sistem dapat terpantau.


d. Cloud Hosting


Karena banyak penyedia cloud menawarkan hosting server di pusat data mereka dan perusahaan hanya perlu membayar untuk perangkat lunak saja, lingkungan cloud hosting adalah pilihan hemat biaya.


Namun, meskipun ini adalah layanan terkelola, tanggung jawab pembaruan sistem keamanan dan keamanan jaringan secara keseluruhan tetap berada di tangan tim TI internal.


Tim keamanan harus mempertimbangkan untuk menerapkan solusi manajemen titik akhir terpadu yang komprehensif untuk mengontrol, mengakses, mengamankan, dan meningkatkan semua titik akhir dan aset perusahaan dari konsol pusat.


e. Cloud Hybrid


Banyak perusahaan menggunakan kombinasi solusi cloud on-premise dan hosting untuk mengelola data mereka dan menyebarkan informasi ke lokasi lain. Layanan ini direkomendasikan bagi perusahaan yang ingin menambahkan aplikasi atau mobilitas ke sistem on-premise mereka.


Dengan setup cloud hybrid, solusi pemantauan performa yang terkonsolidasi dapat membantu mengawasi cloud publik dan privat serta menyelesaikan manajemen log.
Migrasi cloud sangat cocok untuk perusahaan startup yang tumbuh cepat yang ingin meningkatkan skala dengan cepat, tetapi juga patut dipertanyakan apakah mengubah infrastruktur yang ada sejalan dengan strategi perusahaan. Sebelum bergegas bermigrasi ke cloud, sebaiknya pertimbangkan variabel, dampak pro dan kontranya, dan tentunya pilih opsi yang paling menguntungkan bisnis perusahaan.

BACA JUGA:  AR&Co Hadirkan Solusi Teknologi Imersif di SPORTEC 2023
Tags: strategi cloud
Previous Post

Pertama di Dunia, 3 Mall Ini Tawarkan Pengalaman Mall 4.0

Next Post

Inovasi KRATON Tingkatkan Kinerja BPR Jwalita Trenggalek

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Wellness Gathering, Garmin Ajak Perempuan Memahani Energi dan Pemulihan Tubuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik Kreator dan Gamer, Acer Rilis Predator Helios Neo 16S AI Generasi Terbaru Berperforma Buas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Segera Hadir di Indonesia, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro Suguhkan Desain Elegan Golden Mountain Glow

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto