ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Menurut Penelitian, Iklan Video Dapat Mendorong Transaksi Pembelian Produk

Teguh Imam Suyudi
18 June 2021 | 09:00
rubrik: Digital, Research
Anak Kecanduan Gadget

Ilustrasi Anak-anak dan Gadget

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam penelitian yang dilakukan TikTok For Business bersama Nielsen dan Toluna, ditemukan bahwa pengguna di platform video akan terus menjelajahi konten sebelum berpindah ke situs web atau aplikasi eksternal.

Hal ini diperkuat dengan data, sebanyak 60 persen pengguna YouTube sepakat dengan hal tersebut bersama dengan 58 persen pengguna TikTok, 45 persen pengguna Instagram, dan 40 persen pengguna Facebook. Hal itu berarti para marketer disarankan untuk melihat lebih jauh dari sekadar perilaku klik langsung yang dilakukan pengguna, agar dapat mengukur engagement secara akurat.

Sebelumnya diberitakan AppsFlyer telah merilis Laporan Atribusi View-Through (View-Through Attribution, VTA) perdana mereka yang menyoroti tentang bagaimana iklan dan video memberikan pengalaman yang imersif dan menarik sehingga para pengguna memiliki kecenderungan 1,5 kali lebih tinggi dalam melakukan transaksi pembelian suatu produk.

VTA merupakan sebuah matriks penting untuk mengukur user journey secara akurat dalam lanskap digital marketing, karena banyak pengguna akan membeli barang atau mengunduh aplikasi di tahap-tahap akhir. Laporan itu mengindikasikan bahwa seluruh negara di kawasan Asia Tenggara memiliki VTA window setidaknya 24-48 jam dengan rasio konversi hingga mencapai 83,8%.

Laporan terkini dari AppsFlyer meneliti jumlah tayangan (impression), memeriksa konten video, dan performa kampanye VTA di 6 negara Asia Tenggara (Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia dan Filipina) dan 9 industri (Shopping, Travel, Gaming, Keuangan, Hiburan, Pendidikan, Makanan & Minuman, Lifestyle, dan Health & Fitness) selama periode kuartal ke-4 tahun 2020 hingga Februari 2021.

Menurut laporan itu, iklan berformat video telah berkembang begitu pesat di kawasan Asia Tenggara. Di tengah proses pergeseran menuju ekosistem digital di Asia Tenggara, iklan video telah menjadi mekanisme yang berkembang, menyumbang sebanyak 40 persen dari semua biaya iklan terprogram di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Iklan Video Mempengaruhi dan Berdampak Pada Perilaku Pembelian di Asia Tenggara

Iklan video pendek berdurasi sekitar 10 detik mendorong instalasi atau aktivitas pasca-instalasi di platform seperti TikTok. Hal ini menjadikan metode iklan tersebut sebagai pilihan populer bagi para pengiklan untuk kampanye mereka.

Baca: Time-in-View dari IAS, Solusi Atasi Ad Fraud di Iklan Digital

Perkembangan penggunaan video telah mengarahkan para marketer untuk menggunakan model VTA guna mengatribusi upaya pemasaran mereka sebaik mungkin, dibandingkan saat menggunakan inventaris non-video.

Laporan VTA tersebut juga menekankan bahwa para marketer masih perlu menerapkan call-to-action untuk mendorong konversi — karena metrik Tayangan-dibanding-Instalasi (Impression-to-Install) masih terhitung rendah.

Laporan tersebut juga menyoroti tingkat VTA yang lebih tinggi pada kategori yang membutuhkan proses pertimbangan yang lebih lama seperti Keuangan. Di antara semua industri yang telah diteliti, kategori Keuangan secara khusus menunjukkan bahwa meskipun jumlah tayangan video lebih rendah, ada lebih banyak konversi yang terakreditasi ke atribusi view-through.

Tingkat VTA yang tinggi juga terlihat di industri lain seperti E-commerce dan Media & Hiburan, dengan tingkat VTA terendah di Gaming — yaitu rata-rata kurang dari satu hari di semua negara.

Maka dari itu, para marketer harus mempertimbangkan kemungkinan untuk menyesuaikan ulang model atribusi mereka sesuai dengan industri masing-masing, dan menerapkan VTA sebagai metrik yang penting untuk konversi, karena terdapat banyak pengguna yang mungkin tidak langsung mengambil tindakan pada penayangan iklan pertama mereka.

Laporan AppsFlyer menganalisis lebih dari 14.600 aplikasi, 10,39 miliar instalasi, dan 6,3 miliar konversi pemasaran ulang, dan memperhitungkan atribusi click-through (CTA) dan atribusi view-through (VTA).

CTA mencatat instalasi yang dilakukan setelah pengguna mengklik iklan, sementara VTA mencatat tayangan iklan yang berujung pada instalasi meskipun pengguna tidak langsung mengklik iklan. Aplikasi terkadang dapat di-install satu atau dua hari setelah pengguna melihat iklan, dan dapat membantu marketer memahami perjalanan pelanggan di lanskap digital pada umumnya.

BACA JUGA:  Kominfo Gunakan Beragam Teknologi Untuk Akses Internet di Daerah

Baca: Iklan Digital Sukses Pengaruhi Lebih 50 Persen Anak Indonesia Berbelanja Online

Tags: AppsFlyer
Previous Post

Iklan Video Mempengaruhi dan Berdampak Pada Perilaku Pembelian di Asia Tenggara

Next Post

Punya Interface Baru, Samsung SmartThings Sajikan Pengalaman Lebih Dinamis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • XL HOME Merambah Sejumlah Kota di Jawa Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Predator Gaming Dipercaya Jadi Penyedia Perangkat Resmi Berbagai Turnamen VALORANT Esports 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Inovasi Mitra, SailPoint Luncurkan Unified Platform Access

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto