Home Indeks Digital Time-in-View dari IAS, Solusi Atasi Ad Fraud di Iklan Digital

Time-in-View dari IAS, Solusi Atasi Ad Fraud di Iklan Digital

Integral Ad Sciense (IAS) meluncurkan tolok ukur Media Quality Report terbaru untuk Indonesia yang mengungkap sejumlah faktor penting yang merusak nilai periklanan digital. Laporan terbaru ini juga mencakup metrik viewability, fraud, brand safety, dan untuk pertama kalinya time-in-view.

Time-in-View dari IAS, Solusi Atasi Ad Fraud di Iklan Digital
Laura Quiqley, MD, Asia Tenggara, IAS memberikan penjelasan tentang Ad Fraud, Jakarta, (8/7)

Metrik time-in-view yang baru diluncurkan di Indonesia oleh Integral Ad Science (IAS), melaporkan waktu paparan (exposure) yang lebih lama bagi iklan-iklan di layar web seluler (mobile web) ketimbang layar komputer desktop; penayangan iklan digital yang bersifat langsung dari penerbit media (publisher direct) tampil lebih baik pada layar komputer desktop dan layar web seluler di Indonesia, waktu terlama adalah 17,67 detik bagi penayangan iklan digital yang bersifat langsung dari penebit media pada layar web seluler, dibandingkan 12,87 detik pada layar komputer desktop.

“Saat kami mempelajari cara menguantifikasi atensi audiens selama bertahun-tahun, kami menyadari, upaya mengubah fokus dari metrik impression menjadi metrik yang berbasis pada waktu, dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kalangan pengiklan,” kata Laura Quiqley, MD, Asia Tenggara, IAS di sesi dengan media di Jakarta, (8/7)

“Waktu paparan iklan secara langsung mempengaruhi efektivitas kampanye periklanan. Hal tersebut dengan tepat menjadi alasan yang sangat penting sehingga kami menawarkan metrik-metrik tersebut dalam tolok ukur IAS Media Quality. Data tersebut menjadi landasan yang dibutuhkan para pengiklan di Indonesia untuk memahami atensi konsumen dengan lebih baik lagi di masa mendatang.”

Baca: Maraknya Penipuan Periklanan Digital Jadi Bahasan di Pertemuan MMA

Nilai Iklan Digital Terus Meningkat

Menurut eMarketer, belanja iklan global akan naik dari US$ 280 miliar pada 2018 menjadi hampir senilai US$ 330 miliar pada 2019. Sementara, nilai belanja iklan digital di Indonesia akan menembus US$ 639,9 juta pada tahun ini. Lebih dari seperlima nilai total belanja iklan di Indonesia akan dialokasikan untuk iklan digital.

Time-in-View dari IAS, Solusi Atasi Ad Fraud di Iklan Digital
Presentasi White Paper: “Ad Fraud, Brand Safety, Viewability” oleh IAS, Jakarta, (8/7).

Dengan melonjaknya belanja dan investasi pada media digital, kuosien resiko pada media tersebut menjadi lebih besar.  Memastikan tingginya mutu media dan berkurangnya sampah digital perlu dilakukan demi menghasilkan tingkat kepercayaan dan mutu dari para pengiklan, notabene pihak yang kian dituntut untuk menguantifikasi ROI serta terus menjajaki metrik-metrik yang tepat demi mewujudkanya.

Dorongan untuk menghasilkan dampak positif mengubah cara para pemasar dalam mengukur mutu dari investasi digitalnya, dan dalam hal inilah metrik time-in-view adalah solusinya.

Metrik time-in-view ialah durasi rata-rata saat viewable impression tetap berlangsung. Nilai rata-rata ini mengabaikan aspek impresion yang tidak dapat dihitung menurut standar MRC. Laporan IAS menjadi tolok ukur bagi korelasi antara metrik time-in-view serta konversi dan brand recall yang lebih tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here