GajiGesa menghadirkan fitur Earned Wages (EWA) yang memungkinkan para karyawan dapat menerima pembayaran pro-rata lebih awal dari perusahaan.
GajiGesa adalah startup fintech yang fokus pada pengelolaan gaji karyawan dan didirikan tahun 2020 oleh Vidit Agrawal dan Martyna Malinowska.
Latar belakang pendiriannya karena saat ini di Indonesia masih banyak perusahaan yang belum mengunakan teknologi untuk pengelolaan payroll, sehingga banyak pekerjaan administrasi terkait pembayaraan gaji masih di lakukan secara manual.
Akibatnya, sering timbul permasalahan seperti tidak adanya fleksibilitas dalam benefit bagi karyawan, terkadang BPJS tidak dibayarkan, pajak tidak dibayarkan serta kurangnya optimalisasi teknologi dan digitalisasi oleh perusahaan terutamanya di sektor informal.
Lewat fitur EWA, GajiGesa ingin membantu perusahaan di Indonesia dengan menawarkan kas yang sehat dan menjaga kestabilan perusahaan.
Sementara bagi karyawan dapat mendapatkan gaji lebih awal hingga dapat mengurangi ketergantungan karyawan untuk pinjaman tenor pendek ataupun rentenir untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya sehingga mengurangi stres finansial yang mereka hadapi.
EWA bukan dana talangan oleh perusahaan, namun merupakan pembayaran kepada karyawan berdasarkan hasil jam kerja dan merupakan hak karyawan atas kerja kerasnya.
“Prinsip utama kami adalah menciptakan nilai tambah yang kongkrit di lapangan, kami ingin menciptakan dampak positif bagi pekerja terutamanya para karyawan yang bekerja secara gigih namun tidak pernah mendapatkan credit scores oleh lembaga finansial atas usaha dan waktu yang mereka luangkan,” kata Vidit Agrawal, Co-Founder GajiGesa dalam keterangannya, 29/07/2021.
“Kelebihan utama menggunakan GajiGesa adalah fleksibilitas yang ditawarkan dan dapat diakses kapan saja di mana saja dan secara real-time,” klaim Vidit.
Baca: Riset: Karyawan Indonesia Memilih Pinjam Uang ke Rentenir














