Jakarta, ItWorks- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menerima kunjungan peneliti dari Tim Riset Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI). Kunjungan dari Tim Riset UI ini dilakukan dalam rangkaian menjalani penelitian terkait Analisis dan Optimalisasi Peran Sosial Network dalam Pengembangan Smart City di Indonesia.
Kunjungan Tim Penelili Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI ini diterima, di Ruang Tangerang LIVE Room, (14/7/22) yang juga dihadiri dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Tangerang. Di antaranya mulai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang penliti UI, Rr Ratih Dyah Kusumastuti menyatakan dalam kunjungan ini, ia bersama timnya tengah menjalani penelitian terkait Analisis dan Optimalisasi Peran Sosial Network dalam Pengembangan Smart City di Indonesia. “Dalam hal ini, selain Kota Tangerang kami juga mengunjungi Cilegon, Bandung dan Padang. Penelitian kita ingin melihat bagaimana sebuah kota menjadi pintar (smart city) dan tangguh terhadap bencana. Untuk di Kota Tangerang lebih kepada penanganan covid yang sampai menerima sebuah penghargaan,” jelas Ratih dilansir portal web resmi Pekot Tangerang, (14/07/2022).
Sementara itu, Kepala Diskominfo, Kota Tangerang, Indri Astuti menuturkan, dalam kunjungan ini, Pemkot Tangerang memberikan pemaparan terkait implementasi Smart City yang diterapkan di Kota Tangerang. “Tadi khususnya yang dipaparkan adalah sejumlah aplikasi yang diciptakan Pemkot Tangerang, terutama untuk proses pengendalian pandemi covid-19. Salah satunya aplikasi Si Gacor, Avatar dan Aman Bersama hingga Info Covid,” jelas Indri.
Ia pun memastikan, Pemkot Tangerang terbuka untuk siapa pun yang ingin belajar atau sama-sama belajar terkait apa yang dimiliki di Kota Tangerang. Termasuk keberhasilan Pemkot Tangerang dalam implementasi konsep smart city, pengembangan aplikasi maupun terkait kebijakan pendukungnya. “Pemkot Tangerang terbuka untuk siapa pun,” pungaksnya. (AC)














