ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Tujuh Tips Memitigasi Risiko Siber Ke Media Sosial Perusahaan di 2023

Ahmad Churi
17 January 2023 | 16:38
rubrik: Tips & Trick
Ini Tujuh Tips Memitigasi Risiko Siber Ke Media Sosial Perusahaan di 2023
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Meningkatnya transformsi digital di kalangan dunia usaha sejak pandemi covid-19, di sisi lain juga dibayangani ancaman kejahatan siber yang makin tinggi. Salah satunya ancaman terhadap media sosial perusahaan (korporat) yang berkembang cepat yang diprediksi masih menjadi tantangan besar di 2023 seiring dengan keterampilan rekayasa sosial para pelaku kejahatan siber.

Terkadang teknik mereka mencapai tingkat tinggi, sehingga bahkan administrator jaringan perusahaan yang paham teknologi pun tidak dapat membedakan antara penipuan dan kebenaran. Karena banyak bisnis menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk dan layanan mereka, ancaman ini relevan bagi sejumlah besar perusahaan.

Guna membantu mereka tetap aman, pakar Pakar Analisis Spam di Kaspersky- menawarkan saran berikut untuk memitigasi risiko dunia maya yang terkait dengan media sosial pada tahun 2023 yang dilansir dalam rilis pers (17/01/2023), di Jakarta berikut ini:

Berhati-hatilah dengan pesan langsung (direct message) dan folder draft, hapus informasi lama yang tidak relevan.

Perusahaan harus berhati-hati dalam menyimpan informasi sensitif dalam pesan langsung – ini dapat menimbulkan risiko dunia maya. Orang sering menggunakan media sosial perusahaan untuk melakukan penulisan brand, meminta bantuan, menggunakan produk atau layanan pemegang akun.

Selain itu, beberapa kemitraan, seperti dengan blogger, dapat dinegosiasikan melalui pesan langsung. Terkadang informasi pribadi atau keuangan dibagikan selama percakapan ini, yang dapat tetap berada di folder pesan lama setelah melakukan interaksi.

Jika ada pelanggaran yang memungkinkan penjahat dunia maya mendapatkan akses tidak sah ke akun, data sensitif dapat bocor atau digunakan untuk meluncurkan serangan.

Untuk menghindari risiko ini, biasakan untuk menghapus pesan yang tidak relevan saat percakapan selesai dan informasi di dalamnya tidak lagi relevan. Hal yang sama berlaku untuk posting . Ada baiknya meninjau dengan cermat apa yang disimpan di folder draft dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:  Kiat Membantu Tim Keamanan Siber dari Ancaman Kelelahan

Meninjau postingan lama untuk meminimalkan risiko reputasi

Kekuatan reputasi berkembang: setiap kata, tindakan, dan keputusan dapat membantu atau bahkan merusak citra perusahaan. Segala sesuatu yang dipublikasikan secara online juga sangat kritikal dalam keamanan dunia maya.

Ketika informasi sensitif (kembali) muncul di depan umum, hal itu hampir selalu berakhir dengan rusaknya reputasi perusahaan dan dapat menimbulkan kerugian finansial. Agar tetap aman, luangkan waktu untuk meninjau postingan yang sudah dipublikasikan, karena mungkin berisi informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan saat ini – bisa berupa lelucon yang tidak pantas hingga kampanye iklan yang kontroversial. Apa yang normal kemarin, bisa menimbulkan reaksi publik yang negatif hari ini. Tinjauan publikasi yang dibuat selama beberapa tahun terakhir sebagian besar mengurangi risiko kerusakan reputasi tersebut.

Hati-hati memposting kisah sukses Anda

Setelah menandatangani kontrak atau mencapai kesepakatan, perusahaan tentu ingin memposting pemberitahuan di media sosial untuk memberi tahu sebanyak mungkin orang tentang kesuksesan bisnisnya. Tetapi kita benar-benar perlu menyadari apa yang menjadi perhatian para penjahat dunia maya. Jika calon penyerang mengetahui siapa pemasok atau kontraktor Anda, serangan dapat muncul dengan berbagai skema seperti meniru identitas pihak ketiga tersebut, meretas akun hingga bertindak atas nama mereka.

Selain itu, semakin jelas struktur dan metode kerja perusahaan tergambar di media sosial, semakin mudah bagi penjahat dunia maya untuk mempersiapkan serangan. Misalnya, jika calon penyerang mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas keuangan, mereka dapat berpura-pura menjadi supervisor orang tersebut dan mencoba membujuk untuk segera mentransfer sejumlah besar uang ke akun palsu untuk “menemukan kesepakatan” atau “membeli peralatan yang diperlukan”. Menggunakan berbagai teknik rekayasa sosial, penjahat dunia maya dapat secara meyakinkan menyamar sebagai orang lain, dan korban tidak akan menyadari penipuan tersebut.

BACA JUGA:  Cara merekam layar di Mac Anda

Peringatkan pendatang baru tentang risiko yang terkait dengan memposting “pekerjaan baru” di media sosial.

Setelah mendapatkan pekerjaan baru, karyawan pendatang biasanya akan membagikan pengalamannya di media sosial, tetapi mereka belum memahami bagaimana proses keamanan siber dibangun di perusahaan. Misalnya, cara kerja identifikasi atau dengan siapa mereka dapat berbagi informasi sensitif. Oleh karena itu, karyawan baru lebih rentan terhadap serangan siber.
Untuk mengurangi risiko, tawarkan pelatihan keamanan informasi kepada bagi para karyawan baru, dan beri tahu mereka untuk sangat berhati-hati saat memposting tentang pekerjaan baru.

Kontrol akses akun (dan jangan lupa untuk mengubah kata sandi saat karyawan mengundurkan diri)

Login, kata sandi, dan akses ke alamat email yang digunakan untuk membuat akun media sosial sama berharganya dengan dokumen internal perusahaan lainnya. Jika seorang karyawan yang memiliki akses ke akun dan data otentikasi keluar dari perusahaan, menerapkan aturan perubahan kata sandi sama pentingnya seperti memblokir akses mereka ke jaringan perusahaan. Pertama-tama, ubah kata sandi untuk akun email yang ditautkan ke jejaring sosial perusahaan; kemudian putuskan tautan nomor ponsel eks karyawan dan periksa metode otentikasi lainnya – misalnya, email cadangan.

Jangan abaikan otentikasi dua faktor

Akun apa pun di jejaring sosial, apalagi akun perusahaan, harus dilindungi dengan aman. Otentikasi dua faktor adalah pengaturan yang mutlak diperlukan untuk semua jenis akun.

Alamat email yang ditautkan ke akun harus dilindungi seperti akun media sosial itu sendiri. Seringkali serangan dimulai dengan akses awal ke email. Setelah membobol akun, penyerang dapat mengonfigurasi filter di pengaturan kotak surat untuk menghapus semua email dukungan dari jejaring sosial. Oleh karena itu, pengguna tidak akan dapat memulihkan akses ke akunnya, karena semua email akan dihapus secara otomatis. Belum lagi dalam situasi stress, pengguna tidak akan memeriksa filter mana yang saat ini dikonfigurasi di email.

BACA JUGA:  Cara Cek Pemakaian Daya Listrik Pascabayar

Cara terbaik adalah mendaftarkan akun media sosial menggunakan alamat email perusahaan. Pertama-tama, ini lebih terlindungi (dengan asumsi perusahaan memprioritaskan keamanan siber). Selain itu, spesialis keamanan internal dapat memblokir akses ke email tersebut beserta semua akses ke jaringan perusahaan.

Berikan karyawan Anda pelatihan anti-phishing

Untuk memitigasi risiko siber di jaringan media sosial, tidak cukup hanya melindungi akun perusahaan Anda secara teknis, penting juga untuk melakukan pelatihan khusus bagi karyawan tentang keamanan informasi, berbagai jenis phishing, dan ancaman lainnya. Menurut statistik pengguna di Kaspersky Gamified Assessment Tool, yang dirancang untuk mengedukasi pekerja dan membantu manajer dalam mengukur keterampilan dunia maya mereka, hanya 11% dari hampir 4.000 karyawan menunjukkan kesadaran keamanan dunia maya tingkat tinggi pada tahun 2022, sementara 28% tidak dapat membuktikan kecakapan keamanan dunia maya yang memadai.

“Penyerang menggunakan metode rekayasa sosial yang canggih. Bahkan perwakilan generasi yang paling maju seperti Gen Z sekali pun bisa dikelabui oleh mereka. Faktor manusia tidak dapat dikurangi menjadi nol, tetapi dapat diminimalkan sebanyak mungkin dengan bantuan pelatihan khusus.” kata Anna Larkina, pakar analisis konten web di Kaspersky, menambahkan.
Kaspersky merupakan perusahaan global cybersecurity, yang sudah berdiri sejak tahun 1997. Kaspersky terus berkembang dengan solusi dan layanan keamanan dalam melindungi bisnis, infrastruktur penting, pemerintah, hingga untuk konsumen. (AC)

Tags: Tips Memitigasi Risiko Siber Ke Media Sosial Perusahaan
Previous Post

CGC Siap Gelontorkan Dana Rp300 Miliar ke Startup D2C/Consumer-focused

Next Post

APJII Menyesalkan Terjadinya Dugaan Tindak Pidana di Proyek Pembangunan BTS BAKTI Kominfo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pembesut Lampu Philips Hadirkan Solusi Disinfeksi Berteknologi UV-C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laptop Premium Lenovo ThinkPad P14s dan P15s Segera Hadir di Indonesia, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MSI Institut Gelar Pelatihan IT Security Dan Data Privacy di Yogyakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto