ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Lewat Jajaran Produk Baru, Intel Dukung Akselerasi Penerapan 5G

Fauzi
28 February 2023 | 12:00
rubrik: Product
Lewat Jajaran Produk Baru, Intel Dukung Akselerasi Penerapan 5G
Share on FacebookShare on Twitter

Lebih dari satu dekade, Intel dan para mitranya telah menjalankan misi memvirtualisasi jaringan di seluruh dunia dari inti hingga ke RAN (Radio Access Network) lalu ke luar ke edge, memindahkan mereka dari hardware dengan fungsi tetap (fixed-function) menjadi platform yang bisa diprogram dan diatur oleh software (software-defined), sehingga membuat jaringan menjadi lebih agile dan pada saat yang sama menurunkan kompleksitas dan biaya.

Sekarang para operator siap melayani para pengguna berikutnya dengan menghadirkan fungsionalitas cloud-native untuk mengotomatisasi, mengelola, dan merespons campuran data dan layanan yang semakin beragam, memberikan kecerdasan yang dibutuhkan organisasi di edge operasi mereka.

Hari ini, Intel mengumumkan serangkaian produk dan solusi yang mendorong transisi dan dukungan industri yang luas, mulai dari operator terkemuka, original equipment manufacturer (OEM), dan independent software vendor (ISV).

Sachin Katti, senior vice president and general manager, Network and Edge Group di Intel, mengatakan Intel memberdayakan cloud, jaringan, dan perusahaan di dunia, memberi Intel insight yang unik tentang di mana harus menempatkan komputasi dan akselerasi di sepanjang rangkaian cloud-to-edge, dan membantu pelanggan melakukan pengembangan untuk memenuhi permintaan pengguna.

“Kemajuan yang telah kami buat dalam platform 4th Gen Intel Xeon untuk menggandakan kinerja vRAN dengan tetap berada dalam jangkauan daya yang sama, hingga menggandakan throughput UPF pada 5G Core, dan mempercepat penerapan pada berbagai jaringan, keamanan, dan layanan edge enterprise, sehingga menjadikan Intel sebagai platform bagi pelanggan kami untuk memodernisasi dan memonetisasi jaringan masa depan mereka, hari ini,” lanjut Sachin.

vRAN
Kebutuhan akan sistem berkinerja tinggi, skalabel, fleksibel, dan hemat energi mendorong transformasi jaringan seluler dari silikon dan infrastruktur berbasis hardware dengan fungsi tetap menjadi platform berbasis software yang sepenuhnya tervirtualisasi yang berjalan pada prosesor yang general-purpose. Mempercepat virtualisasi RAN memposisikan communication service provider (CoSP) untuk memenuhi kebutuhan masa depan sambil meningkatkan efisiensi energi RAN dan mengurangi total biaya kepemilikan (TCO).

BACA JUGA:  Intel Juga Ungkap Desain Intel Evo Baru dan Prosesor N-Series di CES 2023

Dengan dukungan industri yang luas, mulai dari Advantech, Capgemini, Canonical, Dell Technologies, Ericsson, Quanta Cloud Technology, Rakuten Mobile, Red Hat, SuperMicro, Telefonica, Verizon, VMware, Vodafone dan Wind River, di antaranya, Intel meluncurkan prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable dengan Intel vRAN Boost.

Dengan mengintegrasikan sepenuhnya akselerasi vRAN ke dalam sistem-on-chip (SoC) Intel Xeon dan tidak memerlukan lagi kartu akselerator eksternal, Intel menghadirkan peningkatan kapasitas sebesar 2x lipat dari generasi ke generasi dalam jangkauan daya yang sama dan hingga penghematan daya tambahan sebesar 20% dengan akselerasi terintegrasi, yang berada di atas dan di luar peningkatan kinerja per watt platform 4th Gen Intel Xeon yang sudah luar biasa. Dengan kombinasi inovasi pemrosesan dan integrasi fitur ini, Intel berharap performa-per-watt pada prosesor 4th Gen Xeon Scalable dengan Intel vRAN Boost akan menyamai atau bahkan lebih baik dibandingkan kartu akselerator Layer 1 SoC terbaik di pasaran saat ini, serta memberikan manfaat dari jaringan virtual yang diatur oleh software.

Jaringan 5G Core
Di inti jaringan, Intel memimpin evolusi ke arsitektur cloud-native berbasis layanan dengan solusi terbuka untuk mengatasi tantangan seperti kinerja, TCO, efisiensi daya, keamanan, dan kurangnya visibilitas di seluruh stack jaringan. Solusi hardware dan software Intel akan memungkinkan jaringan 5G Core untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas dalam mencapai keseimbangan antara critical business dan kebutuhan pelanggan untuk efisiensi daya, kinerja, dan latensi.

Untuk lebih membantu operator jaringan dalam memodernisasi jaringan mereka, mengurangi total biaya kepemilikan (TCO) pada 5G Core, Intel mendemonstrasikan prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable yang kini menghasilkan kinerja 1 Tbps pertama di industri untuk beban kerja 5G UPF dalam sebuah dual-socket server, selanjutnya divalidasi oleh Samsung.

BACA JUGA:  Intel Core Ultra Series 3, Ini Sekilas tentang Keunggulannya

Selain itu, software referensi Intel Infrastructure Power Manager untuk 5G Core yang baru secara dinamis menyesuaikan konsumsi daya pada run-time server dengan lalu lintas data tanpa mengorbankan indikator kinerja utama seperti throughput, latensi, dan packet drop.

Saat pengujian software ini dengan Casa Systems, NEC, dan Nokia, secara signifikan mengurangi waktu untuk menghadirkan solusi di pasar bagi para ISV dan operator dengan menyederhanakan akses ke kemampuan-kemampuan utama dalam prosesor Intel Xeon Scalable generasi ketiga dan keempat, termasuk telemetri daya, status kontrol daya granular, dan perubahan frekuensi latensi rendah. Para operator dapat menggunakan software referensi untuk mengurangi TCO pada jaringan dan mempercepat kemajuan menuju target emisi net zero, karena menyadari potensi penghematan jutaan dolar dan sejumlah besar kompensasi dari pengurangan emisi CO2.

Atur Kecepatan di Edge
Pertumbuhan besar-besaran di edge jaringan, sebagian besar dalam layanan video, akan menentukan sebagian besar lanskap kompetitif penyedia layanan pada dekade ini.

Fasilitas di edge jaringan yang dimiliki operator memberikan mereka keunggulan kompetitif guna mencapai pertumbuhan, namun sulit untuk memprediksi layanan video spesifik mana yang akan lepas landas.

Bersama dengan mitra Broadpeak, China Mobile, Cloudsky, Thundersoft, dan ZTE, Intel memamerkan Intel Converged Edge Media Platform, yang menghadirkan beberapa layanan video dari arsitektur multitenant bersama dan memanfaatkan skalabilitas cloud-native untuk merespons kebutuhan yang terus berubah secara cerdas.

Layanan video – seperti CDN (content delivery network), cloud gaming, mixed realty, dan rendering 3D – dapat dihadirkan dalam satu lingkungan cloud-native yang didukung oleh aplikasi yang diakselerasi oleh CPU dan GPU. Operator tidak perlu lagi berinvestasi dalam sumber daya khusus untuk layanan yang mungkin tidak berjalan.
Sebagai gantinya, mereka dapat membangun arsitektur dengan general purpose di mana berbagai layanan ditempatkan bersama dan dapat memanfaatkan skalabilitas cloud-native untuk secara otomatis mengubah atau mengubah ukuran layanan sesuai dengan kebutuhan yang berubah.

BACA JUGA:  Berbagai gadget aneh yang ditampilkan di ajang Computex 2018

Hadirkan Pilihan Pelanggan dalam Akselerasi
Bersamaan dengan akselerasi jaringan terintegrasi yang ditanamkan ke dalam prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable, Intel memperluas Agilex 7 FPGA dan perangkat ASIC dengan struktur eASIC N5X untuk cloud, komunikasi, dan aplikasi yang embedded.

Ketika para penyedia layanan cloud (CSP) mulai bertransisi dari jaringan 200G ke 400G pada tahun 2023, dengan CoSP akan menyusul pada tahun 2024, perangkat Intel Agilex 7 FPGA AGI 041 akan memungkinkan solusi percepatan infrastruktur 400G generasi mendatang. Perangkat AGI 041 menghadirkan keseimbangan yang tepat antara kapasitas, efisiensi daya, dan kinerja untuk Infrastructure Processing Unit (IPU) 400G dan solusi jaringan.

Selain itu, Intel memberikan kemampuan unik untuk lebih mengoptimalkan biaya dan daya di seluruh solusi infrastruktur 400G milik pelanggan melalui ASIC terstruktur Intel eASIC. Untuk beban kerja jaringan, perangkat N5X080 mampu mengurangi daya pada inti hingga 60% dibandingkan FPGA, sekaligus mengurangi waktu pembuatan prototipe hingga 50% dibandingkan dengan ASIC tradisional.

Tags: intel
Previous Post

Satu Sehat jadi Platform Utama Pemberian Layanan Kesehatan di Indonesia

Next Post

Ini Tantangan Utama Pemanfaatan Platform Satu Sehat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Siapkan SDM Dorong Industri Mamin Nasional Masuk Industri 4.0

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rilis di Indonesia, Begini Spek Lengkap dan Harga Samsung Galaxy A25 5G

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto