Pemahaman masyarakat yang masih rendah terkait dengan data rekam medis yang bersifat privat menjadi salah satu tantangan dalam membangun platform Satu Sehat.
“Tentunya banyak masyarakat belum familier tentang rekam medis karena bersifat personal. Kemudian belum paham apa beda dan manfaatnya bagi dirinya,” jelas Deputi Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Agus Rachmanto dalam Siaran Sehat, di Jakarta, Senin, 27/02/2023.
Sehingga, ia mendorong masyarakat untuk memahami bahwa data rekam medis seseorang bersifat personal sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI (PMK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
Jika sebelumnya data rekam medis hanya diletakkan di rumah sakit, melalui platform Satu Sehat yang dibangun Kemenkes, setiap pasien mempunyai hak mengetahui riwayat penyakitnya, baik dari obat yang dikonsumsi, tenaga kesehatan yang bertugas, maupun fasilitas apa saja yang telah diakses selama berobat.
Oleh karena bersifat personal maka rekam medis bisa dimanfaatkan para dokter atau tenaga medis lainnya dalam memberikan rekomendasi yang lebih baik ketika seorang pasien berobat di tempat lain. Tentunya, setelah pasien memberikan persetujuan ke fasilitas kesehatan untuk membacanya secara mendetail.
Agus mengatakan bahwa rekam medis memang belum menjadi suatu hal yang biasa dalam masyarakat. Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa tidak hanya masyarakat karena nyatanya bagi rumah sakit dari sisi swasta dan vertikal, didapati bahwa sistem dengan model seperti Satu Sehat masih menjadi hal yang baru,
Namun, ia mendorong agar ada peningkatan mutu dan kualitas layanan kesehatan dengan menggunakan bantuan digital harus dibiasakan di masa depan sesuai dengan standar yang sama.
Terkait dengan keamanan data rekam medis maupun data lainnya, Kemenkes memastikan semua terjamin karena pihaknya bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta pihak terkait dalam melakukan sertifikasi aplikasi, menentukan bentuk sistem keamanan, tata kelola teknologi sampai register manajemen dan sumber daya manusianya.
Baca: Satu Sehat jadi Platform Utama Pemberian Layanan Kesehatan di Indonesia














