Kementerian Perindustrian mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong industri makanan dan minuman (mamin) nasional memasuki industri 4.0. Caranya dengan menyelenggarakan kegiatan pendampingan.
Kegiatan pendampingan diawali dengan penyiapan SDM industri yang kompeten untuk melakukan percepatan transformasi digital.
“Tahapan ini meliputi sesi yang berisi penyampaian pengetahuan tentang industri 4.0 dan pembelajaran pembuatan pilot project melalui pelatihan berbasis kompetensi (PBK),” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika pada acara Kick Off Pendampingan Industri 4.0 Sektor Industri Makanan dan Minuman di Jakarta Selatan, Selasa (18/07/2023).
Jenjang selanjutnya adalah sesi pendalaman yang didampingi oleh tenaga ahli dan instruktur tentang pengetahuan dan penggalian ide implementasi industri 4.0 di perusahaan.
Tingkat berikutnya, proses internalisasi dan presentasi pilot project di depan Board of Director (BOD) yang didampingi oleh tenaga ahli dan asesor.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman menyampaikan, kegiatan pendampingan industri 4.0 ini menunjukkan keseriusan dalam upaya mendukung peningkatan daya saing, khususnya sektor mamin nasional.
Baca juga: Era Revolusi Industri 4.0, Generasi Muda Harus Peka Terhadap Kemajuan Zaman














