Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya, Majalah ItWorks bekerja sama dengan sejumlah Asosiasi IT & TELCO Indonesia dan ICT, kembali menggelar ajang penghargaan atas keberhasilan inivasi dan inisiasi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) & Solusi Digital terbesar tingkat nasional – TOP DIGITAL Awards 2023.
Setelah melewati serangkaian proses penilaian melalui riset dan wawancara penjurian yang dilakukan sejak empat (4) bulan lalu, para peraih bintang penghargaan “TOP Digital Awards 2023” akhirnya diumumkan secara langsung pada “Puncak Acara Penghargaan TOP Digital Awards 2023” pada Senin, (4/12/2023), di Raffles Hotel, Jakarta.
Di ajang bergengsi ini PT Xynexis International berhasil meraih Top Digital Awards 2023 # Stars 5 dan TOP Leader on Digital Implementation 2023 yang diberikan kepada Eva Noor, selaku Chief Executive Officer.
Xynexis merupakan perusahaan yang bergerak di industri cyber security yang dalam hal ini memiliki setidaknya empat keunggulan. “Nomor satu itu adalah Expertise In Cyber Security, karena kita dari 2003, hampir 20 tahun betul-betul memang mendalami di sini, DNA kita juga di cyber security dan itulah yang kita kerjakan. Jadi, selain kita punya kelebihan atau expertise di sini, tapi kita punya talent-talent yang memang mumpuni di sini (cyber security),” ungkap Eva Noor.
Lalu yang kedua, Xynexis tidak hanya memiliki pengalaman di satu industri saja, melainkan di berbagai industri. ”Dan ini penting sekali, kenapa? Karena setiap industri itu punya tantangan, punya masalah yang berbeda-beda. Di sini kita bisa lihat mulai dari industri perbankan atau financial yang memang banyak sekali atau sudah aware terhadap cyber security, sampai juga ke perusahaan telekom dan pemerintahan. Dan kita tidak hanya punya satu expertise tapi kita di berbagai industri kita punya expertise-nya,” kata Eva.
Adapun keunggulan yang ketiga adalah kuatnya hubungan Xynexis dengan pemerintahan, private sector, KPK dan POLRI, serta komunitas.
”Ini penting sekali, kenapa? Karena satu perusahaan itu bagus kalau mereka tahu sebetulnya apa regulasi-regulasi terbaru atau operator-operator terbaru itu penting kita harus tahu. Nah, banyak tim dari kita (juga) jadi advisor, baik itu (di) OJK, Kominfo, BSSN, ataupun POLRI dan KPK. Jadi, kita cukup kuat di government dan juga private sector. (Di) private sector itu kita cukup dekat dengan industri financial dan industry telko,” ujar Eva.
Pun dengan pihak komunitas, Eva menegaskan bahwa Xynexis juga memiliki kedekatan dengan banyak komunitas. “Komunitas itu tidak hanya di kota-kota besar saja tetapi komunitas juga banyak di daerah-daerah,” ujarnya.
Keunggulan atau core advantage Xynexis yang keempat adalah cepatnya perusahaan dalam mengadopsi framework Governance, Risk, and Compliance (GRC). Bahkan, Xynexis disebut termasuk perusahaan yang selalu terdepan atau pertama dalam melakukannya.
“Sebagai contoh, kalau sekarang ISO 27001 itu kan menjadi sesuatu yang hype. Orang harus (sertifikasi) ISO 27001, tapi Xynexis itu sudah berbicara framework ini sejak BS7799. Jadi sebelum ISO itu adalah British Standard. Jadi kita sudah berbicara BS7799 di tahun 2005. Nah, 2006 Xynexis itu adalah yang pertama punya ISO 27001, tapi pada waktu itu masih BS7799. Itu yang pertama. Terus kemudian tahun 2007, BS7799 ini berubah menjadi ISO 27001, dan kita yang pertama mendapatkannya, kemudian kita bantu Bank Indonesia untuk mendapatkannya juga, kemudian kita bantu Kementerian Keuangan dan seterusnya. Jadi kita yang pertama,” ungkapnya.
Tidak hanya ISO 27001, Xynexis juga menjadi perusahaan cyber security pertama yang mengadopsi standar PCI-DSS. “Kalau yang tahu, payment itu harus punya standar framework yang harus dilakukan itu namanya PCI-DSS. Nah, kita juga yang pertama di Indonesia mengadopsi framework ini. Jadi, banyak sekali framework-framework yang kita adopsi yang memang kita lebih awal dari pemain-pemain lainnya,” tegas Eva.
Berdiri tahun 2003, Xynexis terus melakukan ekspansi dengan menghadirkan sejumlah layanan seperti NOOSC, SOC pertama di Indonesia, lalu ada HAX, dan IGNITE. Di 2021 Xynexis menghadirkan ExpertiseNow dan 2022 me-launching Privacy Practise, kemudian di tahun 2023 perusahaan memiliki Lab untuk blockchain, cyber security, AI, dan quantum computing.
Puncak acara puncak penghargaan tahunan TOP Digital Awards 2023 atas keberhasilan dalam melakukan transformasi digital dan implementasi bidang Information & Communications Technology (ICT) ini, dihadiri sejumlah Pimpinan Kementerian, Lembaga/Badan, Kepala Pemerintah Daerah, Walikota, Gubernur, serta IT Manager atau Chief technology officer (CTO)/ Chief Information Officer (CIO) dari berbagai perusahaan, organisasi dan institusi untuk menerima langsung penghargaan ini.
“Kegiatan TOP DIGITAL Awards yang diselenggarakan oleh majalah ItWorks ini, sangat selaras dengan arah kebijakan Presiden RI, yakni percepatan transformasi digital guna mendorong peningkatan implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, baik di instansi pemerintahan, korporasi bisnis, maupun institusi lainnya,” ujar Ketua Dewan Juri TOP Digital Awards 2023, Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara, Q. N. SSi, S.Kom.
TOP DIGITAL Awards diselenggarakan setiap tahun oleh majalah ItWorks dari MSI Group, dengan didukung oleh para Pakar dan Dewan Juri dari berbagai asosiasi TI, seperti APTIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer), MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia), APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia), ASPILUKI (Asosiasi Piranti Lunak Indonesia), IDTUG (Indonesia Telecommunication User Group), dan LKN (Lembaga Kajian Nawacita).
Adapun tema yang diangkat dalam TOP DIGITAL Awards 2023 ini, adalah “IT Governance and Cyber Security in Innovation of Business & Services”. Artinya, Tata Kelola TI dan Cyber Security merupakan bagian yang penting dan fundamental dalam mendukung Transformasi Digital di Perusahaan dan Instansi Pemerintahan.
“Kami mengucapkan selamat kepada pemenang TOP DIGITAL Awards 2023, semoga keberhasilan ini makin mendorong semangat implementasi solusi digital di perusahaan dan instansi pemerintahan, dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lainnya,” ujar M Lutfi Handayani.














