Jakarta, Itech – Berdasarkan data hasil survey The Demand Institute yang dioperasikan bersama oleh Nielsen dan The Conference Board yang melakukan survey Mobile Shoping, Banking and Payment Report, lebih dari 30.000 konsumen online di 63 negara seluruh Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Utara dengan mempergunakan perangkat Mobile Commerece dengan melakukan berbagai transaksi dengan elektronik (mobile). Hasil survey ini memperkirakan dalam sepuluh tahun mendatang akan mengalami lonjakan pembayaran tanpa uang tunai konsumen sebesar USD 10 Triliun. Survey dilaksanakan 1-23 Maret 2016.
Financial Service Leader Nielsen Eropa, Stuart Tagg mengatakan, Mobile Commerece memiliki implikasi yang sangat besar pada keseluruhan ekosistem ritel. Perangkat mobile tidak hanya membawa konsumen baru ke ekonomi yang modern dan terhubung, tapi juga memberikan pengalaman yang dapat lebih personal, karena produk dan layanan jasa dapat lebih disesuaikan dengan perilaku, kebutuhan dan preferensi konsumen. Namun untuk mendorong penerimaan dan penggunaan harus dimulai dengan pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana konsumen berbelanja dan bertransaksi dalam dunia digital, dan kemudian menggunakan pemahaman itu untuk merancang strategi-strategi seputar kebiasaan dan prefensi mereka, tegas Tagg.
Tagg menjelaskan, Secara global perangkat mobile adalah teman belanja yang sangat diperlukan untuk membandingkan harga 53%, mencari informasi tentang produk 52%, membuat keputusan belanja yang lebih baik 42%. Di seluruh dunia, 38% responden mengatakan bahwa mereka membeli produk atau jasa menggunakan aplikasi mobile dalam enam bulan terakhir, dan 34% mengatakan bahwa mereka telah menggunakan aplikasi mobile untuk melakukan pembelian pada periode yang sama. Setengah responden di Cina 50%, dan sekitar setengah di India 49% dan Vietnam 46% mengatakan bahwa mereka membeli produk atau jasa mengunakan perangkat mobile dalam enam bulan terakhir, terang Tagg
Lantas lanjut Tagg, Aktifitas perbankan mobile seperti mengakses informasi rekening 47% dan membayar tagihan 42% ini adalah yang lebih umum dilakukan dibandingkan dengan menstranfer uang antar bank 36%. Negara-negara dengan tingkat tertinggi dalam pengunaan perbankan mobile termasuk Cina, Afrika Selatan, Venezuela, India dan Swedia.
Di seluruh dunia, hanya sedikit diatas seperempat responden 27% yang mengatakan bahwa mereka sangat mungkin melakukan transaksi perbankan hanya melalui aplikasi mobile. Transaksi yang dilakukan hanya melalui perangkat mobile paling popular di Negara-negara berkembang dengan populasi penduduk tanpa rekening bank yang besar, dengan tingkat tertinggi di India 46%, Indonesia 37%, Meksiko 34%, dan Turki 34%.. Hanya 28% responden global yang sangat mungkin menggunakan pembayaran melalui perangkat mobile di bar, restoran atau toko ritel dengan tingkat tertinggi di India 46% dan Cina 45%. (albarsah) .














