ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Didominasi Insiden Keamanan Jaringan, 88% Perusahaan Menjadi Sasaran Serangan

Fauzi
22 January 2025 | 18:00
rubrik: Research
Didominasi Insiden Keamanan Jaringan, 88% Perusahaan Menjadi Sasaran Serangan

Ilustrasi, Image: Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan laporan Kaspersky IT Security Economics terbaru, sepanjang tahun 2024, jenis insiden keamanan yang paling umum dihadapi oleh Perusahaan adalah terkait dengan perlindungan jaringan. Sebesar 88% bisnis menghadapi musuh yang mencoba menyusup ke jaringan mereka, sementara lebih dari 60% perusahaan melaporkan insiden di mana pelaku kejahatan siber mengeksekusi kode berbahaya dalam jaringan mereka atau mencoba berkomunikasi dengan sistem yang disusupi dan mengambil alih kendali.

Perusahaan besar mengalami tingkat insiden keamanan jaringan tertinggi meskipun telah menerapkan langkah-langkah perlindungan yang paling komprehensif. Perusahaan kecil dan menengah juga menghadapi tantangan serupa, dengan persentase insiden yang signifikan disebabkan oleh tindakan yang disengaja atau tidak disengaja dari karyawan mereka sendiri.

Ancaman keamanan jaringan masih menjadi hal yang paling mengkhawatirkan bagi bisnis
Tujuan dari serangan yang menargetkan keamanan jaringan adalah untuk mengeksploitasi kerentanan sistem dengan cara menembus jaringan perusahaan dan menimbulkan kerusakan pada data, aplikasi, dan beban kerja yang sensitif. Ketika pelaku kejahatan siber mendeteksi titik lemah dalam sistem, mereka akan menerobos untuk mendapatkan akses yang tidak sah dan memasang malware, spyware, atau perangkat lunak berbahaya lainnya. Titik lemah ini juga merupakan pintu gerbang bagi serangan rekayasa sosial, yang menjadikan individu sebagai target yang lebih mudah.

Karena semakin banyak data yang dihasikan, disimpan, dan dikirimkan secara elektronik, potensi serangan dunia maya untuk membahayakan informasi sensitif juga meningkat. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap maraknya masalah keamanan jaringan adalah meningkatnya kompleksitas ancaman dunia maya. Para pelaku kejahatan siber terus mengembangkan taktik dan teknik baru untuk melewati langkah-langkah keamanan tradisional, sehingga menyulitkan bisnis untuk menjadi terdepan. Mulai dari penipuan phishing dan serangan ransomware hingga serangan DDoS dan APT, ada banyak cara yang dapat dilakukan pelaku kejahatan siber untuk mengeksploitasi kerentanan dalam jaringan perusahaan.

BACA JUGA:  Harbolnas 2022 Mampu Mendorong Perekonomian Digital di Indonesia

Lebih jauh lagi, maraknya kerja jarak jauh dan kebijakan BYOD (bring your own device) telah menciptakan tantangan tambahan bagi keamanan jaringan. Dengan karyawan yang mengakses data perusahaan dari berbagai lokasi dan perangkat, potensi terjadinya pelanggaran keamanan meningkat. Hal ini, ditambah dengan kurangnya protokol keamanan dan pelatihan karyawan yang tepat, menciptakan lingkungan yang rentan terhadap terjadinya serangan siber.

Faktor manusia adalah masalah besar lainnya
Kesalahan manusia adalah faktor kunci lain yang berkontribusi terhadap insiden keamanan. Empat puluh dua persen perusahaan melaporkan insiden di mana karyawan mereka sendiri secara sadar atau tidak sadar membantu musuh melalui tindakan atau kelambanan mereka, dengan sebagian besar kejadian ini terjadi pada bisnis skala kecil dan menengah, faktanya organisasi besar jauh lebih jarang menghadapi masalah ini.

Kesalahan atau kelalaian karyawan, baik karena kurangnya kesadaran keamanan atau pelatihan yang tidak memadai, merupakan penyebab utama pelanggaran siber dan kebocoran data dalam organisasi. Serangan phishing, di mana karyawan tanpa sengaja mengeklik tautan berbahaya atau memberikan informasi sensitif kepada penipu, merupakan ancaman umum. Ancaman internal, di mana karyawan secara sengaja atau tidak sengaja membocorkan data rahasia, juga dapat menimbulkan risiko signifikan terhadap keamanan perusahaan. Konsekuensi dari kelalaian karyawan dalam keamanan siber dapat menjadi parah karena pelanggaran data sering kali mengakibatkan kerugian finansial, kerusakan reputasi perusahaan, dan sanksi hukum. Dalam kasus ekstrem, perusahaan harus menghadapi denda dan tindakan hukum karena gagal melindungi informasi sensitif secara memadai.

Bisnis kecil dan menengah sering kali lebih rentan terhadap pelanggaran data yang disebabkan oleh karyawan mereka sendiri daripada perusahaan besar yang memiliki lebih banyak sumber daya untuk berinvestasi dalam langkah-langkah keamanan siber yang kuat dan pelatihan karyawan. Bisnis kecil dan menengah mungkin tidak memiliki infrastruktur dan kesadaran yang diperlukan untuk melindungi informasi sensitif mereka secara memadai, sehingga mereka menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber yang ingin mengeksploitasi titik lemah dalam rantai keamanan.

BACA JUGA:  Agoda: Jelang Imlek, Jakarta Jadi Destinasi Favorit di Indonesia

Rekomendasi untuk perlindungan yang lebih baik

  • Untuk mengurangi risiko serangan siber yang disebabkan oleh kesalahan manusia, perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran di antara karyawan tentang ancaman siber dan berinvestasi dalam program pelatihan keamanan siber yang komprehensif.
  • Melakukan audit dan pemantauan keamanan rutin dapat membantu mengidentifikasi kerentanan dan mengatasinya sebelum dieksploitasi oleh penjahat siber.
  • Pada akhirnya, kombinasi solusi teknologi dan edukasi karyawan yang proaktif sangat penting dalam menjaga data dan reputasi perusahaan di lanskap digital.
Tags: AICyber SecurityKasperskyKaspersky IT Security Economics
Previous Post

Anker 334 Magnetic Battery 10k, Pengisian Daya Magnetis Berkapasitas 10.000 mAh

Next Post

Resmi Diperkenalkan, Samsung Galaxy S25 Series Usung OS Berbasis AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Indonesia Habiskan Kuota Data Internet sebanyak 5 GB Setiap Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perang sains di balik tendangan penalti sepak bola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GWI: Pengguna WeChat Indonesia Meningkat 895%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto