Pelaku e-commerce di Indonesia merasakan manfaat besar dari penerapan teknologi kecerdasan buatan, seperti meningkatkan pendapatan melalui strategi personalisasi yang lebih baik.
Manfaat kecerdasan buatan bagi pelaku e-commerce, antara lain:
- Personalisasi produk dan rekomendasi menjadi lebih akurat, sehingga meningkatkan kemungkinan pelanggan untuk menyelesaikan pembelian;
- Otomatisasi dengan kecerdasan buatan seperti chatbot untuk layanan pelanggan dan sistem manajemen stok berbasis kecerdasan buatan juga dapat memangkas biaya operasional perusahaan e-commerce, termasuk tenaga kerja dan logistik;
- Pendeteksian penipuan berbasis kecerdasan buatan juga dapat mengurangi risiko transaksi ilegal, melindungi pelanggan, serta menjaga reputasi platform e-commerce; dan
- Tren global memperlihatkan bahwa perusahaan yang mengadopsi kecerdasan buatan dengan strategi yang tepat dapat mengalami peningkatan efisiensi operasional hingga 20%-30%.
Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto mengatakan meski industri e-commerce di Indonesia semakin adaptif dengan teknologi kecerdasan buatan tapi penerapannya harus sejalan dengan regulasi yang ada di Indonesia, terutama terkait etika penggunaan data dan perlindungan privasi pelanggan.














