ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Tantangan Adopsi Kecerdasan Buatan di Perusahaan Indonesia

Teguh Imam Suyudi
16 March 2025 | 09:00
rubrik: Digital
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/08/IBM-1.png

IBM (Gambar: Media Sosial)

Share on FacebookShare on Twitter
  • Tren penggunaan Small Language Model (SLM) menjadi harapan baru bagi perusahaan Indonesia untuk mengimplementasikan AI dengan lebih efisien dan hemat biaya.
  • Dengan penerapan AI yang tepat, perusahaan di Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat transformasi digital mereka.

Kecerdasan buatan (AI) semakin mendominasi berbagai sektor bisnis di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, meskipun potensinya besar, adopsi AI di perusahaan-perusahaan Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Menurut data IBM, hanya 15% perusahaan di Indonesia yang menganggap AI sebagai elemen kunci dalam mencapai tujuan strategis mereka. Sebagian besar perusahaan masih melihat AI sebagai faktor pendukung, bukan bagian utama dalam transformasi digital.

Tantangan Adopsi AI di Indonesia

Presiden Direktur IBM Indonesia, Roy Kosasih, menyatakan bahwa ada beberapa kendala yang menghambat adopsi AI di kalangan perusahaan Indonesia. Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian dalam mengembangkan dan mengoperasikan teknologi AI.

“Saat berbicara dengan CEO perusahaan, baik swasta maupun BUMN, banyak yang bertanya apakah mereka memiliki tenaga ahli yang mampu mengelola teknologi AI ini,” ujar Roy, di Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Selain itu, implementasi AI tidak hanya membutuhkan adopsi teknologi yang sudah ada, tetapi juga pengembangan lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing perusahaan.

Biaya dan Infrastruktur yang Menjadi Kendala

Selain tantangan SDM, biaya penerapan dan pengembangan AI juga menjadi faktor yang memperlambat adopsi. Teknologi AI generatif memerlukan investasi besar dalam infrastruktur, perangkat lunak, serta integrasi dengan teknologi cloud untuk mendukung operasional yang lebih efektif.

“Kendala lainnya adalah harga dan pengembangan AI dalam skala besar, termasuk penerapan hybrid multi-cloud,” jelas Roy.

BACA JUGA:  Aplikasi Kasvlo Untuk Kelola Laporan Keuangan UMKM

Pergeseran Tren AI: Meningkatnya Minat pada Small Language Model (SLM)

Di tengah berbagai tantangan ini, IBM Indonesia mencatat adanya pergeseran tren dalam pemanfaatan AI. Salah satu tren yang semakin populer adalah penggunaan Small Language Model (SLM). Dibandingkan dengan Large Language Model (LLM), SLM dianggap lebih efisien dan ramah biaya, sehingga menarik bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan AI dengan anggaran terbatas.

SLM memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih hemat daya, menjadikannya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan latensi rendah atau dijalankan di lingkungan dengan sumber daya terbatas, seperti perangkat Internet of Things (IoT) dan sistem lokal. “Dengan menggunakan sistem berbasis Small Language Model atau fit-for-purpose model, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional secara signifikan,” kata Roy.

SLM tidak memerlukan perangkat keras canggih seperti Graphics Processing Unit (GPU) yang biasa dibutuhkan oleh LLM, membuatnya lebih terjangkau dan efisien. “Fit-for-purpose model dapat berjalan tanpa peralatan mahal, menjadikannya solusi yang lebih hemat biaya,” tambah Roy.

Selain itu, SLM juga lebih ramah lingkungan karena mengurangi kebutuhan daya komputasi yang tinggi. “Dengan model ini, perusahaan dapat menghemat biaya operasional sekaligus mengurangi jejak karbon mereka,” ujar Roy.

Implementasi AI di Berbagai Sektor Industri

Sektor perbankan menjadi salah satu industri yang paling aktif dalam menerapkan AI. AI digunakan secara luas dalam analisis skor kredit (credit scoring). “Bank menggunakan AI untuk menganalisis riwayat kredit calon peminjam secara real-time, sehingga keputusan kredit menjadi lebih akurat,” jelas Roy. Selain itu, AI juga berperan dalam pencarian dokumen dan analisis kontrak hukum, yang dapat meningkatkan efisiensi kerja di sektor perbankan.

Setelah sektor perbankan, industri ritel—terutama di sektor e-commerce—juga aktif mengadopsi AI. Teknologi ini digunakan untuk menganalisis pola belanja konsumen dan mengoptimalkan rekomendasi produk. “AI dapat mengenali pola belanja konsumen, seperti kapan mereka lebih sering membeli produk tertentu, bahkan percakapan di aplikasi pesan seperti WhatsApp bisa dianalisis untuk menawarkan produk relevan,” ungkap Roy.

BACA JUGA:  ESET Hadirkan Antivirus Berbasis Manajemen Keamanan Data
Tags: IBM IndonesiaKecerdasan BuatanTantangan Adopsi AI
Previous Post

Menkomdigi Sambut Baik Kehadiran Indonesia AI Institute

Next Post

Canva Hadirkan Lebih 20.000 Template Samarakkan Ramadhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Hot 30, Segera Rilis di Indonesia dengan Harga Kompetitif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Optimalkan Layanan, IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis ke Pasar Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng ITB dan China Mobile, ASIX Luncurkan LIBRA: Solusi AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stakeholders Plb Priok Berkomitmen Perkuat Sinergi, Tingkatkan Layanan Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto