Maxim, salah satu perusahaan transportasi online, telah menyelesaikan distribusi bonus hari raya (BHR) untuk ribuan mitra pengemudinya. Besaran bonus yang diterima oleh para mitra bervariasi, tergantung pada jenis kendaraan yang digunakan serta kriteria tertentu.
Untuk pengemudi roda dua, bonus yang diberikan berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. Sementara itu, pengemudi mobil bisa mendapatkan bonus mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1,2 juta, dengan besaran yang disesuaikan dengan beberapa faktor yang berlaku.
“Bonus ini dimulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. Beberapa mitra pengemudi mobil bahkan ada yang mendapatkan hingga Rp 1,2 juta,” ujar Dirhamsyah, Director Development Maxim Indonesia, saat ditemui di kantor Maxim di Jakarta, Senin (24/3/2025).
Proses Penyaluran Bonus Hari Raya
Dirhamsyah menjelaskan bahwa distribusi BHR sudah dimulai sejak Jumat (21/3/2025) lalu. Penyaluran bonus dilakukan melalui saldo yang langsung ditransfer ke dalam e-wallet driver Maxim. Selain itu, mitra juga dapat memilih untuk mencairkan bonus mereka melalui transfer ke rekening bank atas nama pengemudi.
“Penyalurannya dilakukan langsung ke saldo akun Maxim Driver, yang merupakan aplikasi resmi para pengemudi. Jadi, para mitra bisa mengaksesnya dengan mudah,” tambah Dirham.
Kriteria Penerima Bonus
Penerima bonus hari raya ini dipilih berdasarkan beberapa kriteria tertentu, antara lain keaktifan pengemudi dalam menjalankan order secara rutin, rating tinggi, ulasan positif dari pelanggan, tidak memiliki pelanggaran atau keluhan, serta telah bekerja sama dengan Maxim selama minimal satu tahun.
Optimisme Maxim Menghadapi Lebaran 2025
Di sisi lain, Dirhamsyah juga menyampaikan optimismenya bahwa jumlah mitra pengemudi Maxim yang tetap beroperasi selama periode Lebaran 2025 akan mencapai angka 80 hingga 90 persen. Menurutnya, berdasarkan pengalaman dari dua hingga tiga tahun sebelumnya, meskipun ada beberapa jam tertentu yang mungkin terjadi lonjakan permintaan, secara keseluruhan operasional Maxim dapat berjalan dengan lancar.
“Melihat tren dari dua hingga tiga tahun sebelumnya, saya optimis bahwa sekitar 80-90% mitra pengemudi akan tetap beroperasi selama Lebaran. Beberapa jam mungkin akan sangat padat, tapi secara umum masih dalam angka yang sangat baik,” ujar Dirham menutup pembicaraan.














