Jakarta, ItWorks- Baznas se-Provinsi Riau telah berhasil menghimpun lebih dari Rp220 miliar zakat sepanjang 2024 dan optimistis menargetkan capaian lebih besar di tahun ini. Sisi digital termasuk untuk sosialisasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam mendorong peningkatan target tersebut, termasuk dengan mendatangi perusahaan dan kalangan kampus.
Baznas Provinsi Riau bertekad untuk terus berupaya meningkatkan pengumpulan dana zakat dari masyarakat, menyusul adanya kajian dari sejumlah pihak terkait potensi besar dana zakat yang ada di wilayahnya. “Berdasarkan sejumlah kajian maka potensi pengumpulan dana zakat dan sejenisnya infaq, sadaqah (ZIS) masih cukup besar di Provinsi Riau. Berdasarkan data, dana yang diperoleh bisa mencapai Rp8 triliun,” ungkap Ketua Baznas Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc. M. Sha, di Riau, belum lama ini.
Menurut dia, di Provinsi Riau sendiri sebetulnya yang mengkaji adalah Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas. Kemudian Pusat Studi Baznas RI juga melakukan hal serupa mencakup seluruh Indonesia. Dari mereka pihaknya mengetahui tentang potensi zakat di Provinsi Riau, yang di bantu para peneliti di Provinsi Riau. “Kita dapat dari semua segmen, mulai dari pertanian, peternakan, perindustrian dan lain sebagainya. Kurang lebih sekitar Rp 8 triliun, potensi zakat di Provinsi Riau,” katanya.
Menurut Masriadi, Baznas Provinsi Riau telah mendapatkan laporan dari Kabupaten kurang lebih Rp 220 miliar, itu juga dibagi dengan Kabupaten Kota. Dan untuk Provinsi Riau, sendiri tahun 2024, sebesar Rp 57 miliar. “Jika dikategorikan penghasilan zakat, ini adalah termasuk yang paling besar untuk seluruh Sumatra kecuali Aceh,” ujarnya.
Masriadi menyebut pengumpulan zakat baik di Provinsi dan Kabupaten masih didominasi dari zakat ASN. Kendati begitu, zakat di luar ASN masih memiliki peluang besar. “Walau bagaimana pun zakat di luar non ASN, itu sudah menunjukkan peningkatan signifikan baik kelembagaan ataupun individu. Itu semua bergerak naik ,” ujarnya.
Dengan keberhasilan ini, BAZNAS se-Riau juga mampu memperluas manfaat dalam penyaluran zakat untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR). Pihak Baznas Riau juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pembayaran ZIS di layanan-layanan yang BAZNAS Riau yang sediakan.
Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Provinsi Riau. Menurutnyaa, pencapaian tersebut juga merupakan hasil kerja keras semua pihak. Pihaknya yakin dengan sinergi yang lebih kuat, Baznas se-Riau mampu meningkatkan penghimpunan perolehan dana zakat lebkih besar lagi dan tentunya juga bisa makin memperluas manfaat dan penyaluran bagi masyakarat luas yang membutuhkan.
Adapun dana yang berhasil dikumpulkan Baznas Riau, antar lain dari zakat maal, Infaq, Sedeqah serta dana sosial lainnya. Zakat maal merupakan zakat yang dikenakan pada harta benda yang dimiliki oleh seorang muslim, dengan syarat-syarat tertentu. Berbeda dengan zakat fitrah yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan, zakat maal bisa dikeluarkan kapan saja selama harta tersebut memenuhi syarat.
Ditambahkan untuk mendukung pencapaian target peningkatan peroleh dana zakat, Baznas juga mencoba masuk ke perusahaan-perusahaan berbagai skala di Provinsi Riau, memberikan sosialisasi terkait Zakat agar mereka tahu keberadaan Baznas, aktivitas, tugas dan juga fungsinya lembaga ini.
”Memang saat ini, ASN atau zakat pegawai memang masih paling besar, karena kami berada di lingkungan pegawai. Namun secara umum, semua baik kelembagaan ataupun individu, itu semua bergerak naik. Kami juga mencoba masuk juga ke perusahaan-perusahaan dan juga ke kampus-kampus untuk sosialisasi terkait Zakat ini. Umumnya orang -orang Baznas adalah ustad atau rata-rata penceramah, dari situlah kami makin mudah melakukan pendekatan sosialiasi ini,”ujarnya.
Seluruh Kampus di Provinsi Riau saat ini sudah bekerjasma dengan BAZNAS Provinsi Riau tanpa terkecuali. Kampus ini berpotensi sangat besar seperti Universitas Riau dalam hal penggalangan dana. Kampus ini berpotensi sangat besar sebab memiliki 32 ribu mahasiswa dan jumlah zakatnya sebanyak Rp 24 miliar. Sedangkan untuk dosen paling banyak Rp2,2 miliar. ”Dan angka tersebut dibagi seperti apa?, itu sudah diarahkan kepada tim Baznas seluruh programnya, langkahnya dan semua yang sudah kami maksimalkan dan berusaha masuk ke semua lini,” ungkap dia.“Data terakhir total pengumpulan sudah mencapai Rp 27,2 miliar dan target kami untuk tahun ini adalah Rp 64 miliar,” papar Masriadi.
Strategi Pendistribusian
Adapun untuk pendistribusian, selalu berkoordinasi dengan Baznas kabupaten melalui bebagai program yang dibahas melalui Rakorda atau Rapat Koordinasi Daerah yang melibatkan Baznas Seprovinsi Riau yang jumlahnya 12 Kabupaten. Dalam kaitan ini, Baznas Prov Riau berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semua pihak dalam upaya memaksimalkan potensi zakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan terus menjaga amanah ini dengan meningkatkan pelayanan, transparansi, serta memperluas sosialisasi agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat zakat,” ujar Masriadi.
Zakat memberikan dampak yang sangat positif terhadap pengentasan kemiskinan di Provinsi Riau dan agar terus memaksimalkan potensi zakat di masa mendatang demi memperbanyak mustahik yang mendapat manfaat, BAZNAS Riau akan terus menggencarkan pengumpulan dari berbagai sektor.
Masriadi menyebutkan, sejauh ini Baznas jugab menyalurkan dana melalui sejumlah unggulan program CSR. Ada 5 program induk yang dijadikan sebagai acuan yaitu, Riau Makmur, Riau Cerdas, Riau Peduli, Riau Sehat, dan Riau Taqwa. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Berikut beberapa program CSR Baznas Riau yang jadi andalan :
Riau Makmur:
Program ini berfokus pada peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk pemberian bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Riau Cerdas:
Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk pemberian beasiswa, bantuan biaya pendidikan, dan penyediaan fasilitas belajar.
Riau Peduli:
Program ini memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti santunan fakir miskin, bantuan untuk panti asuhan, dan bantuan untuk korban bencana.
Riau Sehat:
Program ini berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk pemberian bantuan biaya pengobatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penyuluhan tentang kesehatan.
Riau Taqwa:
Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas masyarakat, seperti program pembinaan rohani, bantuan pembangunan tempat ibadah, dan kegiatan keagamaan lainnya.
Ditambahkan bahwa terkait soal pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Riau. Pertama, Penghimpunan ZIS: BAZNAS Riau bertanggung jawab untuk menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat dan lembaga yang berada di wilayah Riau.
Kedua, penyaluran ZIS: Dana yang terkumpul kemudian disalurkan melalui berbagai program yang telah direncanakan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan program pemerintah daerah.
Ketiga, Program Unggulan: Baznas Riau memiliki beberapa program unggulan, seperti:
Program Ekonomi: Bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk program Z-Auto dan Z-Chiken.
Program Pendidikan: Beasiswa bagi siswa dan mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Program Kemanusiaan: Bantuan untuk korban bencana alam, santunan untuk yatim piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas.
Program Kesehatan: Dukungan untuk program kesehatan masyarakat.
Dengan demikian, pengelolaan ZIS di BAZNAS Riau tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada penyaluran yang tepat sasaran dan berkelanjutan melalui berbagai program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, beberapa program CSR unggulan Baznas Riau yang berkontribusi pada keberhasilan ini, antara lain:
- Zakat Community Development (ZCD): Program ini fokus pada pengembangan masyarakat melalui pengelolaan zakat.
- Bank Pangan: Program ini bertujuan untuk menyediakan akses pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
- Bina Daya Riau (BIDARI): Program ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.















