ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Hasil Reserah: Kawasan Indo-Pasifik Hadapi Risiko Kecerdasan Buatan (AI)

Ahmad Churi
24 October 2025 | 10:31
rubrik: Research
Hasil Survei 28% Wisatawan Menggunakan AI Untuk Travelling
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Studi terkait Artificial Inteligence (AI) menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) dengan aman tanpa menghambat inovasi

Laporan ‘Menjaga Masa Depan: AI, Infrastruktur Penting, dan Kesiapan Regulasi di Kawasan Indo-Pasifik’ mengumumkan bahwa kawasan Indo-Pasifik menghadapi kerentanan sistemik yang semakin meningkat pada infrastruktur penting dengan penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang telah menjadi bagian integral dari sistem tenaga listrik, transportasi, layanan darurat, dan layanan esensial lainnya.

Diterbitkan hari ini oleh Protostar Strategy bekerja sama dengan Kamar Dagang Amerika Serikat di Australia, para mitra di India, Indonesia, dan Singapura, serta didukung oleh Palo Alto Networks, studi ini menekankan bahwa kecerdasan buatan (AI) telah beralih dari janji masa depan menjadi realitas operasional. Penerapan AI membuka manfaat efisiensi dan ketahanan, namun juga menimbulkan tantangan seperti pencemaran data, manipulasi adversarial, dan sistem yang saling terhubung erat di mana kegagalan teknis dapat menyebar melintasi batas negara.

“Kecerdasan Buatan (AI) kini sudah menjadi bagian yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan digunakan untuk mengoperasikan sistem-sistem ini, tetapi apakah pemerintah mendorong keamanan penggunaan AI pada waktunya,” ujar Dr. Tobias Feakin, penulis laporan dan mantan Duta Besar Australia untuk Urusan Siber dan Teknologi Kritis dilansir dalam rilis pers (24/10/2025).

 Ditambahkan, wilayah Indo-Pasifik berada di garis depan baik dalam adopsi digital maupun persaingan geopolitik. Tanpa pendekatan yang terpadu, negara-negara berisiko menciptakan celah yang dapat dimanfaatkan oleh aktor siber yang canggih. “Jika mereka dapat bersatu, mereka tidak hanya akan mengamankan ketahanan mereka sendiri tetapi juga membentuk standar yang akan diikuti oleh negara lain,”ujarnya.

Berdasarkan workshop tingkat tinggi dengan para pembuat kebijakan dan pemimpin industri di Australia, India, Indonesia, dan Singapura, laporan ini menyoroti beberapa tren kunci di kawasan:

  • Indonesia: Inovasi dan dinamika sektor swasta Indonesia melampaui tata kelola sehingga menciptakan risiko ketergantungan dan kerentanan sistemik.
  • Australia mengadopsi pendekatan yang mengutamakan ketahanan, namun belum ada kerangka kerja yang menjamin penggunaan AI.
  • India mengalami adopsi AI yang cepat, namun fragmentasi regulasi dan kapasitas negara yang tidak merata mengekspos sistem esensialnya.
  • Singapura memiliki model tata kelola yang paling proaktif dan dapat diadaptasi di kawasan ini; kelincahannya berpotensi menjadi standar yang dapat diadaptasi bagi negara lain di kawasan.
BACA JUGA:  Garmin Luncurkan Index Sleep Monitor, Smart Sleep Band Terbaru – Lebih Lengkap Pantau Kesehatan

Donna Priadi, Managing Director, AmCham Indonesia, mengatakan, seiring dengan terus berkembangnya ekonomi digital Indonesia, risiko siber pun semakin meningkat. “Laporan ini berfungsi sebagai sumber daya penting bagi pembuat kebijakan dan pemimpin industri untuk secara proaktif mengelola ancaman-ancaman ini dan memastikan masa depan digital yang aman dan Sejahtera,” ujarnya.

Nicole Quinn, Vice President, Policy and Government Affairs, Asia-Pacific and Japan di Palo Alto Networks menyatakan, Palo Alto Networks bangga telah menginisiasi lahirnya laporan independen ini. “Kami yakin laporan ini menyediakan kerangka kerja yang penting bagi pembuat kebijakan dan pemimpin industri untuk berkolaborasi dalam menentukan arah ke depan. Kami berharap dapat berkontribusi dalam diskusi berkelanjutan tentang penerapan AI yang aman dan bertanggung jawab untuk infrastruktur penting dan pemerintah di kawasan Indo-Pasifik,” ujarnya.

Laporan tersebut menekankan bahwa pendekatan yang terfragmentasi menciptakan peluang bagi serangan siber dan arbitrase kebijakan, dan menyampaikan beberapa usulan jalur kerjasama ke depan yang didasarkan pada::

  • Kerangka kerja yang menjamin interoperabilitas (pengujian, evaluasi, verifikasi, dan validasi) yang dapat diadopsi secara sukarela dan, apabila terdapat kesesuaian, diintegrasikan ke dalam praktik sektoral yang sudah ada.
  • Kerja sama lintas sektor antara pemerintah dan swasta untuk berbagi informasi ancaman, memperbaiki tanggapan terhadap insiden, dan mengembangkan praktik terbaik secara berulang.
  • Pemanfaatan platform regional termasuk ASEAN dan Quad untuk mengembangkan pendekatan yang dapat dipercaya, skalabel, dan dapat dipindahkan, yang mampu mendukung ketahanan dan pasar terbuka.
Tags: AI
Previous Post

Huawei Pamer Teknologi F5G-A, Ini Keunggulannya

Next Post

Lewat Trade Expo Indonesia 2025, Telkom Indonesia Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto