ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2025: Digitalisasi Smart BPJS Perkuat Ekosistem Layanan Kesehatan Nasional Terbesar Indonesia

Abi Abdul Jabbar Sidik
15 November 2025 | 13:47
rubrik: TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2025: Digitalisasi Smart BPJS Perkuat Ekosistem Layanan Kesehatan Nasional Terbesar Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Indonesia kini dihuni sekitar 286 juta jiwa. Dari jumlah itu, 283 juta telah menjadi peserta BPJS Kesehatan—sebuah capaian monumental yang berarti hampir seluruh penduduk negeri ini, 89,9%, telah terlindungi jaminan kesehatan nasional. Digitalisasi menjadi enabler dan tools (mitra dan alat) yang kian memudahkan tugas besar BPJS Kesehatan dengan kualitas layanan yang makin tinggi.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Setiap hari, rata-rata 1,9 juta orang Indonesia berobat, baik di puskesmas, klinik, rumah sakit rujukan, hingga fasilitas kesehatan paling terpencil. Di balik arus pasien yang tidak pernah berhenti itu, ada satu lembaga yang memanggul tanggung jawab besar: memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses dengan mudah, cepat, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara.

“Kami memikul beban besar, karena kesehatan adalah fondasi produktivitas bangsa. Tanpa itu, tidak mungkin kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Edwin Aristiawan, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, dalam sesi wawancara penjurian TOP Digital Awards 2025 yang digelar Majalah IT Works secara daring, Rabu (12/11). Ia bukan sekadar menyampaikan paparan. Ia berbicara sebagai orang yang melihat langsung bagaimana sistem teknologi begitu masif bekerja selama 24 jam sehari di balik layar layanan kesehatan nasional.

Indonesia kini menghadapi tantangan kesehatan baru: tingginya kasus penyakit katastrofik pada kelompok usia produktif bahkan anak-anak, ketimpangan fasilitas kesehatan, serta jurang literasi digital yang masih dalam proses dijembatani. Dalam konteks tersebut, teknologi bukan lagi sekadar alat bantu. Teknologi adalah jantung keberlanjutan program JKN.

“TI Harus Menjadi Motor”: Evolusi Peran Teknologi dalam BPJS Kesehatan

Perubahan besar dalam tubuh BPJS Kesehatan dimulai pada tahun 2021 ketika organisasi itu melakukan penajaman visi, atau yang Edwin sebut sebagai sharpening the vision di bidang teknologi informasi. TI tak lagi diposisikan sebagai unit pendukung, melainkan sebagai penggerak utama transformasi. “TI harus menjadi enabler, driver, dan accelerator. Bukan hanya support system. TI harus membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin,” tegas Edwin.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Bank BPD Kalbar Tingkatkan Alokasi Biaya Kejar Digital Banking

Selama bertahun-tahun BPJS dipersepsikan sebagai institusi administratif yang mengurus klaim dan pembayaran iuran. Namun skala layanan kesehatan nasional menuntut lebih. Dengan 128 kantor cabang, 388 kantor kabupaten/kota, serta lebih dari 10 ribu pegawai, BPJS telah berevolusi menjadi infrastruktur sosial digital yang harus selalu hidup, andal, dan siap melayani populasi sebesar satu negara Eropa.

Tim TI kini bekerja proaktif. Mereka memanfaatkan AI, machine learning, dan data analytics untuk mengidentifikasi masalah sebelum terjadi, sekaligus merancang perbaikan layanan secara berkelanjutan. Interoperabilitas menjadi kata kunci. Sistem BPJS terhubung dengan lebih dari 27 ribu fasilitas kesehatan, kementerian dan lembaga, BUMN, pemerintah daerah, hingga lebih dari satu juta kanal pembayaran digital. Dengan jaringan sebesar itu, menawarkan pengalaman layanan yang cepat dan mulus bukan pekerjaan mudah. “Kami harus menyodorkan solusi bahkan sebelum dibutuhkan. TI tidak menunggu. TI harus memimpin,” jelas Edwin.

Upaya ini diperkuat lewat penerapan standar internasional: COBIT dengan skor 3,86, ISO 9001, ISO 27001 untuk keamanan informasi, ISO 20000 untuk layanan TI, dan ISO 27701 sebagai bentuk kepatuhan atas perlindungan data pribadi. Dalam era serangan siber yang kian kompleks, BPJS menerapkan sistem keamanan berlapis dan pengawasan 24/7. “Kami tidak pernah mengklaim sebagai yang terkuat. Tapi kami memastikan sistem selalu diperkuat, termasuk sisi manusianya,” katanya.
TI bukan lagi sekadar meja belakang. TI kini berada di garis depan.

AI Yang Bekerja Senyap: Dari Verifikasi Wajah Hingga Prediksi Penyakit Masa Depan

Edwin tampak paling antusias saat membahas AI. Ia mengungkapkan Salah satu implementasi AI yang paling nyata adalah verifikasi wajah pada layanan rumah sakit. Peserta yang mengantre akan diverifikasi melalui face recognition untuk memastikan data identitas benar dan menghindari penyalahgunaan layanan. Bila verifikasi gagal akibat data kependudukan yang belum sinkron, sistem otomatis meminta fingerprint sebagai alternatif.

AI juga menyusup ke dalam mekanisme audit dan pengawasan klaim. Sistem mempelajari pola layanan dan mendeteksi anomali yang menunjukkan potensi fraud, yang kini semakin kompleks dan sulit dilacak secara manual. “Fraudulent claim itu makin pintar. Kita perlu AI untuk mengimbanginya,” kata Edwin.

BACA JUGA:  BPJS Kesehatan Luncurkan Portal Informasi Faskes

Dalam ranah layanan peserta, BPJS menghadirkan avatar layanan digital di Mobile JKN: Vira, Kira, dan Kenzo. Ketiganya dapat menjawab pertanyaan peserta melalui teks maupun suara dan membantu berbagai proses administrasi. “Kami ingin interaksi yang natural, manusiawi. Fitur ini sedang dalam stress test,” jelas Edwin.

AI juga membantu menganalisis sentimen dan menyajikan berita kesehatan sesuai kebutuhan peserta. Di sisi prediktif, sejumlah model telah dikembangkan: model yang membaca pola rujukan peserta di FKTP, model prediksi risiko penyakit diabetes dan hipertensi, model prediksi biaya layanan, hingga deteksi anomali klaim dan prediksi tren penyakit.

Semua model dikembangkan oleh data scientist internal BPJS, namun pintu kolaborasi tetap terbuka. “Kolaborasi itu penting untuk transfer teknologi dan meningkatkan kompetensi pegawai,” ujar Edwin.

AI di BPJS bukan proyek eksperimental. Ia adalah tulang punggung bagi ekosistem JKN yang ditopang oleh skala data yang sangat besar.

Mobile JKN: Dari 300 Ribu ke 55,6 Juta Pengguna—Narasi Sebuah Lompatan Digital

Di balik halaman-halaman rekap teknis, ada satu kisah transformasi yang paling mencolok: perkembangan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi yang dulunya hanya memiliki 300 ribu pengguna aktif pada 2021 ini kini telah menjelma menjadi platform digital kesehatan nasional dengan 55,6 juta pengguna aktif. Angka yang bahkan melampaui aplikasi layanan publik dan beberapa aplikasi pembayaran nasional.

“Mobile JKN adalah titik engagement kami dengan setiap peserta. Target kami 100 juta pengguna. Ini bisa menjadi salah satu aplikasi layanan publik terbesar di dunia,” kata Edwin.

Lompatan ini lahir dari re-architecture total sistem, integrasi API yang lebih luwes, peningkatan kualitas antarmuka, serta penguatan fitur-fitur utama seperti antrean online, layanan administrasi, hingga akses informasi kesehatan. Aplikasi ini juga dilengkapi AI assistant yang membuat pengalaman layanan menjadi lebih intuitif.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Rumah Sakit Kanker Dharmais, Wujudkan Operasional Ekselen Lewat Transformasi Digital Cerdas

Kini Mobile JKN tidak hanya berfungsi sebagai alat administratif, tetapi juga platform edukasi dan pencegahan. BPJS perlahan menggeser fokus dari layanan kuratif semata ke arah promotif dan preventif melalui kanal digital.

Bagi sebagian masyarakat miskin, kehadiran JKN sejak 2014 mengubah hidup mereka dari situasi “orang miskin dilarang sakit” menjadi era baru ketika mereka tak lagi harus menjual aset untuk berobat. Teknologi adalah akselerator perubahan itu.

Menatap Masa Depan: Telemedicine Nasional dan Infrastruktur Digital untuk Seluruh Indonesia

Di akhir sesi, Edwin menggarisbawahi bahwa transformasi digital BPJS belum selesai. Tantangannya justru semakin besar ketika cakupan peserta sudah mencapai hampir seluruh penduduk Indonesia. Masyarakat di wilayah terpencil masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan, jaringan internet, hingga literasi digital.

Karena itu BPJS sedang menyiapkan peluncuran telemedicine dan telehealth nasional. Teknologi sudah siap, tetapi yang lebih sulit adalah mekanisme pembayaran untuk dokter dan fasilitas kesehatan. “Ini bukan sekadar fitur digital. Ini membutuhkan kebijakan dan ekosistem baru,” jelasnya.

Untuk memperluas jaringan, BPJS bekerja sama dengan Telkom, BAKTI Kominfo, hingga Starlink untuk memastikan akses internet tersedia di fasilitas kesehatan di daerah 3T.

Dalam konteks riset, BPJS membuka akses data sample gratis bagi akademisi dan peneliti. “Kami hanya minta satu hal—kirim kembali hasil penelitiannya. Itu akan memperkaya kebijakan kami,” kata Edwin.

Transformasi BPJS telah mendapat pengakuan internasional, termasuk Asian Technology Excellence Award dan penghargaan berturut-turut dari IT Works. Tetapi bagi Edwin dan timnya, penghargaan hanyalah bonus. Misinya adalah membawa 283 juta peserta menuju layanan kesehatan yang lebih cepat, lebih adil, dan lebih manusiawi. “Teknologi membuat perubahan itu mungkin. Dan perubahan itu harus menjadi hak setiap warga negara, bukan hanya mereka yang mampu,” tutupnya. (Abi Abdul Jabbar Siddik)

Tags: BPJS KesehatanTop Digital Awards 2025
Previous Post

TOP Digital Awards 2025: Inovasi dan Transformasi Digital PA Jambi Tingkatkan Kepercayaan Publik

Next Post

Jangan Abai! Ancaman Data dan Sampah Kemasan Mengintai di Balik Setiap Paket Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Red Hat Tech Day: Jakarta 2026, Red Hat Tempatkan Realitas AI Melampaui Hype

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didukung CeMAT dan CargoNOW, Pameran & Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Digelar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pameran dan Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Pusat Inovasi Logistik dan Rantai Pasok di ASEAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto