ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Penipuan Online Melonjak, ASEAN Foundation Luncurkan ‘Scam Ready ASEAN’

Fauzi
7 May 2026 | 12:55
rubrik: Digital
Penipuan Online Melonjak, ASEAN Foundation Luncurkan ‘Scam Ready ASEAN’

Logo ASEAN Foundation, Image: aseanfoundation.org

Share on FacebookShare on Twitter

ASEAN Foundation baru-baru ini meluncurkan Scam Ready ASEAN, sebuah inisiatif regional yang bertujuan memperkuat pencegahan terhadap penipuan online di seluruh Asia Tenggara. Program ini diumumkan pada Google 2026 Online Safety Dialogue di Kuala Lumpur pagi tadi, sebuah forum yang mempertemukan para pembuat kebijakan, pelaku industri, dan pakar keamanan yang berfokus pada penanggulangan ancaman penipuan dan fraud online yang semakin meningkat.

Didukung oleh Google.org dengan pendanaan sebesar USD 5 juta, program ini bertujuan membangun ketahanan terhadap penipuan bagi 3.000.000 orang di seluruh ASEAN, mewakili salah satu inisiatif pertahanan digital terbesar di kawasan dalam menghadapi penipuan online. Scam Ready ASEAN berupaya membekali masyarakat ASEAN dengan pengetahuan, kepercayaan diri digital, dan keterampilan berpikir kritis yang diperlukan untuk mengenali dan mencegah penipuan dalam lingkungan online yang semakin kompleks.

Ancaman yang Memengaruhi Masyarakat di Seluruh Kawasan
Penipuan online telah menjadi salah satu risiko digital dengan pertumbuhan tercepat yang dihadapi Asia Tenggara, melampaui batas negara, sektor, dan komunitas. Meskipun transformasi digital ASEAN telah menciptakan peluang ekonomi dan sosial yang signifikan, hal ini juga meningkatkan kerentanan terhadap penipuan berbasis siber. Hanya pada tahun 2024 saja, Asia Tenggara mengalami kerugian finansial diperkirakan sebesar USD 23,6 miliar akibat penipuan online.

Sepanjang tahun 2025, Indonesia mencatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online, dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta (sekitar Rp9 triliun), menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Jenis penipuan yang paling umum meliputi phishing, rekayasa sosial, penipuan berkedok identitas (impersonation), penipuan investasi online, serta penipuan melalui pembayaran QR, yang semakin didorong oleh pemanfaatan kecerdasan buatan, platform pembayaran digital, dan taktik lintas platform. Sebagai respons, Pemerintah Indonesia telah mengambil berbagai langkah, termasuk memperkuat regulasi keamanan siber, meluncurkan kampanye edukasi publik, serta meningkatkan kolaborasi dengan lembaga keuangan dan penyedia layanan telekomunikasi.

BACA JUGA:  Kapabilitas BNI Mobile Banking Terus Ditingkatkan

Seiring dengan terus berkembangnya AI generatif, pembayaran digital, dan media sosial, penipuan menjadi semakin meluas dan sulit dideteksi. Kini penipuan ini memengaruhi masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk anak muda, keluarga, lansia, bahkan mereka yang baru mulai menggunakan internet.

Scam Ready ASEAN akan bermitra dengan 20 organisasi lokal di 11 Negara Anggota untuk menerapkan model Train-the-Trainer berskala besar guna menjaga keamanan masyarakat dari ancaman yang terus berkembang ini. Dengan memobilisasi 2.000 Master Trainer, inisiatif ini akan menyampaikan modul terstruktur dan alat interaktif seperti game Be Scam Ready (klik untuk bermain), kepada setidaknya 550.000 penerima manfaat. Edukasi akar rumput ini akan diperkuat melalui kampanye kesadaran yang dilokalisasi serta serangkaian enam dialog kebijakan nasional dan tiga dialog regional, termasuk di Malaysia, untuk mendorong pertahanan lintas sektor yang terpadu melawan penipuan online.

“Penipuan saat ini bukan lagi insiden yang terisolasi, melainkan tantangan bersama yang terus berkembang dan memengaruhi masyarakat lintas negara, sektor, dan komunitas,” ujar Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation. “Di seluruh Asia Tenggara, kami melihat bagaimana penipuan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kepercayaan terhadap ruang digital kita secara lebih luas. Scam Ready ASEAN hadir untuk mengubah pendekatan kita, dari bereaksi terhadap penipuan, menjadi mencegah dan lebih siap menghadapinya. Dengan bekerja sama erat dengan masyarakat, pembuat kebijakan, dan pelaku industri, kami berharap dapat membangun lingkungan digital yang lebih aman di mana masyarakat merasa lebih percaya diri dan terlindungi seiring ASEAN melanjutkan perjalanan digitalnya.”

“Kesuksesan ekonomi digital Asia Tenggara harus dibangun di atas fondasi kepercayaan,” ujar Sapna Chadha, Vice President, Asia Tenggara. “Untuk tetap selangkah lebih maju dari pelaku kejahatan yang terus mengembangkan taktik mereka, kami meningkatkan keamanan produk dan platform kami, sekaligus mendukung inisiatif seperti program Scam Ready ASEAN untuk memastikan setiap warga negara diberdayakan dengan pengetahuan untuk menjaga keamanan diri mereka secara online. Lebih dari sekadar kesadaran, ini juga tentang berinvestasi dalam pendekatan ekosistem menyeluruh di mana pemerintah, industri, dan masyarakat sipil bekerja sama untuk melindungi kawasan.”

BACA JUGA:  190 BTS XL Axiata Sudah Beroperasi di Tol Balsam

Upaya Regional untuk Membangun Ketahanan terhadap Penipuan
Di tingkat regional, ASEAN juga telah mengambil langkah-langkah penting untuk mengatasi penipuan online, termasuk pembentukan ASEAN Anti-Scam Working Group pada Pertemuan Menteri Digital ASEAN ke-4 di tahun 2024, yang berfokus pada penguatan kerja sama antara pusat-pusat anti-penipuan nasional.

Melanjutkan momentum ini, Scam Ready ASEAN menerjemahkan komitmen kebijakan ASEAN ke dalam program multi tahun yang mendorong pendekatan whole-of-society dalam pencegahan penipuan, mempertemukan pemerintah, industri, masyarakat sipil, dan komunitas untuk memperkuat ketahanan regional terhadap penipuan online.

Di Balik Peluncuran Program
Sejalan dengan kerangka kerja yang sudah ada seperti ASEAN Anti-Scam Working Group, inisiatif ini diluncurkan hari ini dengan dialog kebijakan tingkat tinggi. Perwakilan dari badan-badan digital, keuangan, dan perlindungan konsumen utama ASEAN berkumpul bersama pemangku kepentingan perbankan dan teknologi untuk berbagi praktik terbaik dan meletakkan dasar bagi kolaborasi lintas sektor di masa depan.

Menyusul dialog tersebut, Scam Ready ASEAN secara resmi diluncurkan oleh Y.B. Dato’ Fahmi Fadzil, Menteri Komunikasi Malaysia; Duta Besar Sarah Al Bakri Devadason, Ketua Dewan Pengawas ASEAN Foundation dan Perwakilan Tetap Malaysia untuk ASEAN; Duta Besar Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, Anggota Dewan Pengawas ASEAN Foundation dan Perwakilan Tetap Republik Filipina untuk ASEAN; Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation; serta Ram Papatla, Managing Director, Trust & Safety, Google APAC.

Secara bersama-sama, komitmen multi-tahun ini memperkuat pergeseran kawasan menuju pencegahan proaktif, membantu warga negara menavigasi ruang digital dengan aman dan percaya diri.

Tags: ASEAN Foundation
Previous Post

Bukan Sekadar Tebakan, Allergy Smart Solution dari Morinaga Soya Bisa Cek Data Akurat Risiko Alergi Si Kecil

Next Post

Usung Tema ‘The RACEvolution’, Telkomsel Siap Gelar Digiland Run 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukit Asam Hadirkan Aplikasi CISEA untuk Industri Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Millennial, Implementasi BI QRIS Sesuai Ekspektasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix GT 30 Resmi Meluncur di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung UMKM Go Digital, Gojek Gelar Pelatihan KAMUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto