ItWorks.id- Kaspersky mencatat pertumbuhan bisnis positif di Indonesia sepanjang 2025 dengan kenaikan sebesar 3 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kenaikan ini didorong meningkatnya kebutuhan akan solusi keamanan siber di tengah percepatan transformasi digital nasional.
Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut adalah lonjakan adopsi solusi Kaspersky Industrial CyberSecurity (KICS) yang meningkat hingga 46 persen YoY. Kinerja ini mencerminkan semakin tingginya perhatian perusahaan dan lembaga pemerintah terhadap perlindungan teknologi operasional (OT) serta infrastruktur kritis dari ancaman siber yang kian kompleks.
Country Manager Kaspersky Indonesia, Defi Nofitra, mengatakan pertumbuhan 46 persen pada KICS menunjukkan organisasi di Indonesia semakin memprioritaskan perlindungan teknologi operasional dan infrastruktur kritis mereka.“Seiring sektor industri menjadi lebih saling terhubung, keamanan siber tidak lagi menjadi investasi opsional, melainkan faktor penting untuk menjaga ketahanan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya dalam rilis pers (08/06/2026).
Selain KICS, produk yang paling banyak berkontribusi terhadap penjualan Kaspersky di Indonesia adalah solusi Endpoint Detection and Response (EDR) Optimum, Kaspersky Next EDR Foundations, serta produk konsumen Kaspersky Standard, Plus, dan Premium.
Secara global, solusi Kaspersky Industrial CyberSecurity juga tumbuh 25 persen YoY. Perusahaan keamanan siber yang berdiri sejak 1997 tersebut terus memperkuat ekspansi bisnisnya, termasuk membuka kantor baru di Vietnam dan memperluas tim di kawasan Asia-Pasifik, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Secara global, Kaspersky membukukan penjualan hampir USD 836 juta pada 2025 atau tumbuh 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang peningkatan penjualan produk segmen bisnis (B2B) sebesar 16 persen YoY. Kaspersky menilai meningkatnya konektivitas sistem industri membuat sektor strategis semakin rentan terhadap serangan ransomware, gangguan rantai pasok, hingga intrusi yang menargetkan layanan penting. Karena itu, kebutuhan akan solusi keamanan siber industri terus meningkat.














