ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kenalkan AI in RAN, Ericsson Tempatkan AI di Posisi Penting

Fauzi
16 June 2026 | 11:39
rubrik: Business Solution
Kenalkan AI in RAN, Ericsson Tempatkan AI di Posisi Penting

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Seiring berkembangnya layanan berbasis AI, jaringan seluler membutuhkan kinerja lebih tinggi dan otomasi yang lebih cerdas. Ericsson hari ini memperkenalkan AI in RAN, layanan software yang menghadirkan model AI kelas telekomunikasi ke dalam baseband dan radio untuk meningkatkan efisiensi, kinerja, dan penghematan energi.

Penawaran yang dapat diskalakan secara komersial ini memberikan penyedia layanan komunikasi manfaat langsung untuk jaringan 5G dan mendukung peralihan ke RAN berbasis AI tanpa memerlukan software tambahan.

AI in RAN dari Ericsson memperkenalkan:

• Model AI kelas telekomunikasi yang dirancang untuk berjalan secara real-time di dalam jaringan akses radio (RAN).
• Software yang mampu beradaptasi dan menjadi semakin cerdas berkat dukungan data berkualitas tinggi yang dapat diolah dalam jumlah besar.
• Dukungan Agentic AI untuk memungkinkan otomasi RAN tingkat lanjut dan operasi jaringan

Untuk Indonesia, AI in RAN membuka kesempatan bagi penyedia layanan komunikasi memaksimalkan investasi 5G yang sudah ada melalui peningkatan jaringan berbasis software. Data dari Global System for Mobile Association (GSMA) menunjukkan bahwa kebutuhan investasi untuk pengembangan 5G mencapai 18 miliar dolar AS atau sekitar Rp324 triliun, dan bisa mencapai 50 miliar dolar AS (sekitar Rp 900 triliun) pada 2030 berdasarkan estimasi konservatif.

AI in RAN dari Ericsson menawarkan pendekatan yang lebih efisien dengan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja jaringan melalui pembaruan berbasis software.

Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan jangkauan 5G mencapai 32 persen pada 2030. Seiring meningkatnya permintaan terhadap konektivitas berkinerja tinggi di kalangan pelanggan, perusahaan, industri dan aplikasi sektor publik, optimasi jaringan berbasis AI dapat membantu operator meningkatkan efisiensi spektrum, meningkatkan pengalaman pengguna, dan meningkatkan efisiensi energi. Kemampuan ini dapat mendukung agenda transformasi digital dan perluasan layanan digital di seluruh negeri, termasuk harapan untuk merilis 5G sebelum peringatan kemerdekaan Indonesia tahun ini.

BACA JUGA:  BPJS Kesehatan Hadirkan Layanan 24 Jam via Chat, Komdigi Dorong Perluasan Layanan Publik Digital

Nora Wahby, President Director Ericsson Indonesia, mengatakan, “AI menjadi pendorong utama inovasi di berbagai industri, dan menciptakan kebutuhan baru untuk konektivitas, kinerja, dan otomasi. Dengan AI in RAN, Ericsson membantu penyedia layanan memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi jaringan dan relevansi jangka panjang, serta membantu operator memenuhi permintaan data yang lebih besar di tengah tantangan investasi. Kemampuan ini juga diharapkan mampu mendukung visi Indonesia Digital 2045 dengan menguatkan fondasi jaringan yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan.”

Model AI kelas telekomunikasi milik Ericsson dirancang untuk memproses dan menghasilkan keputusan dalam waktu yang sangat singkat, hingga hitungan mikrodetik. Teknologi ini mampu memberikan kinerja yang andal dan stabil di berbagai kondisi jaringan radio (RAN) yang beragam dan dinamis. Dikembangkan berdasarkan keahlian mendalam di bidang telekomunikasi, serta dilatih menggunakan data berkualitas tinggi, model AI ini menghadirkan standar baru dalam performa dan efisiensi jaringan.

Terbukti dalam penerapan jaringan komersial
AI in RAN dari Ericsson dapat digunakan pada Ericsson 5G Advanced, baik pada jaringan yang menggunakan perangkat khusus maupun Cloud RAN, untuk menghadirkan berbagai layanan baru yang didukung AI. Solusi ini merupakan implementasi nyata dari visi AI for Networks dengan memanfaatkan AI untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi jaringan. AI ditempatkan pada bagian jaringan radio paling tepat agar dapat bekerja secara optimal.

Kemampuan ini didukung oleh Ericsson Silicon, yaitu chip khusus yang memungkinkan pemrosesan AI berjalan dengan hemat energi langsung di perangkat radio, serta generasi terbaru RAN Compute yang memberikan daya komputasi lebih tinggi. Software Cloud RAN yang fleksibel memungkinkan AI dapat bekerja secara optimal di berbagai bagian jaringan serta mudah diterapkan di berbagai platform.

BACA JUGA:  Realta Chakradarma Luncurkan Layanan BIMASAKTI as a Service

Fitur awal AI in RAN mulai tersedia pada kuartal kedua tahun 2026, dengan pengembangan lanjutan sepanjang tahun. Beberapa fitur utama meliputi:

• AI-native Scheduler untuk mengoptimalkan pengaturan dan alokasi sumber daya jaringan secara otomatis.
• AI-powered Positioning untuk meningkatkan akurasi penentuan lokasi
• AI-managed Beamforming untuk mengoptimalkan kualitas sinyal secara dinamis dan
• AI-powered Multi-layer Coordination untuk meningkatkan koordinasi antar lapisan jaringan guna memastikan pengalaman pengguna yang lebih konsisten.
• Performance Management untuk pemantauan dan analisis performa jaringan yang lebih
• Augmented Observability yang menghadirkan visibilitas dan transparansi lebih tinggi terhadap cara AI beroperasi dan mengambil keputusan di dalam

Setelah dibuktikan melalui lebih dari 15 implementasi dan uji coba di seluruh dunia, AI in RAN Ericsson mampu menghadirkan peningkatan kecepatan downlink hingga 20 persen serta efisiensi spektrum hingga 10 persen. Solusi ini juga mendukung hingga dua kali lebih banyak pengguna dengan trafik tinggi, dengan akurasi prediksi cakupan 90–95 persen, serta presisi penentuan lokasi pengguna hingga lima kali lebih tinggi.

Teruyuki Oya, Senior Vice President & CNO, SoftBank Corp., mengatakan: “Software AI in RAN Ericsson menandai langkah penting dalam menghadirkan AI lebih dalam ke dalam radia access network. Dengan memungkinkan optimasi performa radio, efisiensi spektrum, dan pengalaman pengguna secara real-time, solusi ini membantu kami mengubah inovasi AI menjadi nilai nyata pada jaringan yang sudah beroperasi. Kami juga melihat potensi yang kuat dari fondasi ini dalam mendukung layanan berbasis AI yang sedang berkembang, termasuk skenario Physical AI yang bergantung pada konektivitas latensi rendah dan keandalan tinggi, serta koordinasi cerdas antara jaringan dan sumber daya komputasi.”

Bruce Dean, Senior Vice President, Network Technology & Operations Bell, mengatakan, “Di Bell, kami terus mengembangkan jaringan kami untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap layanan berbasis AI dengan performa tinggi. Mengintegrasikan AI secara langsung ke dalam RAN merupakan langkah penting untuk menjadikan jaringan lebih cerdas dan efisien.

BACA JUGA:  Tantangan Kian Kompleks, Pemanfaatan AI Didorong Jadi Solusi Industri Manufaktur

Dengan bekerja sama dengan mitra seperti Ericsson, kami menghadirkan kapabilitas ini ke dalam jaringan kami untuk meningkatkan performa, meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan kami.”

Yu Takki, Head of Network Technology SK Telecom, mengatakan: “Melalui kolaborasi dengan Ericsson, SK Telecom terus mengembangkan AI-RAN untuk meningkatkan performa jaringan dan efisiensi energi, sekaligus mendukung operasional yang lebih cerdas dan terotomatisasi. Dengan mengombinasikan riset, validasi di dunia nyata, serta inovasi software, kami bertujuan untuk memperkuat posisi kami dalam evolusi jaringan berbasis AI serta membantu membangun fondasi bagi jaringan AI-native 6G.”

Mark Kennedy, Chief Technology Officer Rogers, mengatakan, “Sebagai jaringan 5G+ terbaik di Kanada, kami bangga dapat bekerja sama dengan Ericsson untuk menghadirkan teknologi 5G terbaru bagi masyarakat. AI in RAN akan membantu mengoptimalkan performa jaringan bagi pelanggan secara real-time sekaligus mengurangi konsumsi energi.”

Joe Madden, Principal Analyst di Mobile Experts, mengatakan: “Ini bisa menjadi ROI terbaik bagi operator seluler dalam beberapa tahun terakhir. Dengan hanya melakukan upgrade software, operator dapat memaksimalkan kapasitas, meningkatkan visibilitas jaringan, serta menghadirkan layanan berbasis lokasi yang lebih akurat dari jaringan 5G yang telah mereka miliki sebelumnya.”

Ericsson telah menghadirkan fungsi AI di seluruh produknya sejak era 4G, dan pada 2021 menambahkan akselerasi AI-ready di RAN Compute. Pada Februari tahun ini, Ericsson juga memperkenalkan Neural Network Accelerators pada radio Massive MIMO, yang meningkatkan kapabilitas inferensi AI hingga 10 kali lipat.

Tags: AIAI in RANEricssonGenerative AI
Previous Post

Trafik Petikemas IPC TPK Tumbuh 6,1 %, Capai 1,49 Juta TEUs

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BCA Syariah Jalin Masjid Istiqlal untuk Mendigitalisasikan Pengelolaan ZISWAF

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trafik Petikemas IPC TPK Tumbuh 6,1 %, Capai 1,49 Juta TEUs

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenalkan AI in RAN, Ericsson Tempatkan AI di Posisi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Segera Rilis di Indonesia, Begini Spek Infinix Hot 30 Play

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto