Mengusung inisiatif transformasi digital yang telah dijalankannya dalam beberapa tahun terakhir, RSUD Karsa Husada Batu terpilih sebagai kandidat meraih penghargaan ajang TOP Digital Awards 2024. RS dengan aktivitas usaha menyediakan fasilitas kesehatan tingkat lanjut ini, telah menghadirkan Sistem Informasi Rumah Sakit terintegrasi untuk memberikan pelayanan yang efisien dan efektif.
TOP Digital Awards adalah kegiatan Pembelajaran Bersama sekaligus Pemberian Penghargaan tahunan terbesar tingkat nasional yang diberikan kepada instansi atau korporasi dari seluruh Indonesia. Kegiatan tahunan ini diselenggarakan Majalah It Works sejak tahun 2016 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi, lembaga konsultan, serta pakar, di bidang Teknologi Informatika (TI) terkemuka di Tanah Air.
Direktur RSUD Karsa Husada Batu, dr. Muhamad Rizal, M.M., M.Kes, bersama timnya (Dra. Ismi Wardani, S. Psi, M. AP – Kepala Bagian Perencanaan Program dan Evaluasi Anggaran selaku Pimpinan TI; Sumiadi, S. Kep. Ners- Ketua Tim Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan selaku Manajer TI; dan Ismail Hasan, S. Kom – Kepala Unit TI selaku Kepala Divisi TI) telah mengikuti sesi Wawancara Penjurian TOP Digital Award Tahun 2024, secara online, Selasa, 19/11/2024.
Ia membawakan presentasi bertajuk “Transformasi Digital Pelayanan di RSUD Karsa Husada, Sistem Informasi Rumah Sakit terintegrasi untuk menghadirkan pelayanan yang efisien dan efektif .
“Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah berhasil membangun dan mengimplementasikan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) terintegrasi untuk menghadirkan pelayanan yang efisien dan efektif,” ungkap dr. Muhamad Rizal.
“Tahun 2024 ini, kami telah menggunakan Sistem Rekam Medik Elektronik, sebagai salah satu proyek prioritas. Sehingga yang tadinya sistem rekam medis secara manual, diganti dengan sistem elektronik terintegrasi,” ungkapnya.
Masih di tahun yang sama, juga telah dihadirkan solusi digital untuk eksternal perusahaan yaitu Bridging Mobile JKN. Berupa web service untuk mengkomunikasikan server rumah sakit dengan server BPJS, sehingga bisa saling bertukar data dan informasi. Keunggulannya, Pendaftaran Online, informasi Ketersediaan Bed, dan Jadwal Operasi.
“Bridging Mobile JKN dapat mengurangi antrian pada loket pendaftaran karena pasien langsung ke poli tujuan, mempercepat pelayanan untuk pasien, menampilkan ketersediaan tempat tidur di RS, dan menampilkan antrian jadwal operasi pasien,” dr. Muhamad Rizal menjelaskan kepada dewan juri.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa RSUD Karsa Husada Batu juga telah menghadirkan sejumlah aplikasi manajemen terintegrasi yang manfaatnya telah dirasakan banyak pihak, khususnya pasien, antara lain: Si Dul Kemit (Aksi Peduli Kenyamanan Pasien dan Evaluasi Terapi), Si Cantig (Sistem Informasi Perencanaan dan Evaluasi Terintegrasi), Si Imut (Sistem Informasi Indikator Mutu), dan Si Dilan (Sistem Informasi Pendidikan dan Pelatihan).
Pada sesi Pendalaman, dewan juri melakukan tanya-jawab dengan jajaran RSUD Karsa Husada Batu yang hadir mengenai berbagai aspek yang sejalan dengan tema TOP Digital Awards 2024 yaitu “Business Solutions, Generative AI, and Cyber Security for Excellence Business and Services”.
Menurut dr. Muhamad Rizal, digitalisasi yang telah dijalankan di RS yang dipimpinnya telah meraih capaian yang cukup baik. Itu tercermin dari 3 indikator kinerja utama, “Tingkat Kepuasan Pasien di triwulan 1 tahun 2024 yaitu 81.58. Waktu Tunggu Pasien kurang dari 60 menit, dan Tingkat Keamanan Data menggunakan versi 5.0 dari Kementerian Kesehatan skor-nya 4,51 atau Dalam Tahap Pemenuhan Kerangka Kerja Dasar.”
Untuk pemanfaatan Generative AI, ia mengemukakan bahwa saat ini masih dalam tahap perencanaan. “Infrastuktur Teknologi Informasi dan Sumber Daya yang dibutuhkan, diantaranya Server Khusus Pengembangan AI, Desain Sistem AI, Sumber Daya Manusia, dan Pelatihan Pengembangan AI,” tutur dr. Muhamad Rizal.
Dampak Transformasi Digital
Kepada Dewan Juri TOP Digital Award 2024, dr. Muhamad Rizal menegaskan adanya peningkatan pelayanan RS setelah dilakukan transformasi digital.
Contohnya, dari penggunaan Bridging Mobile JKN periode Oktober 2023 hingga Oktober 2024, diperoleh peningkatan jumlah Rekap Klaim dari Rp1.527.851.815 menjadi Rp1.972.527.235; Kunjungan Rawat Jalan dari 32.731 Pasien menjadi 48.668 Pasien; dan Kunjungan Rawat Inapdari 8.961 Pasien menjadi 12.316 Pasien.
Demikian juga dengan Pelayanan Gudang (SICANTIG), jika tahun 2023, untuk pelayanannya belum Digitalisasi; Perencanaan dan Pengadaan belum bridging data. Maka setelah transformasi digital, di tahun 2024 pelayanan sudah digital; Perencanaan dan Pengadaan sudah bridging data.
Keberhasilan digitalisasi, lanjut dr. Muhamad Rizal, juga tercermin dari penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah 2024 (EPTD 2024) di RSUD Karsa Husada “Dari jumlah realisasi penerimaan hingga Oktober 2004 sebesar Rp116.047.553.391,25 mayoritas berasal Penerimaan Non Tunai yang didominasi oleh transfer antar bank 96%,” ungkapnya.
Setelah menyimak penjelasan yang disampaikan, dewan juri pun memberikan apresiasinya kepada RSUD Karsa Husada yang dinilai telah berhasil menerapkan tansformasi digital untuk menghadirkan Sistem Informasi Rumah Sakit terintegrasi untuk menghadirkan pelayanan yang efisien dan efektif. Bertindak selaku dewan juri, yaitu Benyamin De Haan (Penasehat MSI Group), Subandi (Praktisi Konsultan IT/Univ. Budi Luhur), Dwinda Ruslan (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro/PAKEM), Jonathan Prabowo (Badan Riset Inovasi Nasional/BRIN), Febrizal Effendi (Asosiasi Piranti Lunak Indonesia/Aspiluki), dan Melani K. Harriman (Melani K. Harriman & Associates).
Atas keberhasilannya itu, RSUD Karsa Husada akan diundang pada acara Puncak TOP Digital Award 2024 pada tanggal 5 Desember 2024 di Jakarta.














