ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ransomware Tetap Jadi Ancaman Berkelanjutan bagi UMKM di Asia Tenggara

Fauzi
13 July 2026 | 16:23
rubrik: Digital
Serangan Relay NFC di Smartphone Melonjak 188% di 2026

Image: Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data terbaru Kaspersky terungkap bahwa ransomware terus menjadi ancaman yang lazim bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) di Asia Tenggara, dengan 3,51% UMKM di wilayah tersebut menjadi sasaran pada kuartal pertama (Q1) tahun 2026, naik dari 2,92% pada Q1 tahun 2025.

Di Singapura khususnya, proporsi UMKM yang menjadi sasaran mencapai 0,69%, meningkat dari 0,57% yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.

Di pasar tertentu, negara-negara seperti India dan Indonesia mengalami peningkatan yang relatif signifikan, masing-masing dari 3,18% menjadi 4,07% dan 2,83% menjadi 4,01%. Singapura (0,57% hingga 0,69%) dan Malaysia (2,09% hingga 2,74%) juga mencatat peningkatan moderat dalam ancaman ini.

Ancaman yang tidak boleh diabaikan
Meskipun Filipina, Thailand, dan Vietnam melawan tren regional, perlu dicatat bahwa kunci dalam statistik ini bukanlah perubahan moderatnya, melainkan kelanjutan yang stabil dalam proporsi UMKM yang diserang yang menunjukkan prevalensi keberlangsungannya.

Selain itu, metrik deteksi itu sendiri hanya mencakup sebagian dari gambaran yang lebih besar. Pelaku ransomware melakukan serangan multi-tahap, dan hanya tahap terakhirnya – penyebaran Trojan enkripsi – yang tercermin sebagai deteksi crypto-ransomware. Ini berarti bahwa serangan yang dicegat pada tahap awal, seperti selama akses awal, pengintaian, penemuan, atau pergerakan lateral, tidak akan dicatat sebagai bagian dari statistik di sini. Akibatnya, tingkat prevalensi sebenarnya sering kali diremehkan.

Persentase UMKM yang menjadi sasaran ancaman ransomware

Kelompok Ransomware Teratas
Laporan malware Kaspersky Q1 2026 juga menyoroti beberapa kelompok ransomware paling produktif, diukur berdasarkan jumlah korban yang ditambahkan ke Situs Kebocoran Khusus (Dedicated Leak Site /DLS) masing-masing kelompok. Ransomware Clop muncul di peringkat teratas, menyumbang 14,42% dari semua korban yang dipublikasikan di DLS yang ditinjau. Ini diikuti oleh Qilin (12,34%), yang memegang posisi terdepan pada periode pelaporan sebelumnya. Yang paling penting, di urutan ketiga adalah kelompok yang berkembang pesat dengan reputasi yang meningkat di antara pelaku ancaman – The Gentlemen.

BACA JUGA:  Digitalisasi Layanan Kesehatan Bisa Hemat Biaya Rumah Sakit

Baru muncul sekitar Juli 2025, aktivitas The Gentlemen telah melampaui kelompok-kelompok utama sebelumnya. Penelitian terbaru Kaspersky tentang The Gentlemen mengungkapkan bahwa taktiknya baru dan sangat canggih, karena tidak hanya menggunakan alat khusus yang dirancang untuk secara diam-diam memfasilitasi pengumpulan informasi dalam sistem korban sebelum menyebarkan ransomware, tetapi kemungkinan juga berkolaborasi dengan Initial Access Brokers (IAB) untuk memperoleh akses ke organisasi dengan upaya minimal.

Fedor Sinitsyn, pakar keamanan di Kaspersky, memperingatkan: “Para pelaku ancaman terus mengembangkan taktik mereka untuk melampaui langkah-langkah keamanan yang ada, dan pemilik UMKM tidak boleh meremehkan kompleksitas dan risiko ancaman ransomware. Menerapkan skema pencadangan saja jauh dari cukup untuk menjaga keamanan binis, terutama karena sebagian besar pelaku ransomware modern menggunakan pendekatan ‘pemerasan ganda’, di mana penyerang tidak hanya mengenkripsi file korban, tetapi juga mengekstrak data rahasia dan mengancam akan membocorkannya jika tidak dibayar. Oleh karena itu, strategi perlindungan siber berlapis diperlukan untuk memberikan perlindungan yang memadai dari serangan.”

“Pengamatan kami terhadap taktik yang digunakan oleh kelompok ransomware menunjukkan peningkatan risiko yang dihadapi UMKM di wilayah ini. Teknik serangan ransomware tidak hanya semakin canggih, tetapi juga diarahkan pada perusahaan yang seringkali kekurangan sumber daya untuk mempertahankan tim keamanan siber khusus atau menerapkan program manajemen patch yang komprehensif, sehingga menjadikannya target menarik bagi pelaku ancaman,” ujar Adrian Hia, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

“Selain itu, penyerang juga melihat UMKM sebagai pintu masuk ke rantai pasokan yang lebih besar tempat mereka berada, di mana hubungan yang terpercaya kemudian dieksploitasi untuk akses berbahaya mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi UMKM untuk berinvestasi dalam keamanan siber mereka, meskipun yang terpenting, melakukannya dengan cara yang berkelanjutan mengingat realitas sumber daya mereka,” tambahnya.

BACA JUGA:  LIPI Temukan Obat Herbal untuk Sembuhkan Virus Corona
Tags: AICyber crimeCyber SecurityKasperskyMalwareRansomwareUMKM
Previous Post

Kemenperin Promosikan SDM Industri Bertaraf Global di Innoprom 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Fitur AI Smart Loop, realme GT 6 Dukung Produktivitas dengan Interaksi Pengguna Lebih Efisien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ransomware Tetap Jadi Ancaman Berkelanjutan bagi UMKM di Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cloudera dan Mercy Corps Luncurkan Agentic AI yang Dirancang untuk Respons Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pimpin Evolusi Teknologi Pendingin, nubia Hadirkan Air Cooling dan Liquid Cooling di Smartphone Gamingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto