ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BIG Prioritaskan Percepatan Peta Rupabumi Skala 1:5000

Ahmad Churi
12 March 2018 | 19:34
rubrik: Digital, E-Gov
BIG Prioritaskan Percepatan Peta Rupabumi Skala 1:5000
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasanuddin Zainal Abidin mengatakan salah satu prioritas utama kebijakan satu peta di masa mendatang adalah percepatan penyelenggaraan peta rupabumi skala 1:5000. Pasalnya, peta rupabumi untuk skala dimaksud prosentasenya masih rendah atau  dibawah 3%.

Dia menginginkan kebijakan satu peta di masa depan menuju skala besar mencakup peta laut dan peta utilitas di bawah tanah. “Kita harapkan keterlibatan stakeholder dalam pemetaan skala 1:5000 dengan pendanaan tidak hanya mengandalkan APBN namun juga mencari sumber pendanaan lain, termasuk pelaksanaannya tetap satu standar, prosedur, dan kriteria yang dikeluarkan oleh BIG,” katanya disela pembukaan Pra Rakornas Informasi Geospasial 2018 di Jakarta, Senin (12/3).

Diakui,  saat ini memang kebijakan satu peta pada skala 1:50.000, namun tuntutan  saat ini  adalah skala 1:5000, seperti pemetaan desa, reforma agraria, dan lain sebagainya, peta 1:5000 adalah skala yang diharapkan. Bahkan di berbagai aplikasi seperti pembangunan dikawasan industri dan ekonomi khusus  pada skala 1:1000,  restorasi gambut 1:2500, mitigasi dan adaptasi bencana di level tapak.  “Belum lagi  pemetaan tiga dimensi, smart city  serta  utilitas di bawah tanah. Karena itu, pemetaaan  pada skala 1:1000, dan 1: 5000 adalah program yang harus dipercepat di masa mendatang,” tegasnya.

Masih menurut Kepala BIG, tingginya akan kebutuhan data dan informasi geospasial perlu diantipasi dengan jaminan ketersediaan data dan informasi geospasil nasional yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan standar, serta mudah diakses oleh berbagai pihak melalui media Ina-Geoportal dan sejenisnya.

Namun, saat ini pemanfaatan data dan informasi geospasial untuk proses penyusunan rencana pembangunan dan kebijakan publik masih perlu ditingkatkan. Hal ini terkait dengan beberapa aspek, baik itu aspek koordinasi, produksi, distribusi maupun pemanfaatan sumber daya manusia, kelembagaan iptek dan industri informasi geospasial yang perlu terus ditingkatkan efektivitas dan efisiensinya,.

BACA JUGA:  Menko PMK: “Digitalisasi Bansos Perlu Perhatikan Kesenjangan Daerah”

Disebutkan, pentingnya peran Informasi Geospasial dalam perencanaan pembangunan Nasional, diperkuat dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah No. 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional.

Dalam peraturan pemerintah tersebut, disebutkan bahwa rencana pembangunan jangka menengah nasional, dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dijalankan menggunakan pendekatan tematik, holistik, integratif dan spasial. Selain itu, yang tadinya pendekatan pada  money follow function berubah dengan pendekatan menjadi money follow program.

Menurutnya, dalam rangka mengimplementasikan kebijakan tersebut, sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Perpres No. 94/2011, salah satu fungsi utama yang diemban oleh BIG adalah bidang Informasi Geospasial, yaitu penyusunan rencana dan program di bidang Informasi Geospasial. Selanjutnya,  mandat dalam peraturan Pemerintah No. 9/ 2014 tentang Pelaksananan UU No. 4/ 2011 tentang Informasi Geospasial, BIG perlu menetapkan rencana aksi penyelenggaraan Informasi Geospasial Nasional yang kiranya dapat menjadi acuan dalam penyusunan rencana kerja pemerintah Pusat maupun Daerah.

Adapun tujuan Rakornas ini adalah untuk mengevaluasi penyelenggaraan Informasi Geospasial untuk pemenuhan RPJMN Tahun 2015-2019. “Dengan berkembangnya kebutuhan pemerintah di berbagai sektor, kita perlu mengevaluasi apakah penyelenggaraan Informasi Geospasial sudah optimal atau perlu diperkuat di berbagai bidang,” ungkapnya. (red/ju)

 

Previous Post

PJB Gandeng BPPT Dorong Penyediaan Energi Listrik Nasional

Next Post

WD Perkenalkan Produk Terbaru My Cloud Home

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramaikan DTI-CX 2026: DataOn Hadirkan Inovasi HR Berbasis AI Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Elastic Observability Perkuat Operasional Digital Perusahaan Modern Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Layanan Publik Indonesia Raih Penghargaan UNPSA 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto